Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ahmad Ali Terindikasi Lakukan Politik Uang, Bagikan Sembako hingga Uang Tunai ke Warga

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 22 November 2024
Ahmad Ali Terindikasi Lakukan Politik Uang, Bagikan Sembako hingga Uang Tunai ke Warga

Ahmad Ali diduga lakukan politik uang. Foto: Ist

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Paket sembako diduga dari paslon Gubernur-Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri menjadi sorotan di media sosial.

Ahmad Ali terancam dipenjara akibat membagikan sembako hingga uang tunai kepada rakyat. Alih-alih beramal seperti tagline-nya, Ahmad Ali berharap agar masyarakat memilihnya dan memenangkan kontestasi Pilgub Sulteng 2024.

Berdasarkan aturan Pemilu, politik uang dilarang keras dilakukan oleh siapa pun. Bahkan, undang-undang menyebutkan, bahwa pemberi dan penerima diancam kurungan penjara.

“Setiap orang yang dengan sengaja pada saat pemungutan suara menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada pemilih supaya tidak menggunakan hak pilihnya atau memilih peserta pemilu tertentu atau menggunakan hak pilihnya dengan cara tertentu sehingga surat suaranya tidak sah, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp 36.000.000,00 (tiga puluh enam juta rupiah),” demikian bunyi pasal 515 Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017.

Sebagaimana diatur di dalam Pasal 515 dan pasal 523 ayat 1-3 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dan Pasal 187 A ayat 1 dan 2 UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, bahwa bentuk serangan fajar tidak terbatas pada uang.

Baca juga:

Putusan MK Soal Hukuman Penjara Anggota TNI/Polri, Tegaskan Aparat Harus Netral di Pemilu

Mengutip dari Pusat Edukasi Antikorupsi, serangan fajar atau politik uang merupakan pemberian uang, barang, jasa, atau materi lainnya, yang bisa dikonversikan dengan nilai uang di tahun politik atau saat kampanye menjelang Pemilu.

Lalu, Ahmad Ali ditemukan membagikan paket sembako kepada masyarakat. Menurut informasi, ia membagikan sembako tersebut di wilayah Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong. Sekitar puluhan orang mengantre di sebuah minibus untuk mendapatkan paket sembako tersebut.

Baca juga:

Survei PIlgub Jateng SMRC-Indikator Janggal, Persepi Harus Bongkar Data

Hal itu dianggap sebagai cara Ahmad Ali untuk meraih kekuasaan. Bukan tanpa sebab, kekuasaan digunakan olehnya untuk melanggengkan jabatan anggota keluarganya.

Sementara itu, Istrinya, Nilam Sari Lawira, kini menjabat sebagai Anggota DPR RI. Bahkan, putra sulungnya menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Palu. Lalu, anak keduanya dipercaya untuk mengatur perusahaan tambang miliknya. (Asp)

#Politik Uang #Sulawesi Tengah #Pilkada 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KPK Usulkan Negara Perbesar Peran dalam Pembiayaan Kampanye untuk Tekan Biaya Politik
KPK mengusulkan peningkatan peran negara dalam pembiayaan kampanye untuk menekan biaya politik yang dinilai menjadi salah satu akar persoalan korupsi di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
KPK Usulkan Negara Perbesar Peran dalam Pembiayaan Kampanye untuk Tekan Biaya Politik
Indonesiaku
Spesies Baru Rhododendron Ditemukan di Sulteng, Namanya Diambil dari Tokoh Adat Suku Pamona
Spesies baru Rhododendron yombuwurii di Sulawesi Tengah. Nama diambil dari tokoh adat Pamona, Pendeta Yombu Wuri.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Spesies Baru Rhododendron Ditemukan di Sulteng, Namanya Diambil dari Tokoh Adat Suku Pamona
Indonesia
1.254 Rumah Rusak Akibat Gempa Sulteng, Tiap KK Terima Duit Perbaikan Segini dari Negara
BNPB menyiapkan bantuan stimulan Rp15 juta hingga Rp60 juta untuk rumah rusak akibat gempa M 6,7 di Sulawesi Tengah. Kabupaten Sigi jadi wilayah terdampak terparah.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Juni 2026
1.254 Rumah Rusak Akibat Gempa Sulteng, Tiap KK Terima Duit Perbaikan Segini dari Negara
Indonesia
BNPB Sebut Sejumlah Bangunan Rusak Imbas Gempa Bumi M 6,7 di Palu
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan pemantauan dan pendataan kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,7 yang mengguncang Palu, Sulawesi Tengah, pada Selasa (16/6).
Frengky Aruan - Selasa, 16 Juni 2026
BNPB Sebut Sejumlah Bangunan Rusak Imbas Gempa Bumi M 6,7 di Palu
Indonesia
BMKG Sebut Gempa M 6,7 yang Guncang Palu Termasuk Gempa Dangkal, Dipicu Pergerakan Sesar Aktif
Gempa ini dikategorikan dalam gempa dangkal yang dipicu sesar aktif.
Frengky Aruan - Selasa, 16 Juni 2026
BMKG Sebut Gempa M 6,7 yang Guncang Palu Termasuk Gempa Dangkal, Dipicu Pergerakan Sesar Aktif
Indonesia
Gempa M 6,7 Guncang Palu, Guncangan Terasa di Seluruh Sulawesi Tengah
Warga di Palu, Sigi, Donggala, hingga Tojo Una-Una merasakan guncangan cukup kuat dan memilih keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Gempa M 6,7 Guncang Palu, Guncangan Terasa di Seluruh Sulawesi Tengah
Indonesia
Bawaslu Siapkan 'Kuburan' Buat Caleg Curang, DPR Dukung Blacklist Permanen Pelaku Politik Uang
Saat ini, praktik politik uang dapat dilakukan melalui transfer saldo digital, voucher elektronik, pulsa, hingga berbagai bentuk insentif non-tunai lainnya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
Bawaslu Siapkan 'Kuburan' Buat Caleg Curang, DPR Dukung Blacklist Permanen Pelaku Politik Uang
Indonesia
Pilkada Butuh Banyak Uang Memicu Politik Transaksional, Guru Besar STIK Yakin Bakal Ada Ancaman Demokrasi
Polemik Pilkada langsung dan tak langsung tengah menjadi perdebatan di level elit.
Frengky Aruan - Jumat, 16 Januari 2026
Pilkada Butuh Banyak Uang Memicu Politik Transaksional, Guru Besar STIK Yakin Bakal Ada Ancaman Demokrasi
Indonesia
3 Desa di Donggala Sulteng Diterjang Banjir, Jembatan Putus
Saat ini, BPBD masih melakukan proses pendataan. Matoritas warga masih mengungsi secara mandiri di rumah-rumah kerabat.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
3 Desa di Donggala Sulteng Diterjang Banjir, Jembatan Putus
Indonesia
Temuan Awal Duit Korupsi Bupati Lampung Tengah Rp 5 Miliar, Diduga Buat Bayar Utang Pilkada
Tidak akuntabel dan tidak transparannya laporan keuangan partai politik turut memperbesar risiko masuknya aliran dana tidak sah ke dalam sistem kepartaian.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 13 Desember 2025
Temuan Awal Duit Korupsi Bupati Lampung Tengah Rp 5 Miliar, Diduga Buat Bayar Utang Pilkada
Bagikan