Ajak Warga Ikut Vaksinasi, Wagub DKI: Jangan Percaya Hoaks

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 13 Juli 2021
Ajak Warga Ikut Vaksinasi, Wagub DKI: Jangan Percaya Hoaks

Warga mengikuti vaksinasi massal yang disediakan mobil vaksinasi keliling di halaman depan Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (13/7/2021). (ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta tak memungkiri jika sebagian warga masih khawatir dan ragu untuk mengikuti vaksinasi. Hal tersebut diduga lantaran mereka menelan mentah-mentah informasi bohong terkait vaksinasi COVID-19.

Maka dari itu, Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria meminta, agar masyarakat percaya jika program vaksinasi untuk kebaikan bersama, untuk menyelamatkan dan melindungi seluruh warga.

Baca Juga

Belum Vaksin? Ini 4 Lokasi Mobil Vaksinasi Keliling Buka Sampai Pukul 17.00

"Jangan percaya berita hoaks. Sesuai dengan arahan Presiden, tadi sudah saya sampaikan, alhamdulillah Jakarta sudah mencapai 5,3 juta, sehingga target Insya Allah bisa dicapai," ucap Riza di Jakarta, Selasa (13/7).

Sejauh ini, kata Riza, Pemerintah DKI Jakarta telah menyuntik jutaan orang dari dosis pertama dan dosis kedua. Adapun target yang diminta Jokowi pada akhir Agustus sebanyak 7,5 warga sudah menerima vaksin.

Orang nomor 2 di DKI ini mengungkapkan, jika target Pemprov DKI dalam sehari bisa memberikan ratusan ribu vaksin corona ke warga. Tapi selama ini pencapaian vaksinasi DKI telah melampaui target.

"Kita (Pemprov DKI) sehari 100 ribu vaksinasi ditargetkan, bahkan bisa lebih 120, 135, 158 ribu per hari," ungkap Riza.

Petugas kesehatan menyuntikan vaksin kepada warga di Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (13/7/2021). (ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna)
Petugas kesehatan menyuntikan vaksin kepada warga di Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (13/7/2021). (ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna)

Pemprov DKI telah menetapkan target 8,8 juta penduduk Jakarta divaksin COVID-19, maka dari itu dukungan penuh dari masyarakat Jakarta sangat berarti.

Disamping itu dalam upaya membangun kekebalan komunal atau kelompok (herd immunity) atas COVID-19, masyarakat diminta proaktif untuk mengikuti vaksinasi yang diselenggarakan pemerintah maupun berbagai pihak.

Disamping itu, Riza menuturkan, saat ini, kasus aktif di Jakarta sebanyak 90.126, yang mana orang dalam jumlah tersebut masih menjalani isolasi atau perawatan di rumah sakit. Angka kasus aktif tersebut mengalami penurunan beberapa hari terakhir ini.

Untuk mewaspadai penambahan kasus aktif, Pemprov DKI Jakarta pun telah memperkuat 3T serta mempercepat vaksinasi bagi semua warga di Jakarta.

"Angka ini (kasus aktif DKI) sebenarnya sudah berkurang dari yang sebelumnya. Namun begitu, bukan angka yang kecil. Karena, selama ini, Jakarta paling besar 27.000 kasus aktif. Ini sudah hampir empat kali dari yang biasa. Gerakan vaksinasi adalah upaya mengurangi laju penyebaran COVID-19," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga

Wagub DKI Klaim Vaksinasi di Jakarta Lebihi Target Pemerintah Pusat

#Vaksinasi
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan belum ada kasus Super Flu di Jakarta. Pemprov menyiapkan langkah pencegahan dan layanan vaksinasi influenza.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Berita Foto
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dokter memberikan vaksin influenza Flubio kepada warga di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Lifestyle
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Secara umum, kalau makanan cukup bergizi maka sudah baik
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Indonesia
Pemerintah Jemput Bola Vaksinasi Ribuan Hewan Peliharaan, Jakarta Targetkan Bebas Rabies
Sebanyak 14.645 ekor hewan yang divaksin itu terdiri atas anjing 2.363 ekor, kucing 12.126 ekor, kera 104 ekor dan musang 52 ekor.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 16 September 2025
Pemerintah Jemput Bola Vaksinasi Ribuan Hewan Peliharaan, Jakarta Targetkan Bebas Rabies
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Suhu Dingin dan Kabut di Jabodetabek Hasil Rekayasa agar Angka Penyakit TBC Meningkat
Akun Facebook “Jefri Papahnya Aqiela” menyebut, rekayasa cuaca itu dilakukan agar penyakit TBC kembali tinggi sehingga berdampak pada penggunaan vaksin dan obat.
Frengky Aruan - Minggu, 06 Juli 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Suhu Dingin dan Kabut di Jabodetabek Hasil Rekayasa agar Angka Penyakit TBC Meningkat
Indonesia
Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong
Semakin cepat terdeteksi, semakin tinggi peluang kesembuhannya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 26 Juni 2025
Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Disiapkan Sebelum Penyakitnya Muncul, Sebabkan Kebodohan hingga Mandul
Tengah viral di media sosial informasi yang menyebut vaksin sengaja disiapkan sebelum penyakit tersebut muncul.
Frengky Aruan - Rabu, 11 Juni 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Disiapkan Sebelum Penyakitnya Muncul, Sebabkan Kebodohan hingga Mandul
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ada Bantuan Sosial Bagi Peserta Uji Coba Vaksin TBC Bill Gates
TurnBackHoax menelusuri klaim pemberian bantuan sosial di laman resmi kemensos.go.id dan kemkes.go.id melalui mesin pencarian Google.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Mei 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Ada Bantuan Sosial Bagi Peserta Uji Coba Vaksin TBC Bill Gates
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin mRNA, TBC, dan Malaria Disebarkan Lewat Udara, Efeknya Memicu Sesak Napas
Informasi tersebut diunggah akun Facebook “Jefri Papahnya Aqiela”
Frengky Aruan - Minggu, 25 Mei 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin mRNA, TBC, dan Malaria Disebarkan Lewat Udara, Efeknya Memicu Sesak Napas
Bagikan