AHY Terima 'Sinyal' Jokowi tidak Terlibat Kudeta Demokrat

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 18 Februari 2021
AHY Terima 'Sinyal' Jokowi tidak Terlibat Kudeta Demokrat

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. (Foto: MP/Instagram.com/AHY)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memastikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak terlibat dalam upaya gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD) alias 'Kudeta Demokrat'.

"Terhadap hal itu, saya sudah mendapatkan sinyal bahwa Bapak Presiden tidak tahu-menahu tentang keterlibatan salah satu bawahannya itu," kata AHY dalam siaran pers Partai Demokrat yang diterima di Jakarta, Kamis (18/2).

Baca Juga:

AHY Bilang Bapaknya Setuju KLB Demokrat Hoaks

Menurut AHY, wacana dugaan keterlibatan Presiden itu hanya perbuatan akal-akalan GPK-PD menyeret-nyeret nama Jokowi untuk merayu kader Partai Demokrat agar bergabung dalam gerakan mereka.

"Ini hanya akal-akalan kelompok GPK-PD untuk menakut-nakuti kader," tegas putra sulung mantan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

Baca Juga:

Moeldoko Ingatkan AHY: Jangan Ganggu Pak Jokowi, ini Urusan Saya!

AHY menambahkan nama Presiden Jokowi dibawa-bawa diduga untuk memecah-belah hubungan baik yang terjalin dengan ayahnya SBY. Namun, dia memastikan hubungan ayahnya dengan Jokowi sama sekali tidak terdampak.

"Hubungan Pak SBY dan Pak Jokowi cukup baik. Tapi kelompok ini berusaha memecah-belah hubungan yang telah terjalin dengan baik itu," tutup Ketum Demokrat itu.

SBY Jokowi
Arsip Foto Presiden Jokowi dan SBY di Istana (Biro Pers Setpres)

Untuk diketahui saat ini internal partai Demokrat tengah bergejolak. Bahkan, AHY telah beberapa kali menggelar jumpa pers terkait adanya rencana KLB dari sejumlah pihak, termasuk menyebut-nyebut Kepala Staf Presiden Moeldoko diduga ikut terlibat.

Moeldoko sendiri membenarkan dirinya beberapa kali bertemu dengan kader demokrat di rumahnya dan hotel. Namun, dia menepis ada upaya untuk mengkudeta AHY dari kursi Ketum Demokrat dalam pertemuan tersebut.

Eks Panglima TNI itu juga meminta AHY tidak menghubung-hubungkan jabatan sebagai KSP ataupun anak buah Jokowi dalam pertemuan yang dilakukannya dengan sejumlah kader Demokrat. (Pon)

Baca Juga

Demokrat Tuding Moeldoko Ingin Kudeta AHY untuk Pencapresan 2024

#Partai Demokrat #Jenderal Moeldoko #Jokowi #Breaking
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Ijazah Gibran Digugat ke MK oleh Denny Indrayana, Jokowi: Masak Disuruh Paket C Lagi
Wapres Gibran sudah menempuh pendidikan SD 16 Surakarta, SMPN 1 Surakarta, SMA di Orchid Park Secondary School di Singapura, dan kemudian di O-Level.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Ijazah Gibran Digugat ke MK oleh Denny Indrayana, Jokowi: Masak Disuruh Paket C Lagi
Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
OTT di 3 Provinsi, KPK Sergap Bupati Bolmut Sirajudin Lasena di Jakarta
KPK menggelar OTT di 3 provinsi dan menangkap Bupati Bolmut Sirajudin Lasena di Jakarta bersama 13 orang lainnya terkait dugaan korupsi pemkab
Wisnu Cipto - Senin, 21 September 2026
OTT di 3 Provinsi, KPK Sergap Bupati Bolmut Sirajudin Lasena di Jakarta
Indonesia
KPK Gelar OTT, Tangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara
Dalam operasi senyap itu, tim penindakan KPK menangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena dan sejumlah pihak lainnya.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
KPK Gelar OTT, Tangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara
Indonesia
Bupati Pati nonaktif Sudewa Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Hak Politik Dicabut
Jaksa Penuntut Umum KPK menuntut Bupati Pati nonaktif Sudewa dengan hukuman 8,5 tahun penjara atas kasus suap proyek DJKA dan pemerasan perangkat desa.
Wisnu Cipto - Senin, 21 September 2026
Bupati Pati nonaktif Sudewa Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Hak Politik Dicabut
Indonesia
Kubu Roy Suryo Sebut Dakwaan Fitnah Ijazah Jokowi Terlalu Prematur, tak Ada Forum Resmi yang Menguji
Pasal tersebut dinilai terlalu dini karena belum ada forum resmi yang menyatakan ijazah Jokowi yang dipersoalkan benar-benar asli atau palsu.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kubu Roy Suryo Sebut Dakwaan Fitnah Ijazah Jokowi Terlalu Prematur, tak Ada Forum Resmi yang Menguji
Indonesia
Kebakaran Pabrik Mebel Jokowi, 2 Jam Padamkan Sendiri Gagal Baru Panggil Damkar
Pabrik mebel PT Rakabu Sejahtera milik Presiden ke-7 Jokowi di Sragen terbakar akibat kebocoran pipa oli. Simak kronologi dan penanganannya di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Kebakaran Pabrik Mebel Jokowi, 2 Jam Padamkan Sendiri Gagal Baru Panggil Damkar
Indonesia
17 Orang Diciduk KPK di OTT BPN Bogor, Ini Nama 8 Tersangka Termasuk Presdir Summarecon
KPK menetapkan 8 orang sebagai tersangka kasus OTT suap HGB Summarecon di BPN Bogor, termasuk Presdir Summarecon dan pejabat ATR/BPN. Cek daftar namanya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
17 Orang Diciduk KPK di OTT BPN Bogor, Ini Nama 8 Tersangka Termasuk Presdir Summarecon
Indonesia
Ketua KPK Benarkan OTT BPN Bogor, Operasi Masih Berlangsung!
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin sore, 14 September 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Ketua KPK Benarkan OTT BPN Bogor, Operasi Masih Berlangsung!
Indonesia
Isi Garasi Menkeu Suahasil Nazara: Ada Sedan 13 Tahun di Balik Aset Ratusan Miliar
Penasaran dengan harta kekayaan Suahasil Nazara yang baru dilantik jadi Menteri Keuangan? Intip rincian LHKPN dan koleksi mobilnya di sini, ternyata ada mobil tua lho!
Angga Yudha Pratama - Senin, 14 September 2026
Isi Garasi Menkeu Suahasil Nazara: Ada Sedan 13 Tahun di Balik Aset Ratusan Miliar
Bagikan