Akibat Gerak-Gerik Mencurigakan Pelaku, Polisi Bongkar Transaksi Ratusan Pil Obat Keras Berbahaya
Pengungkapan Transaksi obat terlarang di jalan. (Foto: MerahPutih.com/Kanu)
MerahPutih.com - Pengungkapan transaksi narkoba kembali terjadi. Kali ini, Tim Patroli Perintis Presisi Direktorat Samapta Polda Metro Jaya mengamankan penjual obat terlarang dan pemakai narkoba jenis tembakau sintetis dalam patroli dini hari di sejumlah titik di Jakarta, Kamis (10/7) dini hari.
Dirsamapta Polda Metro Jaya Kombes Yully Kurniawan menjelaskan, tim awalnya memberhentikan pemuda mencurigakan di Jalan Danau Sunter Selatan, Jakarta Utara.
Pemuda berinisial SR itu kedapatan membawa narkoba jenis tembakau sintetis dan langsung diamankan ke Polsek Tanjung Priok.
Baca juga:
Ibu Rumah Tangga Jadi Target Rekrutan Sindikat Narkoba, Dari Kurir Sampai Jadi Bos
Sekitar pukul 03.06 WIB, tim kembali melakukan pengembangan hingga menangkap pemuda mencurigakan mengendarai motor.
Pemuda bernama Muhammad Chandra Taufik diketahui sebagai penjual obat keras di Jalan Raya Tipar Cakung, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing. Diduga, pelaku akan melakukan transaksi obat keras tersebut secara ilegal.
“Dari pemeriksaan, ditemukan dua papan obat keras jenis tramadol (obat terlarang),” kata Yully di Jakarta, Kamis (10/7).
Tim langsung melakukan pengembangan dengan mendatangi sebuah toko di kawasan Tim bergerak cepat mengamankan sisa obat keras dari toko tersebut.
“Total barang bukti yang diamankan meliputi 111 papan tramadol, 35 klip dextro (ketengan), tiga bungkus besar dextro, 10 bungkus zolam, tiga strip riklona, sembilan strip tramadol (ketengan), tiga unit handphone, dan satu unit motor Honda Beat,” jelas Kombes Yully.

Baca juga:
Saat ini, para pelaku tengah dilakukan penyelidikan untuk membongkar jaringan obat terlarang ini.
Yully menjelaskan, Patroli Perintis Presisi ini adalah upaya kami untuk menjaga Jakarta tetap aman dan mencegah peredaran narkoba serta obat terlarang.
“Kami akan terus hadir di jalanan untuk menindak tegas segala bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat,” ungkap dia. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
BNN Ungkap 4,11 Juta Penduduk Indonesia Terpapar Narkoba pada 2025
Korban Rentan Dijadikan Tersangka karena Bela Diri dari Ancaman Kejahatan, DPR Peringatkan Polisi Jangan Terlalu 'Kaku' Terapkan Aturan
Polda Metro Jaya Segera Periksa Pandji Pragiwaksono terkait Laporan Materi ‘Mens Rea’
3.000 Aparat Polda Metro Jaya Lakukan Operasi Keselamatan Jaya 2026, Wakapolda Ingatkan Jangan Cari-Cari Kesalahan
Marak Disalahgunakan, DPR Desak Penjualan Whip Pink Diperketat
Geger Tukang Es Gabus Spons Ngaku Dipukul, Polda Metro Jaya Bongkar Fakta Asli Bhabinkamtibmas
Daftar Pelanggaran Prioritas Operasi Keselamatan Jaya 2026
Operasi Keselamatan Jaya 2026: Polisi Janji Tak Cari Kesalahan, Tapi Jangan Kasih Alasan Buat Ditilang
Polisi Pastikan tak Ada Bukti Pidana Kasus Kematian Selebgram Lula Lahfah
Polda Metro Jaya Ancam Pidanakan Oknum Polisi yang Diduga Main Tangkap Pedagang Es Jadul di Kemayoran