Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ahmad Sahroni Singgung BUMN Tidak Jadi Sponsor Formula E

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 02 Juni 2022
Ahmad Sahroni Singgung BUMN Tidak Jadi Sponsor Formula E

Ketua Panitia Pelaksana atau Organizing Committee (OC) Formula E Ahmad Sahroni. (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) belum menyatakan dukungannya dalam mensponsori perhelatan balap mobil Formula E. Gelaran balap mobil berenergi listrik tersebut tinggal dua hari lagi atau digelar Sabtu (4/6) lusa.

Ketua Panitia Pelaksana atau Organizing Committee (OC) Formula E Ahmad Sahroni mengatakan, masyarakat bahkan panitia salah satunya membayar pasokan listrik yang bersumber dari Perusahaan Listrik Negara (PLN). Terlebih ajang tersebut digelar bukan hanya diperuntukkan bagi warga Jakarta, tapi juga membawa nama Indonesia.

"BUMN tidak berikan sponsor apa pun. PLN untuk kelistrikan juga kami bayar full. Maaf nih, BUMN itu kan bagian dari Republik Indonesia kan ya?" tulis Sahroni dalam akun Instagram @ahmadsahroni88, Kamis (2/6).

Baca Juga:

Nyck de Vries Sebut Balapan Formula E Jakarta Spesial

Bendahara Partai NasDem ini pun menegaskan bahwa panitia tidak bersikeras agar BUMN jadi sponsor Formula E. "Kami enggak ngotot minta (sponsor), tapi ngotot untuk jadi bagian Indonesia," paparnya.

Sebelumnya, Sahroni berharap Menteri BUMN Erick Thohir untuk memberikan sponsor lewat salah satu perusahaan pelat merah tersebut.

Saat itu, Sahroni sudah menemui Erick Thohir secara langsung untuk memberikan proposal pengajuan sponsor. Proposal itu diberikan pada tanggal 9 Mei lalu.

"Yang pasti, BUMN per hari ini belum memberikan sponsornya. Ya sudah lah, kalau enggak dikasih. Mau diapain? Enggak dipaksa," ucap Sahroni.

Kendati demikian, ucapnya, kini sudah ada 31 perusahaan yang mendukung acara tersebut. "Sponsor saat ini 31 sponsor dari pihak swasta, yang pasti BUMN belum kasih sponsor," ungkap Sahroni.

Baca Juga:

Pengunjung Ancol yang Tidak Punya Tiket Formula E Diperbolehkan Berkunjung

Berikut daftar 31 perusahaan sponsor tersebut:

1. Indosat Ooredoo Hutchison Powered by Ericsson

2. Ms Glow For Men

3. Bank Artha Graha International

4. Pertamina Renewable Diesel

5. Erafone

6. Electronic City

7. Bank DKI

8. Discovery Hotel

9. J Water

10. Paprika

11. Grab

12. Realme

13. PT Anugerah Utama Multifinance

14. Teh Botol Sosro

15. PT Central Omega Resource Tbk

16. Walking Drum

17. Coca Cola

18. Gulavit

19. Medika Plaza

20. Enesis

21. Nescafe

22. Krisbow

23. PT Proline Finance Indonesia

24. Waste For Changes

25. PT Bank China Construction Bank
Tbk

26. Hyundai

27. Sony

28. Samsung

29. Sharp

30. LG

31. PT BMW Indonesia. (Asp)

Baca Juga:

Alasan Hanya Satu BUMD Jakarta Jadi Sponsor Formula E

#Formula E #BUMN
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Penggabungan 250 BUMN Hemat Biaya Rutin Hingga Rp 50 Triliun
Jumlah BUMN ditargetkan berkurang dari 1.077 menjadi maksimal 350 perusahaan melalui penutupan, penggabungan, dan konsolidasi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Juli 2026
Penggabungan 250 BUMN Hemat Biaya Rutin Hingga Rp 50 Triliun
Indonesia
Presiden Prabowo Mau Tertibkan BUMN, Berpotensi Jadi Sarang Korupsi
Prabowo kembali mengingatkan dan meminta para pelaku korupsi agar menghentikan praktik tersebut.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Presiden Prabowo Mau Tertibkan BUMN, Berpotensi Jadi Sarang Korupsi
Indonesia
Prabowo Bongkar Rencana BUMN PT PAL, Pindad, PTDI Mau Dijual ke Asing: Saya Larang!
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen menjaga BUMN pertahanan dari kepemilikan asing. PT PAL, PT Pindad, dan PTDI dibangkitkan dengan tata kelola bersih dan transparan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Prabowo Bongkar Rencana BUMN PT PAL, Pindad, PTDI Mau Dijual ke Asing: Saya Larang!
Indonesia
Danantara Dalami Dugaan Fraud di PT Pos Indonesia, DPR Minta Kasus Diusut Tuntas
Komisi VI DPR mendukung langkah Danantara mengusut dugaan rekayasa laporan keuangan dan fraud di PT Pos Indonesia serta mendorong reformasi tata kelola BUMN.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
Danantara Dalami Dugaan Fraud di PT Pos Indonesia, DPR Minta Kasus Diusut Tuntas
Indonesia
Danantara Merger 4 BUMN di Bawah Mandiri Manajemen Investasi, Terbesar di Indonesia
Danantara menggabungkan empat perusahaan asset management BUMN menjadi satu entitas di bawah Mandiri Manajemen Investasi. Konsolidasi ini membentuk perusahaan asset management terbesar di Indonesia.
Wisnu Cipto - Rabu, 08 Juli 2026
Danantara Merger 4 BUMN di Bawah Mandiri Manajemen Investasi, Terbesar di Indonesia
Indonesia
PT KAI Bukukan Keuntungan Rp 2,28 Triliun, Kas Dari Pelanggan Rp 28,59 Triliun
Dari sisi posisi keuangan, total aset KAI Group mencapai Rp 105,43 triliun, naik 8,58% dibandingkan 2024 sebesar Rp 97,10 triliun
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
PT KAI Bukukan Keuntungan Rp 2,28 Triliun, Kas Dari Pelanggan Rp 28,59 Triliun
Indonesia
Dirut Daud Joseph Tiba-Tiba Mundur Saat Lagi Tranformasi, PT Pos Jamin Tidak Goyang
Direktur Utama PT Pos Indonesia, Daud Joseph, mundur mendadak setelah tiga bulan menjabat. PT Pos memastikan operasional dan agenda transformasi tetap berjalan normal.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Juli 2026
Dirut Daud Joseph Tiba-Tiba Mundur Saat Lagi Tranformasi, PT Pos Jamin Tidak Goyang
Indonesia
Baru 3 Bulan Menjabat, Dirut BUMN PT Pos Daud Joseph Mendadak Mundur karena Alasan Pribadi
Daud Joseph sebelumnya menjabat Direktur Operasional dan Keselamatan Transjakarta, sebelum ditunjuk menduduki posisi orang nomor satu di PT Pos sejak pertengahan Maret 2026.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Juli 2026
Baru 3 Bulan Menjabat, Dirut BUMN PT Pos Daud Joseph Mendadak Mundur karena Alasan Pribadi
Indonesia
7 BUMN Logistik Melebur Jadi 1 di Bawah Bendera Multi Terminal Indonesia
ujuh BUMN logistik resmi melebur menjadi satu entitas di bawah PT Multi Terminal Indonesia. Konsolidasi ini diharapkan memperkuat efisiensi dan integrasi logistik nasional.
Wisnu Cipto - Rabu, 01 Juli 2026
7 BUMN Logistik Melebur Jadi 1 di Bawah Bendera Multi Terminal Indonesia
Indonesia
Gelontorkan Rp 281 Triliun ke Bank BUMN, Dana Harus Disalurkan ke Kredit Produktif
Pertumbuhan kredit belum merata. Kredit korporasi meningkat 15,51 persen, sedangkan kredit UMKM hanya tumbuh 0,16 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
Gelontorkan Rp 281 Triliun ke Bank BUMN, Dana Harus Disalurkan ke Kredit Produktif
Bagikan