AGK Meninggal Dunia, KPK Tetap Usut Kasus Blok Medan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: MP/Dicke Prasetia)
MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mengusut kasus Blok Medan yang menyeret nama anak dan menantu Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi), yakni Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution.
Menurut Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika mengatakan, kasus tersebut tetap dilanjutkan meski eks Gubernur Maluku Utara (Malut), Abdul Ghani Kasuba (AGK), telah meninggal dunia.
"Masih dilakukan pembahasan secara internal," ujar Tessa saat dikonfirmasi, Selasa (25/3).
Tessa menyebutkan, pihaknya bakal menentukan apakah kasus ini akan naik ke tahap penyidikan atau tidak ke depannya. Meski demikian, ia mengaku belum mengetahui perkembangan lebih lanjut terkait kasus tersebut.
Baca juga:
Pede Punya Aturan Penyadapan Sendiri, KPK Abaikan Revisi KUHAP
"Masih dilakukan pembahasan secara internal. Belum ada info," tuturnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas ESDM Malut, Suryanto Andili, mengungkap dugaan kepemilikan Blok Medan oleh Bobby Nasution.
Hal itu terungkap dalam persidangan kasus suap dan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Malut yang menjerat AGK.
"Saya hanya tahu dari Pak Gub, itu punya Medan, Bobby Nasution," ujar Suryanto dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Ternate, Provinsi Malut, Rabu (31/7).
Baca juga:
KPK Buka Peluang Jerat Perusahaan Tambang Malut di Kasus AGK
Sementara itu, Abdul Ghani Kasuba meninggal dunia pada Jumat (14/3/2025). Ia wafat di ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Chasan Boesoirie Ternate sekitar pukul 20.00 WIT, setelah menjalani perawatan akibat komplikasi penyakit.
Jenazahnya dimakamkan pada Sabtu (15/3/2025) di tanah kelahirannya, Desa Bibinoi, Kecamatan Bacan Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel). (Pon)
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Gandeng BPK, KPK Mulai Telusuri Kasus Korupsi Kuota Haji Tambahan
Tersangka Gus Alex Irit Bicara Usai Diperiksa KPK, 3 Pertanyaan Kasus Haji Dijawab Sama
Eks Direktur SMA Kemendikbud Akui Terima USD 7.000 dari Vendor Chromebook
Susah Dapat Kuota Haji, Bos Maktour: Terpaksa Berangkatkan Jemaah Pakai Furoda
KPK Periksa Pemilik Maktour terkait Kasus Korupsi Kuota Haji di Kemenag
KPK: Keterangan Eks Menpora Dito Perkuat Dugaan Korupsi Kuota Haji
Diperiksa KPK soal Kuota Haji, Eks Menpora Dito Ungkap Isi Pertemuan di Arab Saudi saat Dampingi Jokowi
Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan KPK, Akui Ikut Rombongan Jokowi ke Arab Saudi
KPK Restui Tanah Koruptor untuk Perumahan Rakyat, DPR Sebut Lebih Bermanfaat bagi Masyarakat
Mantan Menpora Dito Dipanggil KPK di Kasus Kuota Haji