Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

5 Orang Telah Mendaftar ke PDIP Jadi Cawalkot dan Cawawali di Pilkada Solo

Frengky AruanFrengky Aruan - Selasa, 16 April 2024
5 Orang Telah Mendaftar ke PDIP Jadi Cawalkot dan Cawawali di Pilkada Solo

Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo menerima pendaftaran calon di Pilkada Solo, Senin (15/4). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - DPC PDIP Solo mencatat sedikitnya lima orang telah mendaftar penjaringan calon wali kota (cawalkot) dan calon wakil (cawawali) pada Pilkada Solo 2024 dari PDIP, menggantikan Gibran Rakabuming Raka sebagai wali kota Solo.

Dua orang yang mendaftarkan diri sebagai cawalkot Solo, yakni Ginda Ferachtriawan (kader PDIP) dan Kusumo Putro (advokat). Sementara itu, tiga orang mendaftar sebagai cawawali adalah Rudi Indarto S (pengusaha), Wawanto (kader PDIP), dan Widadi (pengusaha).

Baca juga:

Bertemu di Jakarta saat Idulfitri, FX Rudy Beberkan Pesan Megawati

“Sudah ada lima orang yang mendaftar. Kami berencana mengajukan usulan kepada jajaran DPP PDIP agar bisa mengadakan uji publik sebagai bagian dari proses penjaringan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Solo,” kata Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, Senin (15/4).

Dia mengatakan tujuan dilakukan uji publik agar dapat melihat kompetensi dari bakal calon yang akan maju di ajang Pilkada Solo.

“Jadi para calon diuji lewat orasi politiknya. Dengan orasi politik itu dilakukan untuk melihat apa saja visi-misinya terhadap kemajuan, masa depan masyarakat Solo, dan kelangsungan ideologi PDIP,” papar dia.

Dia juga berharap mendapatkan izin DPP melakulan polling internal nama-nama yang mendaftar nanti.

“Jadi orasi politik itu merupakan salah satu penyaring dalam proses penjaringan bakal calon wali kota atau wakil wali kota yang diadakan PDIP,” katanya.

Dia mengatakan rekomendasi terhadap bakal calon yang akan maju ke ajang Pilkada nanti merupakan hak prerogatif Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. DPC PDIP Solo hanya sebatas melakukan penjaringan calon.

Baca juga:

Pemkot Solo Pastikan tak Ada ASN WFH setelah Lebaran

Ketua Tim Penjaringan DPC PDIP Solo, Paulus Haryoto mengatakan sudah ada lima orang calon mendaftar, lainnya masih sebatas bertanya atau konsultasi ke DPC PDIP Solo.

Dia menambahkan bahwa pihak yang bertanya soal pendaftaran itu adalah Wakil Wali Kota Solo sekaligus Sekretaris DPC PDIP Solo. Kemudian ada anak dari politikus senior PDIP Aria Bima, RA Ignasia Sukma Putri Maharani. (Ismail/Jawa Tengah)

#PDIP #Wali Kota Solo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Frengky Aruan

Jurnalis dan editor senior yang berkarier di media nasional sejak 2011. Mengawali karier sebagai reporter di BolaNews (Kompas Gramedia Group), kemudian menjadi editor di Sport Satu, sebelum bergabung sebagai Editor Senior di MerahPutih.com dan BolaSkor.com. Berpengalaman meliput perkembangan sepak bola nasional sejak era dualisme PSSI, dengan fokus pada jurnalisme investigasi, wawancara mendalam, analisis taktis dan statistik olahraga, penyuntingan berita, serta jurnalisme cek fakta untuk berbagai isu yang menjadi perhatian publik.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Gagasan Public Pulse 28 sejatinya telah dirintis sejak 2024 sebagai ruang dialektika berkala.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Indonesia
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
PDIP akan selalu mendukung keadilan bagi rakyat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
Indonesia
Di Harlah PKB Prabowo Sebut PDIP ; Hatinya Sebetulnya Sama Dengan Kita
Seluruh partai politik dan elemen bangsa pada dasarnya memiliki cita-cita yang sama untuk mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 24 Juli 2026
 Di Harlah PKB Prabowo Sebut PDIP ; Hatinya Sebetulnya Sama Dengan Kita
Indonesia
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Dalam merefleksikan jalannya sejarah masa lalu, PDIP berkomitmen mendorong agar iklim perpolitikan Tanah Air menjunjung tinggi nilai peradaban.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Indonesia
30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ajak Publik Berani Bersuara
Menyebut sejarah mungkin tidak pernah berulang secara persis, tapi polanya sering kali memiliki irama yang senada (rhyme).
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ajak Publik Berani Bersuara
Bagikan