55,3 Persen Kelompok Disabilitas di Indonesia Tidak Tahu Literasi Keuangan
Diskusi Semua Bisa #Financiallyfit: Disabilitas Menyala Tanpa Batas. (Foto: MerahPutih.com/Tika)
MerahPutih.com - Disabilitas di Indonesia menjadi kelompok marginal yang kurang mendapatkan pemahaman tentang literasi keuangan. Kondisi ini sangat miris sekali, pasalnya tak lepas dari kurangnya pemberdayaan disabilitas dan sistem edukasi keuangan yang inklusif.
Amir Wijaya Marketing and Lifestyle Business Division OCBC mengungkapkan, sebanyak 55,3 persen penyandang disabilitas di Indonesia yang tidak pernah mengetahui dan mempelajari isu tentang literasi keuangan.
Dengan temuan itu, maka pihaknya mencetuskan iniasif dengan membuat gerakan Financially Fits secara khusus fokus pada pemberdayaan disabilitas dalam bidang edukasi literasi keuangan.
Baca juga:
Zapfinance Bantu Guru Indonesia Tingkatkan Literasi Keuangan
“Dan itu yang membuat kita artinya, platform ini kalau bisa kita sebarkan ke mana pun termasuk ke teman disabilitas harusnya punya dampak yang luar biasa,” kata Amir dalam diskusi Semua Bisa #Financiallyfit: Disabilitas Menyala Tanpa Batas, di Sunyi Kafe, Jakarta Selatan, Kamis (20/6).
Lebih lanjut, Amir mengatakan terkait finansial ini tidak pernah memandang apakah seseorang itu penyandang disabilitas atau non disabilitas. Hanya saja persoalannya menurut dia apakah menciptakan literasi finansial itu sudah inklusif atau tidak.
Baca juga:
Ketua DPR: Perkuat Literasi Keuangan Digital
Ia juga mengatakan bahwa persoalan finansial ini bagaimana kemampuannya, pengetahuan dan skill dari tiap orang. Makanya menurutnya disabilitas perlu diberdayakan.
“Dan ini menunjukan bahwa ini siapapun bisa, skill, mindset, knowledge artinya siapapun bisa menjangkau itu,” ujarnya.
Baca juga:
Milenial, Yuk Wujudkan Komitmen Literasi Finansial Indonesia
Amir selaku penggiat jasa perbankan mengingatkan bahwa program seperti Financially Fit ini bukan sekadar inisiatif CSR perusahaan OCBC kepada masyarakat. Namun juga sebagai gerakan yang mengajak pentingnya mengetahui literasi finansial.
“Ini adalah komitmen yang kita tujukan bahwa kami ingin semua orang mau belajar lagi tentang finansial. bagaimana caranya membagikan inspirasi,” katanya. (tka)
Bagikan
Tika Ayu
Berita Terkait
Dukung Akses Pendidikan Inklusif, Pemprov DKI Tambah Bus Sekolah Ramah Disabilitas
Ramalan Zodiak 22 Januari 2026: Masalah Asmara dan Uang yang Tak Terduga
Pramono Sebut Pembayar QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus 5 Miliar Transaksi
Menopang Ekonomi Nasional 2026, Waktunya Mengubah Tantangan Jadi Peluang
Ramalan Zodiak, 20 Januari 2026: Asmara Tersendat, Karier Perlu Fokus
Ramalan Zodiak Hari Ini 18 Januari 2026: Ada Masalah Keuangan dan Asmara?
Ramalan Zodiak, 17 Januari 2026: Keuangan dan Asmara Ada Masalah, Ini Saran Terbaik
Scam dan Fraud Marak, DPR Desak OJK Perkuat Sistem Pengawasan
Ramalan Zodiak, 16 Januari 2026: Masalah Cinta dan Keuangan Terungkap!
Transjakarta Minta Maaf atas Insiden Tunanetra Jatuh ke Selokan, Janji Bertanggung Jawab