Aksi Gubernur Jateng Berikan Jam Tangan Mahal untuk Santri

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Sabtu, 26 Agustus 2017
Aksi Gubernur Jateng Berikan Jam Tangan Mahal untuk Santri

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (MP/WIdi Atmoko)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo merelakan jam tangannya sebagai hadiah untuk salah seorang santri Pondok Pesantren Mahat Ali, Balekambang, Kabupaten Jepara, Sabtu (26), yang dapat menjawab pertanyaan terkait dengan upaya memerangi radikalisme.

Orang nomor satu di Provinsi Jateng itu terlihat melepas sendiri jam tangan merek Garmin yang dipakai di pergelangan tangan kiri dan diberikan ke santri bernama Fikri Muhammad Yusuf.

Sebelumnya, Ganjar bertanya kepada Yusuf bagaimana caranya santri seperti dirinya melawan berkembangnya ujaran kebencian dan ajakan ikut gerakan radikal yang merebak di berbagai media sosial.

"Pertama-tama sebelum berbuat saya akan mengucapkan basmillah, yang kedua saya akan meminta masukan pada para sesepuh dan pak Ganjar," kata Yusuf yang langsung disambut gelak tawa para hadirin.

Setelah berpikir sejenak, mahasiswa jurusan hadir disitu kemudian mengatakan ingin belajar menjadi peretas.

"Dengan menjadi hacker, saya akan gunakan melawan dan menghancurkan situs dan akun penyebar berita hoax dan radikalisme," katanya.

Yusuf juga mengaku akan menggalang teman-temannya menjadi pasukan penyebar ujaran kebaikan dan sopan di dunia maya.

Mendengar jawaban tersebut, Ganjar mengacungi jempol dan meminta Yusuf benar-benar melakukan apa yang diucapkannya itu.

"Kawan-kawannya diajak, orang-orang baik tidak boleh diam melihat keburukan, yowes ini tak kasih jam, pas gak bawa hadiah, ya, sudah ini saja," kata Ganjar.

Mengetahui dirinya mendapat hadiah jam tangan, Yusuf langsung bersorak kegirangan yang kemudian diikuti sorakan dari ribuan santri yang memadati Masjid Ponpes Balekambang. (*)

Sumber: ANTARA

#Ganjar Pranowo #Santri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Partai Demokrat ikut mempertanyakan posisi politik PDI Perjuangan (PDIP) terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Frengky Aruan - Senin, 22 Juni 2026
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Indonesia
Nobar 'Ghost in the Cell', Ganjar Pranowo: Sindirannya Nyelekit
Ganjar menambahkan bahwa media seni dan budaya penting untuk melatih kepekaan agar para pemimpin dan masyarakat selalu sadar terhadap realitas.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 07 Juni 2026
Nobar 'Ghost in the Cell', Ganjar Pranowo: Sindirannya Nyelekit
Indonesia
Diduga Cabuli Santri Laki-Laki, Polisi Keluarkan Red Notice Ustadz Syekh Ahmad Al Misry
SAM berstatus warga negara Indonesia (WNI) melalui jalur naturalisasi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 08 Mei 2026
Diduga Cabuli Santri Laki-Laki, Polisi Keluarkan Red Notice Ustadz Syekh Ahmad Al Misry
Indonesia
Menteri PPPA Tegaskan Penahanan Pimpinan Pesantren Pati Krusial Guna Cegah Korban Baru
Menteri PPPA menekankan bahwa kekerasan dalam relasi pengasuhan adalah pelanggaran berat yang merusak masa depan anak serta mencederai institusi keagamaan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 07 Mei 2026
Menteri PPPA Tegaskan Penahanan Pimpinan Pesantren Pati Krusial Guna Cegah Korban Baru
Indonesia
DPR Desak Mabes Polri Ambil Alih Penanganan Praktik Dukun Berkedok Kiai di Pati
Berdasarkan informasi valid, pelaku diduga memalsukan identitas dengan mengaku wali dan keturunan nabi untuk memanipulasi serta mengeksploitasi para korbannya.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
DPR Desak Mabes Polri Ambil Alih Penanganan Praktik Dukun Berkedok Kiai di Pati
Indonesia
Polisi Tangkap Polisi Tangkap Tersangka Pelecehan Santri di Pati, Sempat Kabur ke Luar Kota Ponpes di Pati Pelaku Sempat Kabur ke Luar Kota
Pelaku bahkan sempat berpindah-pindah tempat dari Jawa Tengah hingga Jawa Barat.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
Polisi Tangkap Polisi Tangkap Tersangka Pelecehan Santri di Pati, Sempat Kabur ke Luar Kota Ponpes di Pati  Pelaku Sempat Kabur ke Luar Kota
Indonesia
DPR Desak Penangkapan Pelaku Pelecehan di Ponpes Pati, jangan Sampai Negara Dianggap tak Serius
Hingga saat ini, pengasuh yang telah ditetapkan sebagai tersangka pada 28 April 2026 itu belum ditahan dan keberadaannya belum diketahui.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
DPR Desak Penangkapan Pelaku Pelecehan di Ponpes Pati, jangan Sampai Negara Dianggap tak Serius
Indonesia
Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dinilai Sudah Sistematis
Mafirion mendorong Komnas HAM dan lembaga perlindungan anak lainnya untuk melakukan investigasi independen.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dinilai Sudah Sistematis
Indonesia
Komisi III DPR Desak Polri Tangkap Ahmad Al-Misry, Terkait Kasus Pelecehan Seksual
Saat penetapan tersangka dilakukan, Ahmad Al-Misry telah melarikan diri ke Mesir.
Dwi Astarini - Selasa, 28 April 2026
Komisi III DPR Desak Polri Tangkap Ahmad Al-Misry, Terkait Kasus Pelecehan Seksual
Indonesia
Helm Baja Oknum Polisi Hantam Santri Maluku Hingga Tewas, DPR Desak Tes Kejiwaan
Selain menuntut keadilan bagi korban, Maruli menekankan pentingnya transparansi dalam proses penyidikan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 24 Februari 2026
Helm Baja Oknum Polisi Hantam Santri Maluku Hingga Tewas, DPR Desak Tes Kejiwaan
Bagikan