Air Purifier yang Membersihkan Udara juga Perlu Dibersihkan

Muchammad YaniMuchammad Yani - Senin, 28 Desember 2020
Air Purifier yang Membersihkan Udara juga Perlu Dibersihkan

Air purifier bisa ditempatkan di kamar (Foto: 123RF/bignai)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SELAMA pandemi, kita lebih sering menghabiskan waktu di rumah. Banyak cara ditempuh untuk mencegah penularan virus. Mulai dari 3M yang wajib, berjemur, mengonsumsi vitamin dan suplemen, dan melakukan disinfeksi. Untuk mencegah menyebarnya virus melalui droplets, banyak pula yang memanfaatkan alat pembersih udara atau air purifier.

Sebelum kita membahas tentang air purifier, perlu dipahami dulu bedanya dengan humidifier dan diffuser. Humidifier, seperti namanya, merupakan alat untuk menjaga kelembapan udara. Penting untuk digunakan di ruangan dengan pendingin atau penghangat yang menyebabkan udara menjadi lebih kering. Biasanya memiliki konteiner yang bisa diisi air dan mengeluarkan semacam uap.

Baca juga:

Tak Selalu Sehat, Sayur Juga Punya Efek Samping

Sama seperti diffuser juga mengeluarkan uap. Namun, alat ini fungsi utamanya bukan untuk meningkatkan kelembapan udara tapi menyebarkan aroma essential oil untuk terapi dan mengharumkan ruangan.

Sementara itu, air purifier dapat membantu meringankan alergi dengan menghilangkan debu, bulu, jamur, dan polutan dalam ruangan lainnya. Sering kali air purifier juga dimasukan dalam usaha mencegah penyebaran virus.

Rajinlah mengganti filter air purifier (Foto: 123RF/Chayatorn Laorattanavech)
Rajinlah mengganti filter air purifier (Foto: 123RF/Chayatorn Laorattanavech)

Air purifier dapat memiliki manfaat, bahkan jika kita belum memiliki data COVID-19 yang pasti, kata Timothy McAuley, MS, PhD, dan pendiri/CEO CHANGE Environmental. “Filter udara di dalam semua produk memberikan dukungan untuk meningkatkan kualitas udara,” katanya seperti dimuat dalam realsimple.com (28/12), termasuk debu, jamur, gas, dan virus.

Perlu Dibersihkan Agar Efektif

Namu, jika kamu mau membeli air purifier, jangan cuma menyetel dan melupakannya. Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah menilai ruang Anda. “Satu ukuran tidak selalu cocok untuk semua,” kata McAuley.

Meskipun kita semua ingin memiliki suatu alat dengan sedikit perawatan, air purifier hanya bermanfaat jika kamu mengganti filter secara teratur dan membuat sistem alat dikalibrasi ulang (jika dibutuhkan).

Baca juga:

Kapan Waktu Terbaik untuk Meditasi?

Jika tidak, itu sebenarnya malah bisa meningkatkan risiko kesehatan. “Anda benar-benar dapat menurunkan efisiensi sistem dan meningkatkan risiko terpapar dengan lingkungan dalam ruangan udaranya stagnan,” kata McAuley.

Standar Spesifikasi

Menurut McAuley, tidak ada pembersih udara yang dianggap terbaik di pasaran untuk semua orang, tetapi ada beberapa hal standar yang perlu kamu cari dalam sistem air purifier. Beberapa dapat langsung masuk ke sistem ventilasi mekanis (dipasang oleh seorang profesional) sementara yang lain berbentuk kotak portabel.

Air purifier juga baik ditempatkan di ruang keluarga (Foto: 123RF/sutichak)
Air purifier juga baik ditempatkan di ruang keluarga (Foto: 123RF/sutichak)

Filter HEPA (udara partikulat efisiensi tinggi) adalah spesifikasi umum yang harus kamu cari. Filter ini cukup standar di sebagian besar filter udara, meskipun perlu dilakukan uji tuntas untuk memastikannya.

Selain itu, kamu sebaiknya memastikan air purifier tersebut memiliki MERV (nilai pelaporan efisiensi minimum) 13 atau lebih tinggi. “Peringkat ini membantu Anda memahami seberapa baik filter dalam menghilangkan partikel seperti virus,” kata McAuley.

Perhatikan juga ukuran ruangannya. Banyak filter udara menentukan volume ruangan yang mereka layani, jadi jangan meletakkan filter udara berkapasitas kecil di ruangan besar atau itu akan sedikit membantu. (Aru)

Baca juga:

Masak tanpa Minyak, Bikin Kentang Goreng Air Fryer Aja

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan