Hujan Deras Picu Banjir Jakarta, 17 RT dan 2 Ruas Jalan Masih Terendam

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 29 Januari 2026
Hujan Deras Picu Banjir Jakarta, 17 RT dan 2 Ruas Jalan Masih Terendam

Banjir masih genangi Jakarta hingga Kamis (29/1). Foto: Dok. BPBD DKI Jakarta

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hujan deras yang terjadi di sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya memicu banjir di sejumlah wilayah.

Banjir pun masih menggenangi sejumlah wilayah di Jakarta hingga Kamis (29/1) pagi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan, genangan air tercatat terjadi di 17 rukun tetangga (RT) serta dua ruas jalan utama setelah hujan deras mengguyur wilayah ibu kota sejak malam sebelumnya.

BPBD menyebutkan, banjir dipicu oleh meningkatnya debit air sungai, khususnya Kali Ciliwung, yang meluap dan memasuki kawasan permukiman warga.

Baca juga:

Banjir Jakarta Pagi Ini, 17 RT dan 2 Ruas Jalan Masih Terendam

Sampai pagi hari, petugas masih melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi genangan dan dampaknya terhadap aktivitas masyarakat.

Menurut laporan BPBD DKI Jakarta, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang turun sejak Rabu malam menyebabkan debit air Kali Ciliwung meningkat signifikan.

Kondisi tersebut membuat sungai meluap dan menggenangi permukiman yang berada di bantaran maupun wilayah dataran rendah.

Selain faktor hujan lokal, aliran air dari wilayah hulu juga turut memengaruhi kondisi sungai di Jakarta.

Baca juga:

Banjir Ganggu Transportasi, Transjakarta Sesuaikan Puluhan Rute

Wilayah Jakarta yang Terendam Banjir 29 Januari 2026

Jakarta Timur terdapat 14 RT, yang terdiri dari:

- Kel. Bidara Cina: 4 RT
- Kel. Kampung Melayu: 4 RT
- Kel. Cawang: 5 RT
- Kel. Cililitan: 1 RT

Ketinggian: 110 s.d 150 cm

Jakarta Barat terdapat 3 RT, yang terdiri dari:

- Kel. Kedoya Selatan: 3 RT

Ketinggian: 30 cm

Selain permukiman, genangan air juga terjadi di sejumlah ruas jalan.

BPBD mencatat, ada dua ruas jalan yang masih terdampak banjir, yakni Jalan Raden Inten II di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, serta Jalan Cileduk Raya di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Baca juga:

Luapan Kali Ciliwung, 17 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir

Ketinggian genangan di ruas jalan tersebut relatif lebih rendah dibandingkan permukiman warga.

Kendati demikian, kondisi ini tetap berdampak pada kelancaran lalu lintas, khususnya bagi kendaraan roda dua. Pengguna jalan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di kawasan terdampak.

BPBD DKI Jakarta pun menyebutkan, penanganan banjir dilakukan melalui koordinasi lintas dinas, termasuk dengan Dinas Sumber Daya Air dan Dinas Bina Marga.

Upaya yang dilakukan adalah pemantauan debit air, pembersihan saluran, serta kesiapsiagaan petugas di titik-titik rawan.

Selain itu, masyarakat diminta untuk terus memantau informasi resmi terkait kondisi banjir dan cuaca.

BPBD juga mengingatkan potensi genangan susulan masih dapat terjadi apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi. (knu)

#BPBD DKI Jakarta #Banjir Jakarta #Cuaca Ekstrem #Hujan Deras
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prakiraan Cuaca 8-11 Juni: Angin Kencang Bakal Hantam Belasan Provinsi di Indonesia
Menyikapi potensi ancaman hidrometeorologi, lembaga pemantau cuaca ini meminta masyarakat memperketat proteksi diri
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Juni 2026
Prakiraan Cuaca 8-11 Juni: Angin Kencang Bakal Hantam Belasan Provinsi di Indonesia
Indonesia
Prakiraan Cuaca Jakarta: Cuaca Cerah Kepung Warga Ibu Kota Seharian Penuh Hari Ini 8 Juni 2026
Baru menjelang malam, giliran wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Utara, serta Jakarta Timur mendapat giliran sapuan awan tipis berawan
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Juni 2026
Prakiraan Cuaca Jakarta: Cuaca Cerah Kepung Warga Ibu Kota Seharian Penuh Hari Ini 8 Juni 2026
Indonesia
Ramalan Cuaca Jakarta Hari Ini 5 Juni: BMKG Beri Sinyal Mengejutkan Bagi Warga Ibu Kota
BMKG juga memberikan rincian parameter atmosfer riil melalui perwakilan bidang prakiraan cuaca
Angga Yudha Pratama - Jumat, 05 Juni 2026
Ramalan Cuaca Jakarta Hari Ini 5 Juni: BMKG Beri Sinyal Mengejutkan Bagi Warga Ibu Kota
Indonesia
Malang Raya Dilanda Fenomena Bediding, Bahaya Ternak Bisa Stres Sampai Mati!
Fenomena Bediding dapat memicu embun es di dataran tinggi, sekaligus terjadinya perubahan suhu secara ekstrem.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Malang Raya Dilanda Fenomena Bediding, Bahaya Ternak Bisa Stres Sampai Mati!
Indonesia
Prakiraan Cuaca Jakarta 4 Juni 2026 Jakarta Bakal Diguyur Hujan Sore Sampai Malam Hari
Pada waktu bersamaan, Jakarta Pusat dan Kepulauan Seribu hanya mengalami kondisi berawan tebal.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Prakiraan Cuaca Jakarta 4 Juni 2026 Jakarta Bakal Diguyur Hujan Sore Sampai Malam Hari
Indonesia
Cuaca Dingin Landa Gunung Rinjani, Pendaki Diminta Bawa Sleeping Bag
Cuaca dingin di pegunungan dapat meningkatkan risiko hipotermia, terutama saat beristirahat atau berada di area terbuka yang berangin
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Cuaca Dingin  Landa Gunung Rinjani, Pendaki Diminta Bawa Sleeping Bag
Indonesia
Badan Cuaca PBB Peringatkan Dampak El Nino, Dunia Bisa Dilanda Gelombang Panas
WMO memperkirakan suhu udara pada periode Juni hingga Agustus akan berada di atas normal di hampir seluruh wilayah dunia
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Badan Cuaca PBB Peringatkan Dampak El Nino, Dunia Bisa Dilanda Gelombang Panas
Indonesia
Newcastle Langsung Rayu Monster Tercepat Bundesliga Usai Dapat Uang Hasil Penjualan Anthony Gordon
Newcastle United menyiapkan paket kontrak menggiurkan beserta jaminan posisi utama dalam taktik Eddie Howe
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Newcastle Langsung Rayu Monster Tercepat Bundesliga Usai Dapat Uang Hasil Penjualan Anthony Gordon
Indonesia
Prakiraan BMKG: Jakarta Bakal Terik Sepanjang Selasa 2 Juni 2026, Warga Siapkan Tabir Surya
Perubahan atmosfer baru terjadi saat memasuki malam hari
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
Prakiraan BMKG: Jakarta Bakal Terik Sepanjang Selasa 2 Juni 2026, Warga Siapkan Tabir Surya
Indonesia
Siklon Tropis Jangmi Bergerak, Potensi Hujan di Wilayah Indonesia Meningkat
Pusaran sistem cuaca ekstrem tersebut saat ini membawa kecepatan angin maksimum hingga 35 knot dengan tekanan udara minimum 998 hektopascal (HPa).
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Siklon Tropis Jangmi Bergerak, Potensi Hujan di Wilayah Indonesia Meningkat
Bagikan