Air Kelapa Efektif untuk Turunkan Tekanan Darah
Air kelapa. (Foto: Unsplash/Datingscout)
MerahPutih.com - Air kelapa menyimpan segudang manfaat untuk kesehatan. Salah satu kandungan penting pada air kelapa ialah kalium, nan bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah.
Seperti dikutip dari Eatingwell, Jumat (21/6), Kalium memainkan peran penting dalam menjaga tingkat tekanan darah yang optimal. Kalium dapat merelaksasi dinding pembuluh darah dan melawan efek natrium dalam tubuh.
Ketika kadar natrium terlalu tinggi, tubuh menahan lebih banyak air, sehingga meningkatkan volume darah dan meningkatkan tekanan darah. Kalium bekerja dengan mendorong ginjal mengeluarkan kelebihan natrium, sehingga mengurangi tekanan pada dinding pembuluh darah.
Untuk mendapatkan manfaat tersebut, satu cangkir air kelapa mengandung 404 miligram mineral yang dapat menyehatkan jantung. Cukup melepas dahaga dengan air kelapa agar tekanan darah kamu normal.
Baca juga:
Tak hanya menjaga tekanan darah, kalsium dan vitamin D pada air kelapa juga dapat mendukung kesehatan tulang. Beberapa penelitian menyoroti makanan dan minuman kaya kalium seperti air kelapa sebagai sekutu penting dalam memperkuat kekuatan dan kepadatan tulang.
Mineral yang kuat ini mungkin sangat bermanfaat dalam mencegah osteoporosis. Kalium juga membantu mengatur keseimbangan asam basa dalam tubuh. Ketika tubuh menjadi terlalu asam, ia melepaskan kalsium dari tulang untuk membantu menetralkan kelebihan asam, sehingga melemahkan tulang seiring berjalannya waktu.
Namun, potasium dapat mengintervensi dengan memulihkan keseimbangan asam-basa dan mencegah pelepasan kalsium dari tulang. Oleh karena itu, pola makan kaya kalium dikaitkan dengan kepadatan mineral tulang yang lebih tinggi, terutama pada orang lanjut usia. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya