Kesehatan

Air Ketumbar Bisa Mendetoks Tubuh

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 08 September 2021
Air Ketumbar Bisa Mendetoks Tubuh

Air rendaman ketumbar memiliki segudang manfaat bagi tubuh. (Foto: Unsplash/Mockupo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KETUMBAR umum digunakan dalam berbagai masakan. Namun bumbu dapur yang satu ini tak hanya memberikan cita rasa ciri khas serta aroma yang segar dalam makanan. Tapi memiliki segudang manfaat bagi tubuh.

Semua bagian dari bumbu dapur yang berasal dari tanaman Coriandrum Sativum ini bisa dikonsumsi. Mulai dari daun, batang, hingga bijinya.


Selain itu, ketumbar kaya vitamin A, vitamin C, zat besi, mangan, kalsium, vitamin K, dan fosfor. Oleh karena itu, kamu bisa mulai mengkonsumsi air rebusan ketumbar pada pagi hari, untuk membuat kamu lebih berenergi dan sehat. Berikut beberapa manfaat mengkonsumsi air rebusan ketumbar bagi tubuh seperti yang dilansir Times Now News.

Baca Juga:

Air Hangat Tingkatkan Sistem Syaraf


1. Meningkatkan kekebalan tubuh

ketumbar
Ketumbar memiliki sifat antiinflamasi, antikanker, membantu melawan radikal bebas. (Foto: Unsplash/MI PHAM)


Ketumbar dikenal dapat meningkatkan kekebalan tubuh karena tingginya antioksidan yang dimiliki ketumbar. Kandungan antioksidan ini membuat ketumbar memiliki sifat antiinflamasi, antikanker, membantu melawan radikal bebas dalam tubuh, dan membantu melindungi saraf.


2. Melancarkan pencernaan

ketumbar
Minum air ketumbar di pagi hari dapat membantu meningkatkan pencernaanmu. (Foto: Unsplash/Jonathan Borba)


Terganggunya sistem pencernaan mungkin menjadi permasalahan beberapa orang. Jika untuk pada umumnya permasalahan ini hanya dapat kamu selesaikan dengan obat, meminum air ketumbar mungkin dapat kamu jadikan alternatif dalam menyelesaikan permasalahan ini. Ketumbar menjadi bahan utama dalam pengobatan di Iran untuk permasalahan pencernaan.

Oleh karena itu, minum air ketumbar di pagi hari dapat membantu meningkatkan pencernaanmu sepanjang hari dan juga dapat membantu meningkatkan metabolisme yang berperan penting dalam menentukan seberapa banyak makanan yang akan berhasil diubah menjadi energi oleh tubuh.

Baca Juga:

Mandi Air Hujan, Bolehkah?


3. Memperkuat rambut

ketumbar
Air rendaman ketumbar membantu memperkuat rambut dari dalam. (Foto: Pixabay/3534679)


Bukan menjadi rahasia umum bahwa ketumbar memiliki banyak manfaat bagi rambut. Tak hanya lewat pemakaian dari luar, rutin mengkonsumsi air rendaman ketumbar dapat membuat rambut menjadi lebih kuat, lebat secara alami. Tak hanya itu, kandungan vitamin K,C, dan A dalam kemiri juga ampuh dalam mengurangi permasalahan rambut rontok.


4. Mendetoks tubuh

ketumbar
Air rendaman ketumbar membantu membuang racun dalam tubuh. (Foto: Unsplash/Giorgio Trovato)


Sisa pencernaan yang menumpuk dan tidak segera dikeluarkan dari dalam tubuh jika dibiarkan dapat membahayakan kesehatan keseluruhan tubuh. Dengan meminum air rendaman ketumbar, tubuh terbantu dalam melakukan proses pengeluaran racun dalam tubuh atau lebih dikenal dengan detoksifikasi. (cit)

Baca Juga:

Jangan Berlebihan Minum Air Kelapa, Mengapa?

#Kesehatan #Rempah-Rempah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Bagikan