5 Program Bantuan Buat SMK Yang Mencapai Ratusan Miliar

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 03 Februari 2024
5 Program Bantuan Buat SMK Yang Mencapai Ratusan Miliar

Siswa SMKN 3 Teknologi dan Rekayasa Kota Jayapura. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah tengah melakukan revitalisasi pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi untuk mewujudkan sumber daya manusia (SDM) vokasi yang kompeten, dibutuhkan di dunia pasar kerja, serta mampu berwirausaha.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyiapkan lima program bantuan untuk jenjang SMK pada tahun ini, yang masuk dalam bidang Penjaminan Mutu Implementasi Kurikulum Merdeka dan Penilaian.

Baca Juga:

Istri Ganjar Perkenalkan SMK Boarding School Solusi Atasi Mahalnya Biaya Sekolah

Direktur SMK Kemendikbudristek, Wardani Sugiyanto mengatakan, ada lima program utama bantuan pemerintah pada bidang Penjaminan Mutu Implementasi Kurikulum Merdeka dan Penilaian untuk mewujudkan transformasi pendidikan SMK di Indonesia ke arah lebih baik.

Kelima bantuan itu adalah Sertifikasi Kompetensi Siswa SMK, Bantuan Pembelajaran SMK Berbasis Industri, Bantuan SMK yang Mengembangkan Pengajaran Berbasis Pabrik Reguler, Bantuan SMK yang Mengembangkan Pengajaran Berbasis Pabrik dalam Rangka Pengimbasan serta Bantuan SMK yang Mengembangkan Proyek Kreatif dan Kewirausahaan.

Secara detil, bantuan sertifikasi yang diberikan kepada 85 ribu siswa dengan total anggaran Rp 42,5 miliar dibentuk dalam rangka penjaminan lulusan SMK agar diakui oleh dunia kerja, baik di dalam maupun di luar negeri.

Untuk pendaftaran program bantuan sertifikasi itu dibuka pada 31 Januari sampai 9 Maret 2024. Selanjutnya, Bantuan Pembelajaran SMK Berbasis Industri diberikan dalam rangka menyediakan model pembelajaran yang dirancang bersama dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (Dudika) untuk pemenuhan kompetensi khusus lulusan SMK.

Sasaran bantuan yang memiliki anggaran Rp 2,5 miliar ini diberikan kepada 25 SMK dengan pendaftaran dimulai pada 31 Januari sampai 4 Mei 2024. Di mana, bantuan SMK yang Mengembangkan Pengajaran Berbasis Pabrik Reguler diberikan dalam rangka mengembangkan pengajaran berbasis teaching factory (Tefa), sehingga menghasilkan perangkat ajar berbasis pabrik, terselenggaranya model pembelajaran project based learning (PBL), dan menghasilkan barang/jasa yang diserap dunia kerja.

Sasaran program yang pendaftarannya dibuka sejak 31 Januari sampai 6 Maret 2024 itu menyasar 25 SMK dengan total anggaran Rp 7,5 miliar.

Berbeda dengan program sebelumnya, Program Bantuan SMK yang Mengembangkan Pengajaran Berbasis Pabrik dalam Rangka Pengimbasan ditujukan untuk SMK pelaksana program SMK PK atau SMK yang telah melaksanakan pengembangan pengajaran berbasis Tefa.

Kriteria SMK yang dimaksud ialah SMK yang berproduksi aktif serta memiliki omzet yang cukup stabil dan ingin meningkatkan layanan pengajaran berbasis pabrik. Total anggaran untuk program tersebut sebesar Rp 265 miliar bagi 265 SMK dengan pendaftaran dimulai dari 31 Januari sampai 27 April 2024.

Kemudian, Program Bantuan SMK yang Mengembangkan Proyek Kreatif dan Kewirausahaan ditujukan dalam rangka menumbuhkan karakter kewirausahaan siswa SMK, Di mana, pendaftaran untuk program ini dimulai sejak 31 Januari sampai 19 April 2024,” ujarnya.

"Hasil dari program yang akan menyasar 240 SMK dengan anggaran Rp 12 miliar ini diharapkan dapat mendukung kreativitas siswa dalam mengembangkan projek yang bernilai jual," ujarnya. (*)

Baca Juga:

Launching SMK Gratis untuk Keluarga Miskin, Ganjar: Sistematis untuk Hapus Kemiskinan

#Pendidikan Alternatif #Siswa SMK
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Desak RUU Sisdiknas Masukkan Nutrisi Mental dan Spiritual Siswa
Ia mengkritik kebijakan pemerintah yang saat ini terlalu fokus pada program Makan Bergizi Gratis (MBG), namun tampak abai terhadap asupan batiniah anak didik yang jauh lebih krusial untuk mencegah tindakan fatal
Angga Yudha Pratama - Kamis, 09 April 2026
DPR Desak RUU Sisdiknas Masukkan Nutrisi Mental dan Spiritual Siswa
Indonesia
10 Ribu Lulusan SMA dan SMK Mulai Pelatihan Vokasi Nasional, Targetkan 70 Ribu Peserta
Pelatihan vokasi merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mempercepat penyerapan tenaga kerja.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 April 2026
10 Ribu Lulusan SMA dan SMK Mulai Pelatihan Vokasi Nasional, Targetkan 70 Ribu Peserta
Indonesia
Pengangguran Lulusan SMK Makin Banyak, Kadin Ingin Diikutkan Program Magang Nasional
Dari 7,35 juta orang pengangguran per November 2025, lulusan SMK menyumbang tingkat pengangguran terbanyak sebanyak 8,45 persen
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 10 Februari 2026
Pengangguran Lulusan SMK Makin Banyak, Kadin Ingin Diikutkan Program Magang Nasional
Indonesia
Program Penyaluran SMK ke Luar Negeri, Pemerintah Fokuskan Pelatihan Bahasa dan Kompetensi
Menko PM Muhaimin Iskandar menargetkan 500.000 lulusan SMK bekerja di luar negeri akhir 2025 dengan anggaran Rp 2,6 miliar. Sebelumnya, 232.000 pekerja migran telah disalurkan oleh P2MI.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 November 2025
Program Penyaluran SMK ke Luar Negeri, Pemerintah Fokuskan Pelatihan Bahasa dan Kompetensi
Indonesia
PNM Ajak 1.740 Siswa SMK Berani Berwirausaha Lewat Pekan Nasional Mengajar
PNM memberdayakan 270 insan terbaiknya untuk turun langsung ke ruang-ruang kelas dan membagikan pengalaman nyata dari lapangan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Mei 2025
PNM Ajak 1.740 Siswa SMK Berani Berwirausaha Lewat Pekan Nasional Mengajar
Indonesia
Jabar Terapkan Pendidikan Militer bagi Siswa Bermasalah Mulai Mei 2025, TNI Siapkan 40 Barak!
Sekitar 30 hingga 40 barak khusus telah disiapkan oleh TNI untuk menampung siswa-siswa yang akan mengikuti program ini
Angga Yudha Pratama - Senin, 28 April 2025
Jabar Terapkan Pendidikan Militer bagi Siswa Bermasalah Mulai Mei 2025, TNI Siapkan 40 Barak!
Indonesia
Jakarta Menuju Kota Global, Pemprov DKI Kirim 150 Siswa SMK ke Kuala Lumpur
Pemprov DKI Jakarta akan mengirim 150 siswa SMK untuk mengenyam pendidikan ke Kuala Lumpur.
Soffi Amira - Selasa, 22 April 2025
Jakarta Menuju Kota Global, Pemprov DKI Kirim 150 Siswa SMK ke Kuala Lumpur
Indonesia
Tes Kemampuan Akademik Kelas 12 SMA, SMK, dan MA Digelar Bulan November 2025, Ini Mata Pelajaran Yang Diujikan
Nilai hasil TKA nantinya akan berpengaruh terhadap kelulusan mereka untuk masuk ke jenjang pendidikan berikutnya, yakni perguruan tinggi bagi mereka yang duduk di kelas 12.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Maret 2025
 Tes Kemampuan Akademik Kelas 12 SMA, SMK, dan MA Digelar Bulan November 2025, Ini Mata Pelajaran Yang Diujikan
Berita Foto
Serunya Laga Turnamen Esports.id Goes to School SMK Letris 2 Tangsel
Aksi Siswa SMK Letris 2 Tangsel saat bertanding dalam laga Mini Turnamen Esports.id Goes to School SMK Letris 2 Tangsel di Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (20/2/2025).
Didik Setiawan - Kamis, 20 Februari 2025
Serunya Laga Turnamen Esports.id Goes to School SMK Letris 2 Tangsel
Indonesia
Menteri Ekraf Latih Siswa SMK Jadi Juru Masak Program Makan Bergizi Gratis
Program makan bergizi gratis sendiri akan dimulai di 3.000 titik secara nasional.
Wisnu Cipto - Kamis, 19 Desember 2024
Menteri Ekraf Latih Siswa SMK Jadi Juru Masak Program Makan Bergizi Gratis
Bagikan