7 Mitos dan Fakta Tentang Bunuh Diri, Pernah Dengar?

Rina GarminaRina Garmina - Selasa, 25 Juli 2017
7 Mitos dan Fakta Tentang Bunuh Diri, Pernah Dengar?

Setidaknya ada 7 mitos dan fakta tentang bunuh diri. (Foto: Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ADA beberapa mitos dan fakta tentang bunuh diri. Apa saja mitos dan fakta tersebut? Ini jawabannya.

1. Mitos : Masa remaja bebas dari masalah hidup.
Fakta : Masa remaja merupakan saat di mana hidup ibarat roller-coaster.

2. Mitos : Orang yang bicara tentang bunuh diri tidak akan pernah melakukannya.
Fakta : Ketika seseorang bicara tentang bunuh diri, ia mungkin memberi sinyal ucapannya itu tidak boleh diabaikan. Ini merupakan salah satu bentuk meminta bantuan.

3. Mitos : Bicara kepada seseorang mengungkapkan hasrat bunuh diri akan mendorongnya bunuh diri.
Fakta : Meminta seseorang mengungkapkan hasrat bunuh diri justru akan membuatnya merasa akhirnya ada juga orang lain yang dapat merasakan luka hatinya. Dan ini akan melenyapkan hasrat bunuh dirinya.

4. Mitos : Orang bunuh diri hanya untuk mencari perhatian.
Fakta : Bunuh diri merupakan indikator bahwa semua bantuan yang diberikan kepada pelaku diri telah gagal.

5. Mitos : Ada tipe orang tertentu yang berhasrat bunuh diri.
Fakta : Hasrat bunuh diri bisa muncul pada siapapun. Upaya bunuh diri di lingkungan keluarga dapat meningkatkan risiko bunuh diri di keluarga tersebut.

6. Mitos : Semua pelaku bunuh diri mengalami gangguan jiwa dan bunuh diri merupakan tindakan yang dilakukan orang sakit jiwa.
Fakta : Meski merasa amat tidak bahagia, orang yang bunuh diri tidak selamanya mengalami gangguan kejiwaan.

7. Mitos : Semua orang yang berhasrat bunuh diri ingin mengakhiri hidupnya dan tidak ada yang dapat dilakukan untuk mencegahnya.
Fakta : Banyak orang yang berhasrat bunuh diri mengalami dilema untuk menjawab pertanyaan "Saya ingin mati?" atau "Saya ingin hidup?"

Dari tujuh mitos dan fakta tersebut, Anda pernah dengar yang mana? (*)

Sumber: colostate.edu

Baca juga artikel mengenai kasus bunuh diri akibat gangguan kejiwaan pada artikel Dua Wanita Yang Bunuh Diri Di Apartemen Gateway Idap Gangguan Jiwa.

#Fakta #Fakta Unik #Mitos #Bunuh Diri
Bagikan
Ditulis Oleh

Rina Garmina

Cooking Mama :)

Berita Terkait

Indonesia
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Sistem pendidikan nasional kini seharusnya tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga memperhatikan kondisi psikologis dan ekonomi siswa.
Wisnu Cipto - 33 menit lalu
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Indonesia
Polda NTT Kirim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri di Ngada
Polda NTT menangani kasus bunuh diri siswa kelas IV SD di Kabupaten Ngada. Kapolda NTT mengirim tim konselor untuk mendampingi keluarga korban.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Polda NTT Kirim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri di Ngada
Indonesia
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Anggota Komisi VIII DPR RI menyoroti tragedi anak di NTT karena tak mampu membeli buku dan bolpoin. Ia meminta negara hadir memperkuat perlindungan sosial anak.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Indonesia
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Berdasarkan Data BPS, angka kemiskinan ekstrem di NTT masih tinggi, mencapai lebih dari 14 persen pada 2025, jauh di atas rata-rata nasional sekitar 9,4 persen.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Indonesia
Tali Nilon dan Surat Pendek, Kronologis Kisah Pilu Bocah SD Bunuh Diri Tak Bisa Beli Alat Sekolah di NTT
Korban YBR merupakan anak bungsu dari lima bersaudara. Sejak usia satu tahun diasuh neneknya karena sang ibu harus bekerja sebagai petani dan buruh serabutan.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Tali Nilon dan Surat Pendek, Kronologis Kisah Pilu Bocah SD Bunuh Diri Tak Bisa Beli Alat Sekolah di NTT
Indonesia
Bocah SD Tidak Bisa Beli Buku Bunuh Diri Alarm Hilangnya Tanggung Jawab Sosial
Kasus bunuh diri siswa SD berinisial YBS (10) di Kabupaten Ngada, NTT, yang diduga dipicu karena tidak mampu membeli buku dan alat tulis menjadi sorotan
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Bocah SD Tidak Bisa Beli Buku Bunuh Diri Alarm Hilangnya Tanggung Jawab Sosial
Indonesia
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Diduga tak Mampu Beli Buku, DPR Minta Kemendikdasmen Usut Tuntas
Siswa SD di NTT bunuh diri karena tidak mampu membeli buku. Anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief, mendesak Kemendikdasmen mengusut tuntas.
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Diduga tak Mampu Beli Buku, DPR Minta Kemendikdasmen Usut Tuntas
Dunia
Selamat Tahun Baru dari Kiribati, Atol Kecil yang Jadi Tempat Pertama Menyambut 2026
Pulau Kiribati menjadi lokasi pertama di dunia yang menyambut tahun baru pada pukul 17.00 WIB.
Dwi Astarini - Rabu, 31 Desember 2025
  Selamat Tahun Baru dari Kiribati, Atol Kecil yang Jadi Tempat Pertama Menyambut 2026
Indonesia
Analisa Psikologi Forensik: Diplomat Arya Bunuh Diri karena Burn Out
Tim Psikologi Forensik menemukan Arya mengalami burn out merujuk pada kondisi kelelahan fisik, emosional, dan mental yang disebabkan stres berkepanjangan.
Wisnu Cipto - Selasa, 29 Juli 2025
Analisa Psikologi Forensik: Diplomat Arya Bunuh Diri karena Burn Out
Indonesia
Tidak Ada Kandungan Racun-Narkoba-Alkohol di Tubuh Diplomat Arya, Cuma Paracetamol dan Chlorpheniramine
Puslabfor juga tidak menemukan kandungan alkohol hingga narkoba di jasad Diplomat Arya
Wisnu Cipto - Selasa, 29 Juli 2025
Tidak Ada Kandungan Racun-Narkoba-Alkohol di Tubuh Diplomat Arya, Cuma Paracetamol dan Chlorpheniramine
Bagikan