Kesehatan

Senjata Rahasia Turunkan Berat Badan: Air

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 27 Agustus 2021
Senjata Rahasia Turunkan Berat Badan: Air

Air membantu kamu menurunkan berat badan. (Unsplash Nigel Msipa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KETIKA melihat kembali kebiasaan sehari-hari atau rutinitas kamu, air minum selalu berada di peringkat teratas. Namun, apakah kamu tahu mengapa air minum sangat penting bagi kesehatan dan berdampak pada kemampuan menurunkan berat badan? Jika melihat pada fakta yang ada, air membentuk sekitar 60% dari tubuh kita. Jadi seharusnya tak mengherankan jika air sangat diperlukan tubuh kita.


Air sangat penting untuk menjaga kesehatan dan mengatur berat badan kita. Ketika berpikir ingin menurunkan berat badan, biasanya pikiran kita langsung tertuju pada makanan yang dikonsumsi dan seberapa banyak olahraga yang dilakukan. Fokus itu membuat kita melupakan peran air untuk tubuh.

BACA JUGA:

Jungkook BTS Jalani Diet Ekstrem Sebelum Comeback 'Butter'


Di sini, kita akan membahas mengapa air sangat penting untuk menjaga kesehatan dan mengatur berat badan. Seperti dilansir Cookinglight, ada 10 alasan utama untuk minum air lebih banyak air untuk mendukung kesehatan kita secara keseluruhan dan membantu menurunkan berat badan.


1. Air berdampak pada kesehatan kita pada tingkat sel, membentuk setidaknya 70% dari setiap sel yang mendukung struktur sel.


2. Air sangat penting untuk kelangsungan hidup dan fungsi hampir semua sistem tubuh.


3. Air membantu mengatur suhu tubuh internal kita melalui keringat dan pernapasan.


4. Air membantu tubuh kita memecah lemak dan lipid lainnya melalui proses metabolisme yang disebut lipolisis.


5. Air mengangkut nutrisi dalam aliran darah kita dan membantu pencernaan.


6. Air mengeluarkan kotoran dari tubuh kita.


7. Air mengandung nol kalori, memungkinkan kita untuk mengurangi asupan kalori saat kita mengganti cairan lain yang mengandung kalori dengan air.


8. Air mendukung fungsi otak yang tepat.


9. Air membantu melumasi sendi kita.


10. Minum lebih banyak air membantu kita merasa kenyang, memungkinkan kita mengurangi jumlah makanan yang kita makan tanpa merasa kekurangan.


Lalu berapa banyak air yang harus diminum tiap harinya? Mungkin kalian pernah mendengar bahwa kita perlu minum 64 ons atau kurang lebih 1,892706 liter air setiap harinya. Itu mungkin tidak cukup.


Trik mudah untuk mengetahui kita mendapatkan cukup air dengan menghitung berat badan serta tinggi badan kita. Biasanya dapat ditemukan di beberapa situs yang memang dibuat untuk menghitung berat dan tinggi badan kita. Hasilnya akan menunjukkan jumlah minimum ons atau liter air yang dibutuhkan tubuh setiap harinya.(mic)

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Bagikan