Ada Warung Padang di Amerika Serikat

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 21 Januari 2019
Ada Warung Padang di Amerika Serikat

Jenis-jenis masakan di warung Padang. Foto: makanmana.net

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Diaspora Indonesia di Houston, AS, Asnur Bahar mengasah jiwa wirausahanya dengan membuka warung padang "Rendang and Co" di Tulsa, Oklahoma, Amerika Serikat. Pria yang asli kelahiran Padang ini bekerja di perusahaan minyak ternama negara adidaya itu

sebagaimana dilansir Antara, Senin (21/1), Asnur mengatakan ia tertantang untuk mengasah jiwa kewirausahaan di bidang kuliner dengan membuka warung Padang.

"Awalnya saya hanya berjualan online bumbu masakan Padang saja, sekarang ingin menjajal buka warung Padang," kata pria yang lulus dari Petroleum Engineering dari University of Tulsa (UOT) di Oklahoma State itu.

Diaspora Indonesia banyak yang tertantang untuk menjajal bisnis kuliner dan masakan Indonesia di luar negeri sekaligus mengasah jiwa kewirausahaan mereka (Humas Kemenkop)
Diaspora Indonesia banyak yang tertantang untuk menjajal bisnis kuliner dan masakan Indonesia di luar negeri sekaligus mengasah jiwa kewirausahaan mereka (Humas Kemenkop)

Asnur yang lama berkerja di perusahaan minyak Schlumberger itu sekarang bahkan sudah menjadi konsultan dan pengajar perminyakan dan berkelana ke seluruh dunia termasuk biasa mampir bolak-balik ke Jakarta dalam setahun.

Isterinya yang asal Semarang memberi ide agar saat mampir ke Jakarta untuk membawa bumbu masakan Padang dari Indonesia untuk dipasarkan ke AS. Saat Asnur bertemu dengan temannya asal Palembang yang memasok bahan seperti itu ke Restoran Pagi Sore, yang sudah sangat populer di Jakarta, ia pun memesan kecil-kecilan pada awalnya.

Tak disangka kini pesanan membludak dan rata-rata mencapai 130 kg bumbu masakan Padang dengan berbagai rasa dipesan setiap kali bolak-balik dari AS ke Jakarta.

Asnur dan istri menjual bumbu tersebut secara online atau daring di AS dan beberapa di antaranya dipromosikan di berbagai acara, terutama dalam kegiatan KJRI Houston.

Acara seperti itu rutin diselenggarakan oleh Konjen Dr. Nana Yuliana untuk mempromosikan produk Indonesia sekaligus memacu semangat kewirausahaan pada diaspora Indonesia di 12 States, wilayah kerja Konjen.

Asnur yang berdarah Padang pun berencana mulai 1 Februari 2019 ini, bersama sang isteri membuka restoran Indonesia dengan nama Rendang and Co di Tulsa, Oklahoma.

Warung masakan Padang. Foto: net

"Kami bukan hanya menjual Rendang yang sudah terkenal di seluruh dunia. Tapi juga makanan Indonesia lain," katanya.

Asnur Bahar membagikan kisah sukses merintis wirausaha di negeri orang pada acara kumpul-kumpul Diaspora Indonesia kepada yang berminat mengembangkan bisnis sebagai UKM untuk menjual produk Indonesia di KJRI Houston pada 18 Januari 2019. Konjen Nana Yuliana pada kesempatan yang sama juga mengundang tiga pengusaha yang punya 10 bisnis, pejabat Port of Houston dan FDA (Food & Drug Adninistration) salah satunya untuk mempresentasikan tentang bagaimana berbisnis di Houston .

Staf Khusus Kementerian Koperasi dan UKM Hermawan Kartajaya yang juga hadir dalam acara itu menyambut baik semangat kewirausahaan diaspora Indonesia sekaligus memberikan tips agar sukses berwirausaha.

Hermawan yang juga pakar marketing itu berpesan kepada diaspora Indonesia agar pantang menyerah dan tetap mempromosikan Indonesia dengan brand-brand yang menarik.

Selain Asnur Bahar, diaspora Indonesia yang juga berbisnis di usaha kuliner yakni Fifi Manan bersama suaminya Robert Manan yang juga akan membuka Restoran WIND singkatan Wonderful Indonesia di Atlanta, Giorgia.

Berformat Fine Dining , WIND akan melibatkan Chef Yono yang namanya sangat populer dan juga mempunyai usaha kuliner di Albany, New York. Bahkan rencananya Dubes Indonesia untuk AS Budi Bowo Leksono dari Washington DC dan Konjen Nana Yuliana akan meresmikan rumah makan tersebut.

"Jadi marilah kita jadikan 1 Februari sebagai Hari Kebangkitan Kuliner Indonesia di Amerika," kata Nana.

Sementara Hermawan Kartajaya mengatakan dirinya melihat semangat berbisnis dengan semangat nasionalisme yang tinggi baik yang masih WNI maupun yang sudah menjadi warga negara AS.

Diaspora Indonesia di Houston, AS, Asnur Bahar mengasah jiwa wirausahanya dengan membuka warung padang "Rendang and Co" di Tulsa, Oklahoma, Amerika Serikat

"Apalagi banyak ibu-ibu yang bersuami profesional di berbagai perusahaan minyak multinasional di Houston, ingin mengisi waktu dengan menjadi UKM untuk memasarkan produk-produk Indonesia. Kementerian Koperasi dan UKM dan ICSB (International Council for Small Business) Indonesia siap menjadi platform produk-produk Indonesia yang dibutuhkan," kata Hermawan yang juga Pendiri ICSB-Indonesia bersama Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga.

Ia berharap Asnur Bahar dan diaspora Indonesia yang lain bisa menjadi pemicu semangat para UKM Indonesia sekaligus membuka peluang bagi produk-produk Indonesia lain untuk masuk ke AS. (*)

#Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Saksi mata memberi tahu media lokal bahwa mereka melihat seorang pria terlempar dari wahana tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Nidal Malik Hasan divonis bersalah karena telah membunuh 13 rekannya sesama tentara AS di sebuah pangkalan militer di Texas pada 2009.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Indonesia
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
"Mereka juga telah melakukan PHK terhadap 6.000 pekerja Amerika dan menggantinya dengan 6.300 pekerja pemegang visa H-1B," kata Vance.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
Dunia
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Gubernur New York Kathy Hochul resmi menetapkan status darurat bencana akibat ledakan wabah campak hingga 4 November 2026. Simak peringatan penting ini!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Dunia
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Rektor Cornell University menggambarkan dugaan yang disampaikan perempuan tersebut, yang diidentifikasi sebagai Jane Doe, sebagai hal yang ‘sangat meresahkan’.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Dunia
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Korban mengklaim ia dicekoki ketamin, dianiaya, dan diperkosa tujuh anggota fraternity Chi Phi.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Dunia
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah menyiapkan pengerahan tambahan pasukan dan pesawat militer ke Israel.
Yusuf Abdillah - Senin, 05 Oktober 2026
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
ShowBiz
Dari Brooklyn ke Fort Dix, Sean 'Diddy' Combs Tetap Jadi 'Raja' Meski Terjerat Kasus Prostitusi
Dugaan kepemilikan zat terlarang dan obat resep ilegal kembali mencoreng reputasi Sean 'Diddy' Combs di penjara.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Dari Brooklyn ke Fort Dix, Sean 'Diddy' Combs Tetap Jadi 'Raja' Meski Terjerat Kasus Prostitusi
Dunia
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Trump mengatakan sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan serangan udara dalam beberapa pekan mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Bagikan