5 Kejahatan Siber yang Harus Kamu Tahu

Muchammad YaniMuchammad Yani - Kamis, 05 Desember 2019
5 Kejahatan Siber yang Harus Kamu Tahu

Kejahatan siber (Foto: Pixabay/mohamed_hassan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DI era perkembangan teknologi yang semakin pesat, keamanan tidak lagi dalam bentuk fisik, kita juga membutuhkan keamanan siber. Kenapa? Karena kejahatan dunia maya meningkat pada tingkat mengkhawatirkan. Banyak para penjahat siber mengincar orang-orang terutama perempuan yang minim pengetahuan teknologi alais gaptek.

File-file pribadi kamu seperti foto, video, dan audio apa pun dapat menyebar di internet layaknya api. Ketika hal itu terjadi seseorang tidak selalu dapat menghapus apa yang ada di internet. Nah, dilansir dari Boldsky, berikut ini beberapa jenis kejahatan siber yang perlu diketahui, terutama bagi para perempuan.

Baca juga:

Baru Putus? Aplikasi Traveling Ini Bisa Bikin Kamu Cepat Move On

1. Penyalahgunaan nomor telepon

Menyalahgunakan nomor telepon (Foto: Boldsky)
Menyalahgunakan nomor telepon (Foto: Boldsky)

Salah satu tempat paling umum di mana nomor kamu dapat disalahgunakan adalah toko isi ulang pulsa. Saat kamu memberikan nomor untuk diisikan pulsa, si penjual atau orang lain yang hadir di toko itu bisa menyalahgunakannya. Orang tersebut mungkin akan menelpon atau mengiri pesan kepadamu.

2. Penipuan hadiah

Penipuan hadiah (Foto: Boldsky)
Penipuan hadiah (Foto: Boldsky)

Pernahkan kamu mendapat pesan yang berisi "Selamat Anda mendapatkan hadiah 75 juta" atau "Nomor ponsel Anda berhasil memenangkan hadiah"? Biasa pesan-pesan tersebut akan mengarahkan ke salah satu website yang seakan kamu benar-benar menang. Kamu pun diminta untuk menelpon nomor telepon yang tertera. Dari sinilah mereka beraksi.

Baca juga:

Chipset Snapdragon 865, Lebih Mutakhir dengan Dukungan Koneksi 5G

3. Memalsukan suara

Memalsukan suara (Foto: Boldsky)
Memalsukan suara (Foto: Boldsky)

Biasanya penipu menelepon dengan berpura-pura menjadi putranya. Biasanya ia mengaku sedang ditangkap polisi atau di rumah sakit. Ketika sang ibu panik ia kemudian meminta dikirimkan sejumlah uang. Mereka juga sering mengaku sebagai kerabat atau teman dekatmu. Oleh karena itu lebih baik melakukan cross check sebelum mengirim uang kepada orang lain.

4. Cyber stalking

Cyber Stalking (Foto: Boldsky)
Cyber Stalking (Foto: Boldsky)

Beberapa dari kamu mungkin mengunggah banyak foto dan menyertakan lokasi tempat kamu berada. Ada juga yang memasukan data-data pribadi seperti hobi, alamat email, dan lain sebagainya di media sosial. Itu memang sah-sah saja, tapi tahukah kamu bahwa hal tersebut dapat menjadi bumerang bagi kamu? Bisa saja para penjahat cyber menyalahgunakan informasi yang kamu bagikan.

5. Peretasan akun media sosial

Peretasan akun (Foto: Boldsky)
Peretasan akun (Foto: Boldsky)

Peretasan akun media sosial adalah salah satu kejahatan dunia maya yang paling umum saat ini. Si penjahat sengaja masuk ke akun media sosialmu dan menyalahgunakannya. Ia dapat mengaku diri kamu dan berkomunikasi dengan orang-orang yang berteman di akunmu. Karena itu, pastikan untuk keluar dari platform media sosialmu jika menggunakan laptop atau komputer publik seperti di kantor dan warnet. Hal yang sama juga berlaku jika menggunakan perangkat seseorang.

Baca juga:

5 Fakta Sony PlayStation One, Konsol Pilihan Gamer 90-an

#Cyber Crime #Internet
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Indonesia
Begini Data Terkini Pengguna Internet di Indonesia Tahun 2026, Masih Ada Jutaan Orang Tidak Dapatkan Akses
Masyarakat yang bekerja memiliki kontribusi penggunaan internet terbesar dengan penetrasi mencapai 84,9 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
Begini Data Terkini Pengguna Internet di Indonesia Tahun 2026, Masih Ada Jutaan Orang Tidak Dapatkan Akses
Indonesia
Pembatasan Akun Anak Berlaku: X & Bigo Live Paling Patuh, Grup Meta Masih 'Bandel'
Untuk penerapan awalnya berlaku kepada delapan platform digital yaitu YouTube, TikTok, Facebook, Threads, Instagram, X, Bigo Live, dan Roblox.
Wisnu Cipto - Sabtu, 28 Maret 2026
Pembatasan Akun Anak Berlaku: X & Bigo Live Paling Patuh, Grup Meta Masih 'Bandel'
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Layanan Internet Digratiskan Selama Bulan Ramadan
Informasi yang menyebut adanya program internet gratis selama Ramdaan 1477 H tengah viral di media sosial.
Frengky Aruan - Selasa, 03 Maret 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Layanan Internet Digratiskan Selama Bulan Ramadan
Berita Foto
Indosat Hadirkan Program #LebihBaikIndosat Sambut Idul Fitri 1447 H
SVP-Head of Corporate Communications Ovidia Nomia, SVP-Head of Network Operations Raden Tofan saat meluncurkan #LebihBaikIndosat di Jakarta (20/2/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 20 Februari 2026
Indosat Hadirkan Program #LebihBaikIndosat Sambut Idul Fitri 1447 H
Indonesia
Kabar Gembira, Bakal Ada Layanan Internet Murah Bagi 10,8 Juta Rumah Tangga
Kemkomdigi terus mengupayakan agar layanan akses internet murah dengan kecepatan lebih dari 100 Mbps tersedia di daerah pelosok yang sudah terjangkau jaringan fixed broadband.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
Kabar Gembira, Bakal Ada Layanan Internet Murah Bagi 10,8 Juta Rumah Tangga
Indonesia
DPRD DKI Desak Penyaringan Konten Kekerasan, Minta Pemprov Gandeng Komdigi untuk Hindari Overblocking
DPRD DKI mendorong Pemprov menggandeng Komdigi untuk merumuskan aturan penyaringan konten kekerasan, tanpa membatasi akses internet bagi pelajar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 November 2025
DPRD DKI Desak Penyaringan Konten Kekerasan, Minta Pemprov Gandeng Komdigi untuk Hindari Overblocking
Indonesia
Cloudflare Alami Gangguan Global, Ribuan Situs dan Layanan Internet Terdampak
Cloudflare mengalami gangguan global pada 18/11, menyebabkan ribuan situs dan layanan digital seperti X, Canva, dan ChatGPT tidak dapat diakses.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 18 November 2025
Cloudflare Alami Gangguan Global, Ribuan Situs dan Layanan Internet Terdampak
Indonesia
Penjelasan Operator Sisa Kuota Internet Hangus Saat Beli Paket Anyar
Saat jaringan seluler masih menggunakan teknologi 2G, skema yang digunakan operator adalah biaya internet dihitung berdasarkan kuota yang terpakai atau konsep pay as you use (PAYU).
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 Juli 2025
Penjelasan Operator Sisa Kuota Internet Hangus Saat Beli Paket Anyar
Dunia
YouTube dan Regulator Australia Berpolemik tentang Larangan Anak Di Bawah 16 Tahun Akses Media Sosial, Saling Adu Data
Regulator internet Australia dan YouTube berselisih soal rencana larangan anak di bawah 16 tahun mengakses media sosial. Siapa sebenarnya yang melindungi anak-anak?
Hendaru Tri Hanggoro - Selasa, 24 Juni 2025
YouTube dan Regulator Australia Berpolemik tentang Larangan Anak Di Bawah 16 Tahun Akses Media Sosial, Saling Adu Data
Indonesia
Komisi VI DPR Bakal Panggil Telkom Group dan Telkomsel Buntut Kuota Internet Hangus
Komisi VI DPR akan memanggil Telkom Group dan Telkomsel. Hal itu buntut dari kebijakan kuota internet yang hangus setelah masanya berakhir.
Soffi Amira - Rabu, 11 Juni 2025
Komisi VI DPR Bakal Panggil Telkom Group dan Telkomsel Buntut Kuota Internet Hangus
Bagikan