MerahPutih.com - Inisiator aksi Gabungan Elemen Rakyat untuk Keadilan & Kebenaran (GERAK), Kivlan Zen dan pengacaranya, Eggi Sudjana siang ini dijadwalkan kembali menggeruduk Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Tujuannya untuk meminta agar dugaan kecurangan pemilu dibuka dan mendiskualifikasi Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Aksi massa Kivlan Zen Cs itu bakal berangkat dari Masjid Istiqal setelah Salat Jumat.
BACA JUGA: KPU Sarankan Kivlan Zen Cs Datang Jam 2 Pagi
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan membenarkan demo kali ini sudah ada izin pemberitahuan resmi ke Polda Metro Jaya.Telah disiapkan hampir 9.000 polisi untuk mengamankan aksi di kedua tempat tersebut.
"Pengamanan gabungan 8.942 personil di 2 titik KPU dan Bawaslu. Prinsipnya kita sudah siap karena memang ada STTP yang dikeluarkan dari PMJ," kata Harry dalam keterangannya, Jumat (10/6).
BACA JUGA: Kubu Jokowi Cibir Aksi 'People Power' Kivlan Zen Cs Geruduk KPU
Harry mengatakan pengamanan akan dilakukan di seluruh titik terutama obyek vital yang dikenal rawan. "Kalau di Istiqlal kan bercampur antara massa dan masyarakat salat jadi pengamanan rutin saja yang untuk pengamanan salat Jumat," tutur perwira polisi berpangkat melati tiga itu.
Sementara itu, Dandim 0501/ JP BS Letkol (Inf) Wahyu Yudhayana memastikan selalu mendukung Polri dalam mengamankan setiap unjuk rasa. "Kami imbau peserta aksi untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung," tutup dia, saat dikonfirmasi dalam kesempatan terpisah. (Knu)