MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan Pemprov DKI bersama dengan Pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan bekerja sama menggenjot berbagai infrastruktur penunjang trasportasi di Jakarta.
Menurut Anies, kerja sama dengan Pemerintah Pusat ini dilakukan untuk mempercepat proses pengerjaan proyek. Alasannya, metode pembangunan bertahap bisa memakan waktu 30 hingga 40 tahun, sedangkan jika menggandeng Pemerintah Pusat bisa selesai lebih cepat.
"Tidak dikerjakan secara bertahap 30 sampai 40 tahun. Dikerjakan bersamaan dalam waktu 10 tahun, seluruhnya dikerjakan," kata Anies, kepada wartawan di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (29/1).
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menuturkan, saat ini Pemprov DKI tengah merancang metode pembangunan itu untuk 10 tahun ke depan. Nantinya hasil rancangan tersebut bakal dipaparkan pada Pemerintah pusat.
Pembangunan infrastruktur akan dibarengi dengan penataan tata ruang di Jakarta yang hingga saat ini dinilai masih semrawut sehingga moda trasportasi yang ada, nantinya bisa mengakses pemukiman warga.
Anies juga mengaku bakal ada penambahan moda angkutan massal sehingga bisa menjangkau warga yang bermukin di pingigiran kota. Hal itu adanya rencana pembangunan infrastruktur secara masif.
"Mengatur tata ruang dan mengatur transportasi itu harus pada komponen yang sama, supaya nyambung. Yang sekarang terjadi tidak, perumahan besar dibangun di mana, kendaraan umumnya tidak ada yang sampai ke tempat itu," ungkapnya. (Asp)