Kesehatan

7 Langkah Mudah Hilangkan Perut Kembung

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 19 Agustus 2020
7 Langkah Mudah Hilangkan Perut Kembung

Perut kembung bisa membuat tak nyaman. (foto: health magazine uk)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SIAPA pun bisa mengalami kembung. Proses pencernaan yang kurang lancar bisa jadi salah satu penyebabnya.

Ketika makanan yang masuk ke tubuh tidak bisa dicerna dengan baik, gas akan terbentuk di dalam perut. Kelebihan gas akan mengakibatkan perut menjadi kembung. Tidak terlalu sulit menyembuhkan perut kembung. Berikut trik mudah mengatasi kembung.

BACA JUGA:

Minikino Antar Film Pendek Indonesia ke Selandia Baru

1. Konsumsi Daun Mint

peppermint
Membantu mengeluarkan gas di perut. (foto: pixabay/congerdesign)


Daun mint bisa mengeluarkan gas di perut. Daun ini juga bisa mencegah kembung agar tidak menjalar menjadi kram pada perut. Kamu bisa menyeduh daun mint bersama secangkir teh hangat.

2. Minum Seduhan Jahe

jahe
Memberikan rasa lega. (foto: pixabay/congerdesign)


Bumbu dapur ini bisa memberikan rasa lega dan mengurangi kadar gas di perut. Jahe bisa kamu kunyah langsung atau diparut kemudian diseduh bersama air hangat atau teh hangat (jangan lupa disaring terlebih dahulu). Selain itu, jahe bisa juga dijus bersama sayuran hijau seperti bayam atau kale.

3. Membatasi Asupan Pemanis Buatan

sugar
Jauhi pemanis buatan. (foto: pixabay/ulleo)


Pemanis buatan memiliki kandungan zat yang tidak dapat dicerna dengan baik. Kalau kamu mudah kembung, sebaiknya hindari bahan satu ini. Kesulitan mencerna pemanis jenins ini bisa memicu peningkatan gas di perut sehingga terjadi kembung.

4. Kombinasi Makanan Yang Tepat

daging
Hindari konsumsi daging bersama makanan berpati. (foto: pixabay/free-photos)


Tiap jenis makanan punya durasi cerna yang berbeda dalam usus. Jika digabung, makanan yang lambat cerna akan mengalami proses cerna yang normal, sedangkan makanan yang cepat dicerna akan terfermentasi dan menciptakan gas. Coba hindari mengonsumsi makanan berprotein (daging dan kacang-kacangan) bersama makanan berpati (nasi dan kentang). Sebaliknya, sayuran cocok dikonsumsi bersama protein atau bisa juga sayuran bersama makanan berpati.

5. Memijat Perut Searah Jarum Jam

belly
Agar gas dalam perut tak menumpuk. (foto: pixabay/silviarita)


Pada saluran pencernaan terdapat gerakan peristaltik yang membentuk gerakan seperti gelombang. Sehingga makanan akan tersedot atau tertelan masuk ke usus dan akhirnya terbuang melalui anus. Untuk mempercepat proses tersebut, kamu bisa memberikan pijatan ringan di area bawah perut dengan gerakan searah jarum jam. Cara itu dilakukan agar gas dalam perut tidak menumpuk dan menyebabkan kembung pada perut.

6. Berlutut sejenak

jongkok
Akan mendukung proses pencernaan. (foto: pixabay/keifit)


Jika kamu tidak memiliki keluhan pada lutut dan pinggang, tidak ada salahnya untuk mencoba trik ini. Lakukan gerakan berlutut sejenak untuk meredakan gas yang berlebihan di perut. Menurut ilmu akupunktur Tionghoa kuno, tubuh manusia memiliki energi yang kuat dan mengalir di sepanjang tulang kering. Energi itu akan mendukung proses pencernaan makanan untuk dicerna dengan baik. Caranya, berlutut dengan posisi tulang kering kaki menyentuh tanah. Lakukan dalam waktu yang tidak terlalu lama.

7. Berjalan Kaki atau Yoga

yoga
Napas teratur merilekskan pencernaan. (foto: pixabay/free-photos)


Kalau memiliki waktu luang, kamu bisa meredakan kembung dengan berjalan kaki atau melakukan gerakan yoga. Saat napas teratur, sistem pencernaan akan rileks dan gas berlebihan akan menghilang.(*)

BACA JUGA:

Mikroplastik dan Nanoplastik Ada di Tubuh Manusia?

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Bagikan