Kesehatan

Segudang Manfaat Tea Tree Oil untuk Rambut

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 01 September 2022
Segudang Manfaat Tea Tree Oil untuk Rambut

Rambut rontok bisa membuat rambut kamu berkurang dan Tea Tree Oil yang membuat rambut tumbuh. (Foto: Unsplash/towfiqu barbhuiya)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MEMILIKI rambut tipis dan mudah rontok sering membuat beberapa orang tidak percaya diri. Segala cara pastinya dilakukan untuk membuat rambut lebih cepat tumbuh. Seperti mencoba menggunakan produk-produk penumbuh rambut, misalnya serum, sampo, masker, dan juga kondisioner.

Namun, kamu tidak perlu khawatir. Tea tree oil bisa membantu kamu mendapatkan pertumbuhan rambut yang lebih cepat. Tea tree oil merupakan olahan dari daun teh (melaleuca) yang bisa mencegah hilangnya protein dari rambut. Hal tersebut membantu membuat rambut lebih kuat dan juga sehat. Caranya mudah, kamu hanya cukup mengoleskan tea tree oil ke kulit kepala kamu dan gunakan secara rutin.

Baca Juga:

Selenium, Zat Penting untuk Mengatasi Rambut Rontok

Tea Tree Oil memiliki banyak sekali manfaat. (Foto: Pexels/tree of life seeds)

Dikutip Vegamour, tea tree oil sudah banyak digunakan dalam dunia medis selama beberapa generasi. Biasanya, rambut yang sehat dimulai dari kulit kepala. Meski begitu nyatanya, Tea Tree Oil tidak hanya membantu pertumbuhan pada rambut. Ada banyak manfaat lain yang bisa didapatkan dari tea tree oil. Apa saja ya?

1. Melawan ketombe yang bisa mengiritasi kepala

Dalam Journal of American Academy of Dermatology, menyelidiki efektivitas produk pada sampo rambut yang mengandung Tea Tree Oil. Dari 126 peserta, selama 4 minggu menggunakannya, terdapat 41 persen yang menyatakan bahwa kesehatan rambut dan kulit kepala mereka membaik. Tidak hanya itu, rasa gatal yang dialami pada kulit kepala juga teratasi.

2. Mencegah akar berminyak

Rambut berminyak bisa membuat orang menjadi frustasi dan malu. Hal ini sering terjadi akibat dari ketombe dan penumpukan bakteri pada kulit kepala. Tea tree oil menenangkan kulit kepala dan mengobati ketombe. Dengan hanya menggunakan beberapa tetes tea tree oil, bisa membantu mengatur produksi minyak oleh kelenjar sebaceous dan mengurangi akar berminyak.

Baca Juga:

Ketahui Arti Mimpi Rambut Rontok yang Harus Kamu Waspadai

Tea Tree Oil juga bsia membantu pertumbuhan rambut. (Foto: Unsplash/scandinavian biolabs)

3. Meningkatkan sirkulasi darah

Memijat kulit kepala dengan menggunakan tea tree oil membantu meningkatkan sirkulasi darah dan berpotensi meningkatkan pertumbuhan rambut. Selain itu, hanya dengan memijat kulit kepala juga membantu aliran darah dan membuat kepala lebih santai dan terasa ringan. (yos)

Baca Juga:

Mau Rambut Tebal, Lebat dan Hitam, Yuk Intip Tipsnya!

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Berita Foto
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada memotong tumpeng bersama Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada, Andi Widjaja saat peresmian PCMC di Jakarta.
Didik Setiawan - Sabtu, 15 November 2025
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Indonesia
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Kemenkes menargetkan hingga akhir tahun ini bisa mengobati 900 ribu orang yang terkena Tb.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Bagikan