9 WNI Dipukuli dan Disetrum Selama Ditahan Israel, Visum Dilakukan di Turkiye

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
9 WNI Dipukuli dan Disetrum Selama Ditahan Israel, Visum Dilakukan di Turkiye

Relawan dari berbagai elemen memajang plakat tulisan dan poster 9 WNI yang diculik Israel dalam aksi solidaritas di Jakarta, Kamis (21/5/2026). ANTARA FOTO/Fauzan/sgd.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sembilan WNI relawan Global Sumud Flotilla ternyata tak luput dari kekerasan fisik yang dilakukan personel Zionis Israel selama menjalani penahanan.

Kesembilan WNI itu telah serangkaian proses pemeriksaan lanjutan terlebih dahulu sebelum diterbang pulang ke tanah air, termasuk proses visum terhadap luka-luka yang dialami selama ditahan militer Israel.

Baca juga:

9 WNI Relawan Gaza Dibebaskan Israel, Kini Dalam Perjalanan Pulang ke Indonesia

Israel Bebaskan Relawan Flotilla Termasuk 9 WNI dari Penjara Ktziot

“Ada proses testimoni, visum, dan tes kesehatan oleh pihak Turkiye,” kata Duta Besar Indonesia untuk Turkiye, Achmad Rizal Purnama, dalam keterangannya, kepada media, dikutip Antara, Jumat (22/5).

Dipukuli, Ditendang, dan Disetrum

Konsul Jenderal RI di Istanbul Darianto Harsono mengungkapkan pelakuan tidak manusia yang dialami 9 WNI selama ditahan militer

Mereka mengaku dipukuli, ditendang, dan disetrum saat ditahan,

Konsul Jenderal RI di Istanbul Darianto Harsono.

Pemerintah Indonesia lewat Menteri Luar Negeri Sugiono telah menyatakan sikap mengecam keras terhadap tindakan personel Zionis yang melakukan tindakan kekerasan kepada para WNI yang mereka culik saat menyergap kapal mereka dalam konvoi pelayaran GSF 2.0 awal pekan ini.

Indonesia mengecam keras tindakan penyiksaan yang dilakukan oleh Israel terhadap WNI pada saat penahanan,

Menlu Sugiono.

Nama 9 Relawan WNI

Total terdapat sembilan WNI yang ditahan tentara Israel dalam operasi pencegatan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla. Berikut daftar WNI berdasarkan laporan GPCI:

  1. Herman Budianto Sudarsono (GPCI - Dompet Dhuafa) – Kapal Zapyro
  2. Ronggo Wirasanu (GPCI - Dompet Dhuafa) – Kapal Zapyro
  3. Andi Angga Prasadewa (GPCI - Rumah Zakat) – Kapal Josef
  4. Asad Aras Muhammad (GPCI - Spirit of Aqso) – Kapal Kasr-1
  5. Hendro Prasetyo (GPCI - SMART 171) – Kapal Kasr-1
  6. Bambang Noroyono (Republika) – Kapal BoraLize
  7. Thoudy Badai Rifan Billah (Republika) – Kapal Ozgurluk
  8. Andre Prasetyo Nugroho (Tempo) – Kapal Ozgurluk
  9. Rahendro Herubowo (Tim Media GPCI dan iNews) – Kapal Ozgurluk

(*)

#WNI #Israel #Kemenlu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia hanya Diwakili Dubes saat Penghormatan Ayatollah Khamenei, Menlu: Ada Berbagai Pertimbangan Teknis
Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengatakan Indonesia telah menerima undangan upacara penghormatan terakhir terhadap Khamenei.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Indonesia hanya Diwakili Dubes saat Penghormatan Ayatollah Khamenei, Menlu: Ada Berbagai Pertimbangan Teknis
Indonesia
Gelombang Panas Tewaskan Ribuan Orang, Nasib Keselamatan WNI di Eropa Jangan Sampai Luput
Gelombang panas ekstrem di Eropa menewaskan lebih dari 1.300 orang. DPR mendesak Kemenlu segera membuka posko siaga darurat untuk melindungi WNI di wilayah terdampak.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Gelombang Panas Tewaskan Ribuan Orang, Nasib Keselamatan WNI di Eropa Jangan Sampai Luput
Dunia
Israel Bakal Bikin UU Melarang Azan, Negara OKI Mengutuk
RUU tersebut menandai eskalasi berbahaya dalam serangkaian undang-undang, keputusan, dan kebijakan Israel yang menargetkan kehadiran Palestina dan identitas Arab dan Islam.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Israel Bakal Bikin UU Melarang Azan, Negara OKI Mengutuk
Indonesia
Gelombang Panas Eropa Tewaskan 1.300 Orang, DPR Desak Kemenlu Buka Hotline Darurat WNI
Korps diplomatik di Benua Biru tidak boleh bersikap pasif atau sekadar menunggu laporan jatuhnya korban dari kalangan WNI.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Gelombang Panas Eropa Tewaskan 1.300 Orang, DPR Desak Kemenlu Buka Hotline Darurat WNI
Indonesia
Tragis WNI Aceh dan Bayinya Dibunuh di Selangsor, Motifnya Diduga Utang-Piutang
WNI asal Aceh, Putri Hensy Aprilda (22), dan bayinya tewas dibunuh di Selangor, Malaysia. Kemlu RI menduga motif utang-piutang, KBRI Kuala Lumpur kawal proses hukum.
Wisnu Cipto - Rabu, 01 Juli 2026
Tragis WNI Aceh dan Bayinya Dibunuh di Selangsor, Motifnya Diduga Utang-Piutang
Dunia
2 WNI Hilang dalam Kecelakaan Kapal Nelayan di Lepas Pantai Busan
Kapal nelayan berbobot 79 ton tersebut tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal pengangkut LPG seberat 992 ton.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
  2 WNI Hilang dalam Kecelakaan Kapal Nelayan di Lepas Pantai Busan
Indonesia
Kapal LPG Tabrak Nelayan, 2 ABK WNI Hilang di Lepas Pantai Busan Korsel
Kapal nelayan asal Indonesia bertabrakan dengan kapal LPG di perairan Busan, Korea Selatan. Dua ABK WNI hilang, enam awak diselamatkan. Presiden Korsel perintahkan pencarian besar-besaran.
Wisnu Cipto - Kamis, 25 Juni 2026
Kapal LPG Tabrak Nelayan, 2 ABK WNI Hilang di Lepas Pantai Busan Korsel
Indonesia
Indonesia Terpilih Jadi Anggota Komite Antarpemerintah Warisan Budaya Takbenda UNESCO 2026–2030
Keberhasilan ini merupakan hasil diplomasi intensif oleh Delegasi Indonesia di Paris, Jakarta, dan berbagai perwakilan lain dengan dukungan sejumlah negara sahabat.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Indonesia Terpilih Jadi Anggota Komite Antarpemerintah Warisan Budaya Takbenda UNESCO 2026–2030
Indonesia
Israel Caplok Masjid Ibrahimi di Tepi Barat, Komisi I DPR Serukan Penolakan
Mendesak pemerintah Indonesia untuk mengambil sikap tegas dan menyuarakan penolakan terhadap keputusan Israel tersebut di berbagai forum internasional.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Israel Caplok Masjid Ibrahimi di Tepi Barat, Komisi I DPR Serukan Penolakan
Dunia
Italia Masukan Menteri Keamanan Israel Itamar Ben-Gvir ke Daftar Tersangka Penyiksaan dan Kejahatan Perang pada Aktivis Flotila
Flotila Sumud yang membawa bantuan kemanusiaan untuk Jalur Gaza berlayar dari Barcelona pada 15 April.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Juni 2026
Italia Masukan Menteri Keamanan Israel Itamar Ben-Gvir ke Daftar Tersangka Penyiksaan dan Kejahatan Perang pada Aktivis Flotila
Bagikan