Ahok Belum Tahu Siapa Plt Gubernur DKI
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Balai Kota, Kamis (2/3). (MP/John Abimanyu)
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) belum menerima keputusan dari Menteri Dalam Negeri terkait pelaksana tugas (plt) gubernur DKI Jakarta yang akan bertugas sementara selama Pilgub DKI 2017 putaran dua berlangsung.
Ahok mengatakan, pihaknya belum mendapat keputusan dari Mendagri soal mulai kapan plt gubernur DKI Jakarta sudah dapat bertugas menggantikan gubernur petahana saat Pilgub.
"Saya juga belum mendapat kabar dari Mendagri. Karena mendagri yang memberikan keputusan tersebut," kata Ahok saat ditemui di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (6/3).
Hal senada juga diungkapkan Wakil Guberbur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Ia belum bertemu dengan plt yang bertugas sementara untuk menjalankan tugas sebagai gubernur selama pilkada berlangsung. Selain itu, plt sendiri ditunjuk langsung oleh Mendagri.
"Plt saya belum ketemu, karena plt itu kan yang nunjuk Kemendagri. Hingga saat ini, saya belum mendapatkan kabar keputusan tersebut," kata Djarot.
Djarot juga berharap selaman kepemipinan DKI dipegang plt, program-program kerja tetap bejalan dengan dengan baik. "Saya belum komunikasi, nanti ya. Tapi plt paling tidak sudah mengetahui apa program kerja kita, supaya tidak meraba-meraba, sehinggga tetap bisa lanjut, bisa melanjutkan kondisi disini," tuturnya.
Baca berita juga terkait Pilgub DKI 2017 di: Pilgub DKI Putaran Dua, Hasto: Beberapa Partai Sudah Mengambil Posisi Netral
Bagikan
Berita Terkait
Gubernur DKI Optimistis Bank Jakarta IPO Tahun Depan, Ini Strategi Besarnya
Jalan Gatot Subroto Rusak, Pramono: Akan Diperbaiki Setelah 27 Januari
Pemprov DKI Mulai Bongkar 109 Tiang Monorel Terbengkalai di Rasuna Said
Pramono Anung Resmikan Waduk Batu Licin di Cipayung, Perkuat Pengendalian Banjir
Hadiri Haul ke-85 M.H. Thamrin, Pramono Anung Tegaskan Komitmen Jaga Nilai Perjuangan
PAM Jaya Bangun Gedung Sentra Pelayanan, Gubernur Pramono: Fondasi Layanan Air Jakarta Kian Kuat
Gubernur Pramono Dorong Percepatan MRT Jakarta hingga Kota Tua, Ditargetkan Beroperasi 2029
Pramono Anung Dorong PAM Jaya IPO 2027, Saham Publik Maksimal 30 Persen
Presiden Prabowo Ungkap Dukungan untuk Gubernur DKI Jakarta, Pramono: kalau sudah Jadi Gubernur enggak Ada Urusan Kepartaian
Monorel Mangkrak Rasuna Said Dibongkar Januari 2026, Pramono: Tanpa Penutupan Jalan