Air Dingin Bagus untuk Rambut?

P Suryo RP Suryo R - Senin, 05 September 2022
Air Dingin Bagus untuk Rambut?

Sebaiknya mengurangi penggunaan air panas untuk keramas. (Unsplash/Francesco Ungaro)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
  1. BANYAK orang yang lebih suka mandi menggunakan air hangat karena dirasa membuat tubuh lebih rileks, terutama saat sedang lelah. Namun, benarkah kalau mandi menggunakan air dingin banyak manfaatnya? Tidak hanya membuat tubuh segar, namun juga bermanfaat bagi rambut.

Dikutip dari Vegamour, dalam beberapa bulan terakhir, penggunaan air dingin menarik perhatian komunitas kesehatan karena memberikan manfaat yang luas. Seperti tubuh, setiap helai rambut kamu juga akan terpengaruh apabila menggunakan air dingin atau air panas.

Baca Juga:

Mengenal Kaitan Stres dan Rambut Rontok

rambut
Menggunakan air panas saat mencuci rambut bisa melarutkan dan membilas sebum pelindung. (Unsplash/Erik Mclean)

Menurut Dr. Gaby Longsworth praktisi perawatan rambut bersertifikat dan Ph.D, ”Belum ada bukti atau data ilmiah yang menunjukkan bahwa air dingin meningkatkan kesehatan rambut”.

Namun, dia menambahkan bahwa menggunakan air panas saat mencuci rambut bisa melarutkan dan membilas sebum pelindung yang merugikan kulit kepala atau rambut. Oleh karena itu, air dingin lebih baik untuk kesehatan kulit kepala dan rambut kamu daripada menggunakan air panas.

Meskipun begitu, bukan berarti kamu harus benar-benar berhenti memakai air panas. Terlalu sering keramas menggunakan air panas bisa menimbulkan masalah. Mencuci rambut dengan suhu tinggi dapat menghilangkan minyak alami pada rambut dan kulit kepala, merusak kutikula rambut, dan juga berpotensi membuat rambut menjadi kering. Oleh karena itu, lebih baik gunakan air dingin ketika mandi.

Baca Juga:

Segudang Manfaat Tea Tree Oil untuk Rambut

rambut
Air dingin dapat mengunci kelembapan setiap helai rambut. (Unsplash/Daniel Apodaca)

Menurut dokter kulit dan peneliti klinis, Dr. Enrizza P. Factor menyatakan bahwa air dingin bisa membantu rambut menjadi lebih kuat dan sehat dari hari ke hari. Kemudian, air dingin tidak hanya membantu kulit kepala untuk mempertahankan kelembapannya, tapi juga membantu mengunci kelembapan dalam helai rambut itu sendiri.


Meskipun demikian ada kelemahan dari mencuci rambut dengan air dingin, seperti:

1. Air dingin dapat menyebabkan rambut kamu kehilangan volume dan terlihat tipis.

2. Beberapa orang percaya bahwa menggunakan air dingin terlalu sering pada kulit kepala dapat membuat pembuluh darah berkontraksi dan mencegah rambut tumbuh. Belum ada bukti atau penelitian yang menegaskan anggapan ini.

3. Air dingin mungkin tidak membersihkan kulit berminyak secara menyeluruh. (yos)

Baca Juga:

Selenium, Zat Penting untuk Mengatasi Rambut Rontok

#Kecantikan #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Berita Foto
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada memotong tumpeng bersama Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada, Andi Widjaja saat peresmian PCMC di Jakarta.
Didik Setiawan - Sabtu, 15 November 2025
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Indonesia
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Kemenkes menargetkan hingga akhir tahun ini bisa mengobati 900 ribu orang yang terkena Tb.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Bagikan