Mandi Air Hujan, Bolehkah?
Air hujan bisa digunakan untuk mandi, tapi dengan sejumlah syarat (Foto: pixabay/stocksnap)
DI INDONESIA, stigma tentang air hujan berbahaya karena diduga bisa menyebabkan demam, sakit kepala dan masuk angin, seperti sudah melekat di banyak pemikiran orang. Namun seperti apakah fakta yang sebenarnya? .
Menurut dr. Riza Marlia, hujan merupakan fenomena alam turunnya air dari langkit ke bumi. Pada dasarnya, hujan merupakan fenomenal alami dan air hujan yang dihasilkan ialah air murni, bahkan lebih bersih dibanding air tanah. Sayangnya, banyak orang tidak menyadari manfaat dari air hujan.
Baca Juga:
Tak dipungkiri bahwa banyak terjadi pro dan kontra tentang penggunaan dan manfaat air hujan bagi kehidupan. Padahal, pada dasarnya air hujan dan air tanah sama-sama baik untuk digunakan.
Hanya saja, sama halnya dengan air tanah yang tidak bisa langsung diminum, air hujan pun perlu diketahui cara penyimpanan dan pengolahan sebelum digunakan.
Air tanah sendiri tak melulu mudah untuk didapatkan. Dalam saat tertentu, dibanding harus menyia-nyiakan air hujan, kamu bisa mengambil manfaat air hujan untuk keperluan.
Seperti yang dilansir dari laman alodokter, ada sejumlah hal yang perlu kamu perhatikan sebelum menggunakan air hujan.
Pertama-tama kamu harus menampung air hujan di tempat yang bersih, agar air tidak terkontaminasi dengan kotoran lainnya.
Baca Juga:
Kemudian, kamu jangan langsung menampung air hujan yang baru turun. Tunggu setidaknya 15 hingga 20 menit setelah ujan turun. Karena, polutan berbahaya akan ikut turun bersama air hujan yang pertama turun.
Selanjutnya, tampunglah air hujan yang langsung jatuh dari atas langit, bukan air yang jatuh lewat atap. Karena, air yang melewati atap, tidak bisa dipastikan keberishannya.
Setelah itu, disaat hujan sudah berhenti, simpan air dengan menutupnya rapat-rapat. Bila kamu menginginkan khasiat air hujan, jangan langsung mengonsumsinya, tapi harus di masak terlebih dahulu.
Adapun ciri-ciri air yang aman dikonsumsi, yakni tidak memiliki rasa, warna atau aroma yang menggangu. Bila menemukan air dengan ciri-ciri tersebut, sebaiknya jangan kamu gunakan untuk keperluan sehari-hari. Seperti mandi, mencuci hingga memasak.
So, tidak masalah bila kamu menggunakan air hujan untuk keperluan sehari-hari saat air tanah atau air PAM mati. Tapi sejumlah hal seperti yang diterangkan diatas harus kamu perhatikan dengan baik. (Ryn)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
BMKG Ungkap Puncak Musim Hujan Jabodetabek, Warga Diminta Tetap Waspada
Jalan Rusak Picu Keluhan Warga Jakarta, Pemprov DKI Tambah Pasukan Kuning
Banjir Jakarta 30 Januari 2026: 39 RT Terendam, Ratusan Warga Harus Mengungsi
Banjir Jakarta Hari ini, Rute Transjakarta dan Miktorans Ikut Terdampak
Hujan Deras Picu Banjir Jakarta, 17 RT dan 2 Ruas Jalan Masih Terendam
Hujan Lebat yang Dapat Disertai Angin Kencang Akan Terjadi di Sejumlah Wilayah di Indonesia hingga 29 Januari, BNPB Imbau Tingkatkan Kewaspadaan
Bibit Siklon 91S Aktif, BMKG Prediksi Hujan Lebat hingga Angin Kencang
Hujan Sangat Lebat Ancam Jakarta, 536 Pompa Bergerak Disiaga Pemerintah
2 Siklon Akibatkan Gelombang Tinggi Hingga 2,5 Meter Terjadi di Berbagai Daerah
BMKG Peringatkan Hujan Lebat Masih Guyur Jakarta, Waspada Cuaca Ekstrem