Kesehatan

Air Hangat Tingkatkan Sistem Syaraf

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 02 September 2021
Air Hangat Tingkatkan Sistem Syaraf

Air hangat memberikan manfaat bagi tubuh. (Foto: Unsplash/Julian Hochgesang)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENONSUMSI air baik hangat maupun dingin dapat membantu tubuh tetap terhidrasi dan tetap sehat. Namun jika dibandingkan air dingin, mengonsumsi air hangat dinilai dapat mampu membantu permasalahan pencernaan hingga memberikan relaksasi pada tubuh.

Khasiat meminum air hangat dapat dirasakan jika diminum secara rutin pada pagi hari ataupun sebelum tidur. Berikut beberapa manfaat meminum air hangat bagi kesehatan tubuh, dilansir Health Line.

Baca Juga:

Jangan Berlebihan Minum Air Kelapa, Mengapa?


1. Sistem syaraf

air
Air hangat dapat meningkatkan suasana hati. (Foto: Unsplash/Chad Madden)


Tubuh yang tidak mendapatkan konsumsi air yang cukup, baik hangat maupun dingin dapat berdampak negatif terhadap fungsi sistem saraf. Jika sistem saraf mengalami gangguan, hal ini dapat berpengaruh pula terhadap suasana hati hingga fungsi otak.

Terdapat penelitian yang menunjukkan bahwa meminum air dapat meningkatkan fungsi sistem saraf pusat, serta suasana hati. Tak hanya itu, memenuhi kebutuhan cairan tubuh dapat meningkatkan pula fungsi otak manusia. Dengan begitu, masalah kecemasan yang dirasakan oleh beberapa orang juga dijelaskan dapat berkurang.


2. Membuat tubuh tetap terhidrasi

air
Air memberikan kecukupan kebutuhan cairan. (Foto: Unsplash/Nigel Msipa)


Perlu diketahui bahwa tubuh manusia sebanyak 60 persen terdiri dari air. Oleh karena itu penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.

Menurut Institute of Medicine, wanita minimal minum 2,3 liter air dan pria direkomendasikan meminum 3,3 liter setiap harinya. Untuk memenuhi kebutuhan air tubuh, kamu tidak hanya dapat mengonsumsi air. Mengonsumsi sayur dan buah dapat membantumu memenuhi kebutuhan cairan.

Hal lain yang perlu diperhatikan, ibu hamil dan menyusui membutuhkan lebih banyak air. Begitupun dengan orang yang melakukan aktivitas berat maupun bekerja di luar ruangan yang harus berhadapan dengan teriknya matahari.

Kamu bisa memulai hari dengan satu gelas air hangat setiap harinya. Namun perlu diingat, saat meminum air hangat maupun panas, pastikan suhu air berada di 54 hingga 71 derajat celcius. Sebab jika kamu meminum air dengan suhu di atasnya, dapat mengakibatkan bibir dan lidah melepuh.

Baca Juga:

Senjata Rahasia Turunkan Berat Badan: Air


3. Meringankan hidung tersumbat

air
Secangkir air hangat dapat membantu meringankan hidung tersumbat. (Foto: Unsplash/Towfiqu Barbhuiya)


Meminum secangkir air hangat dapat membantu meringankan hidung tersumbat hingga meredakan sakit kepala. Kamu bisa minum air hangat di pagi hari untuk membantu menghangatkan tubuh dan meringankan hidung tersumbat.

Menurut National Center for Biotechnology Information (NCBI), air hangat dapat meringankan bahkan menyembuhkan beberapa penyakit ringan seperti pilek, batuk, sakit tenggorokan, dan kelelahan.


4. Melancarkan sistem pencernaan

air
Air hangat dipercaya dapat membantu tubuh melarutkan makanan. (Foto: Unsplash/Danie Franco)


Meminum air hangat dijadikan salah satu rutinitas di pagi hari maka dapat melancarkan sistem pencernaan. Sebab air hangat dipercaya dapat membantu tubuh melarutkan makanan yang mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna oleh tubuh.

Bahkan menurut NCBI, air hangat bagus untuk diminum oleh pasien yang baru mendapatkan tindakan operasi guna membantu mengeluarkan gas dari dalam tubuh dan membantu pergerakan usus. (cit)

Baca juga:

Pilih Air Minum dalam Kemasan yang Baik, ini Caranya

#Lipsus Bulan September #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Bagikan