Parenting

5 Tips Membantu Bayi Mengembangkan Keterampilan Bahasa

P Suryo RP Suryo R - Jumat, 20 Maret 2020
5 Tips Membantu Bayi Mengembangkan Keterampilan Bahasa

Bayi sudah belajar bahasa jauh sebelum kata pertama mereka..(Foto: Pixabay/Jakob Owens)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

OTAK bayi bekerja sangat keras untuk belajar bahasa jauh sebelum kata pertama mereka. Dr Leher Singh dari Universitas Nasional Singapura memberikan beberapa saran atas penelitiannya.

Ini dimaksudkan untuk membantu bayi kamu mengembangkan bahasa, melansir laman Honeykidsasia


Baca Juga:

Apakah Aman Penggunaan Hand Sanitizer Pada Bayi? Simak Penjelasannya


1. Mendengar kata

anak
Keytrampilan berbahasa sudah diajarkan sejak bayi. (Foto: Pexels/Lina Kivika)

Anak-anak yang mendengar lebih banyak bahasa ketika masih bayi selanjutnya akan memiliki keterampilan bahasa yang jauh lebih baik saat mereka berada di sekolah dasar. Disarankan untuk mulai mengajak berbicara dengan buah hatimu. Kamu juga bisa mendorong pengasuh lain untuk melakukan hal yang sama. Berbicara banyak kepada si kecil adalah bentuk penting 'nutrisi linguistik' dan akan memupuk pertumbuhan bahasa.

2. Kualitas

anak
Anak-anak akan lebih siap ketika masuk dalam tahapan pendidikan selanjutnya. (Foto: Pixabay/i410hlr)

Ketika kita berada di sekitar bayi, kita cenderung menggunakan gaya bicara yang merdu dan merdu, yang sering disebut 'baby talks' atau 'infant-directed speech’. Penelitian mendukung penggunaan baby talk, yang dapat membantu pertumbuhan bahasa. Para peneliti telah menggunakan alat pelacak kata, menemukan bahwa bayi yang tidak cukup mendengar 'baby talk' menunjukkan pertumbuhan bahasa yang lebih lambat. Nantinya anak-anak kurang siap saat masuk TK. Jangan berbicara dicadel-cadelkan akan mempengaruhi kemampuan si bayi pula.

3. Mulai dari awal

anak
Anak sudah mengenali suara ibunya sejak dalam kandungan. (Foto: Pexels/Daria Shevtsova)

Tak lama setelah lahir, bayi dapat membedakan bahasa mereka sendiri dengan bahasa lain. Termasuk membedakan suara ibu mereka dengan suara orang lain. Semua ini dikarenakan mereka telah 'menguping' pada ibunya selama kehamilan. Mereka sudah ‘bertemu’ ibunya sebelum bertemu langsung dan bayi siap untuk belajar dari ibunya. Jadi jangan tunggu sampai anak mengucapkan kata pertamanya untuk memulai percakapan. Bayi sudah siap belajar dari awal. Yang dibutuhkan adalah ibunya.


Baca Juga:

Semua Orang Sukses dan Bahagia Miliki Orang Tua Seperti Ini


4. Pengembangan kemampuan

anak
Belajar bahasa terbaik melalui interaksi sosial sehari-hari. (Foto: Pixabay/ParentiPacek)

Beberapa jenis kata membantu anak-anak mengembangkan bahasa, beberapa tidak. Ucapan yang ditujukan kepada bayi benar-benar meningkatkan perkembangan bahasa. Jadi ketika kamu mengunjungi fasilitas penitipan anak atau mewawancarai pengasuh, periksalah dengan baik apakah pengasuh ini aktif berbicara kepada anak atau tidak. Penelitian menunjukkan bahwa percakapan tidak sengaja, dari TV atau sumber suara lainnya tidak membantu. Anak-anak belajar bahasa paling baik melalui interaksi sosial sehari-hari.

5. Membaca buku

anak
Buku memperkenalkan mereka pada serangkaian kata baru. (Foto: Pixabay/Stephen Andrews)

Bayi yang orang tuanya lebih banyak membaca buku bersama akan memiliki kosa kata yang lebih banyak. Tetapi, ini bukan tentang membuat anak membaca secara mandiri sedini mungkin. Namun ini tentang mendengarkan cerita dan mendengar kata-kata dan kalimat baru dalam konteks yang menarik. Jadi ketika membaca, alih-alih mengajarkan abjad, cobalah untuk fokus pada kegembiraan. Buku sering membawa anak-anak kita ke dunia lain, memperkenalkan mereka pada serangkaian kata dan kosa kata yang sama sekali baru. (lgi)


Baca Juga:

Kegiatan Kebugaran dan Olahraga yang Cocok untuk Si Kecil

#Anak #Bayi #Bahasa Ibu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama. Jangan pernah menjadikan anak sebagai alat untuk memperoleh keuntungan ekonomi
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Indonesia
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
KPAI menyoroti dugaan keterlibatan anak dalam promosi vape di YouTube dan meminta aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Lifestyle
Festival Pahlawan Anak 2026 Digelar di Jakarta, Angkat Isu Kekerasan hingga Stunting
Save the Children menggelar Festival Anak Pahlawan pada 13-16 Agustus 2026. Acara ini mengajak masyarakat mewujudkan lingkungan aman.
Soffi Amira - Jumat, 17 Juli 2026
Festival Pahlawan Anak 2026 Digelar di Jakarta, Angkat Isu Kekerasan hingga Stunting
Indonesia
Ancol Gratiskan Tiket Unit Rekreasi Saat Hari Anak, Tapi Ada Kuota
Pemberian tiket gratis hanhya bagi anak-anak untuk menikmati pengalaman rekreasi wisata edukatif dan hiburan dalam memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Ancol Gratiskan Tiket Unit Rekreasi Saat Hari Anak, Tapi Ada Kuota
Fun
Unik! Bayi Asal Wonosobo Diberi Nama Muhammad MBG Subianto, Begini Kisahnya
Bayi bernama Muhammad MBG Subianto viral di media sosial. Namanya dinilai unik dan akrab di telinga masyarakat.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Unik! Bayi Asal Wonosobo Diberi Nama Muhammad MBG Subianto, Begini Kisahnya
Indonesia
Tragis, Pasangan Muda Tega Buang Bayi 4 Hari di Toilet KA Sancaka
Polresta Surakarta amankan pasangan penumpang KRL yang membuang bayi hasil hubungan gelap di toilet KA Sancaka. Pelaku dijerat pasal KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Tragis, Pasangan Muda Tega Buang Bayi 4 Hari di Toilet KA Sancaka
Indonesia
Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka Diberi Nama Bayu Nawasena Bhayangkara.
Proses penyelidikan masih terus berlangsung. Pihaknya memastikan hak bayi ini dapat terpenuhi, baik dari sisi kesehatan maupun perlindungan hukumnya
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka Diberi Nama Bayu Nawasena Bhayangkara.
Indonesia
Tega! Bayi Ditinggalkan di Toilet Gerbong 3 Eksekutif KA Sancaka, Polisi Telusuri CCTV
Satreskrim Polresta Surakarta turun tangan mendalami kasus temuan bayi tersebut dengan menelusuri rekaman CCTV di dalam kereta api dan stasiun.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
Tega! Bayi Ditinggalkan di Toilet Gerbong 3 Eksekutif KA Sancaka, Polisi Telusuri CCTV
Indonesia
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Pentingnya teknologi Age Assurance bagi PSE sesuai PP Tunas. Teknologi ini menutup celah verifikasi usia manual dan didukung program literasi digital untuk orang tua.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Bagikan