Merahputih.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto angkat bicara mengenai isu Presiden Joko Widodo akan memimpin koalisi besar, hingga layak menjadi Ketua Umum Golkar. Airlangga menegaskan hingga kini belum ada pembicaraan dengan Jokowi terkait hal tersebut.
"Belum pernah ada pembicaraan," kata Airlangga dikutip Antara, Selasa (19/3).
Baca juga:
Sementara, terkait isu Jokowi layak memimpin Golkar, Airlangga meminta wartawan menanyakan kepada politisi Golkar Ridwan Hisjam selaku pihak yang menyebut Jokowi pernah menjadi kader Golkar tahun 1997.
"Ya itu tanya sama Ridwan Hisjam," ucapnya.
Airlangga menekankan apa yang dibahas dalam rapat kabinet Selasa hari ini adalah tentang urusan pangan.
Baca juga:
Airlangga Minta Jatah Golkar Minimal 5 Menteri di Kabinet Prabowo
Ia pun tidak banyak menjawab pertanyaan wartawan terkait masalah politik pada kesempatan tersebut.
Isu bahwa Presiden Jokowi akan masuk dan menjadi ketua umum parpol berlambang pohon beringin tersebut sudah lama didesas-desuskan dan terus digulirkan. Istana Kepresidenan pun angkat suara terkait isu itu.
“Faktanya, sampai saat ini, Presiden Jokowi tidak menjadi ketua umum satu parpol pun," kata Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana kepada wartawan di Jakarta, Selasa (19/3).
Baca juga:
Saat ini, Ari menyebut, Presiden Jokowi fokus bekerja untuk memimpin jalannya pemerintahan. “Hingga berakhirnya masa jabatan pada 20 Oktober 2024," jelas Ari.