5 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Penerbangan di Asia

Fadhli Fadhli - Selasa, 30 Desember 2014
5 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Penerbangan di Asia

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional - Pesawat AirAsia dengan 162 orang penumpang di dalamnya meledak saat terbang dari Surabaya ke Singapura. merupakan hal yang ironis mengingat Asia Tenggara memiliki pertumbuhan ekonomi yang baik, jadi seharusnya juga memiliki maskapai penerbangan yang memiliki kualitas bagus.

Berikut adalah lima hal yang perlu diketahui tentang penerbangan di Asia, di mana permintaan pelanggan dapat menciptakan tantangan keamanan yang menakutkan:

1. Kemajuan ekonomi asia tenggara
Perekonomian negara-negara di Asia Tenggara terus berkembang, semakin banyak orang yang memiliki kemajuan finansial dan banyak dari mereka memiliki nafsu yang besar untuk bepergian. Seluruh maskapai penerbangan kini berjuang untuk memastikan bahwa standar pelatihan dan keselamatan mereka harus dapat mengimbangi permintaan pelanggan.

2. Banyaknya pesawat di Asia
Saat ini di Asia Tenggara saja sudah ada 1.600 pesawat yang beroperasi, begitu menurut Brendan sobie, seorang analis penerbangan di Sydney. Dia bilang itu adalah satu-satunya wilayah di dunia dengan tingkat pemesanan pesawat yang banyak. Hal ini merupakan indikasi bahwa pertumbuhan ekonomi Asia Tenggara yang cepat dan akan terus berlanjut.

3. Padatnya lalu lintas udara di Asia
Kawasan Asia-Pasifik menyumbang 31 persen dari aktifitas lalu lintas penumpang udara secara global, begitu lah menurut Asosiasi Transportasi Udara Internasional. Dalam dua dekade, angka itu diperkirakan akan melompat ke 42 persen. Asia diperkirakan akan menambah 1,8 miliar penumpang per tahun dengan total 2,9 miliar untuk ukuran pasar secara keseluruhan.

4. Kurangnya pelatihan pilot
Asia tidak memiliki program pelatihan yang cukup untuk menghasilkan pilot yang dibutuhkan untuk pasar Asia, kata David Greenberg, seorang mantan eksekutif Delta Air Lines. Dia mengatakan kekurangan global pilot telah mendorong perburuan pilot, sebagai contoh berbagai daerah di Timur Tengah dan Asia telah melirik ke AS, Kanada, Australia dan Eropa untuk mengisi kesenjangan ini. Kini Boeing memiliki proyek untuk kawasan Asia-Pasifik yang akan membutuhkan 216.000 pilot baru dalam 20 tahun ke depan.

5. Honor belum memadai
Upah untuk pilot dan teknisi di Asia Tenggara belum cukup memadai untuk mengimbangi biaya pelatihan, sehingga menghambat orang untuk mengejar karir penerbangannya, kata Lim Chee Meng, kepala eksekutif Mil-Com Aerospace Group, yang berbasis di Singapura, yaitu perusahaan pelatihan penerbangan. Kelangkaan staf terlatih berarti akan membebankan staf yang ada untuk tugas yang ada yang akhirnya akan menjadi risiko untuk keamanan penerbangan.

#Pesawat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pilot Pesawat AMA Tewas Ditembak di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Ungkap Hasil Visum dan Identitas Terduga Pelaku
Satgas Damai Cartenz memastikan pilot PT AMA, Captain Nicholas F. Goselin, tewas akibat luka tembak di Yahukimo. Polisi juga mengungkap hasil visum dan identitas terduga pelaku.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Juli 2026
Pilot Pesawat AMA Tewas Ditembak di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Ungkap Hasil Visum dan Identitas Terduga Pelaku
Indonesia
Pilot Sipil Tewas dalam Serangan di Yahukimo, DPR Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Warga Sipil Papua
DPR meminta pemerintah memperkuat perlindungan warga sipil setelah pilot Associated Mission Aviation (AMA) tewas dalam serangan di Yahukimo, Papua Pegunungan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
Pilot Sipil Tewas dalam Serangan di Yahukimo, DPR Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Warga Sipil Papua
Indonesia
Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Terbaru Diberlakukan Setelah Harga Avtur Stabil
Pemerintah menilai perubahan berbagai komponen biaya penerbangan sejak 2019 menjadi dasar penting untuk melakukan penyesuaian kebijakan tarif batas atas yang lebih relevan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Juni 2026
Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Terbaru Diberlakukan Setelah Harga Avtur Stabil
Indonesia
Bandara Kertajati Jadi Pusat Perawatan Pesawat Hercules di Asia, Kemenhub Siapkan Lahan
Menhub juga membuka peluang hadirnya fasilitas MRO yang melibatkan Lockheed Martin maupun pihak lain di kawasan Kertajati.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 22 Mei 2026
Bandara Kertajati Jadi Pusat Perawatan Pesawat Hercules di Asia, Kemenhub Siapkan Lahan
Indonesia
AHY Sebut Tidak Mudah Putuskan Kenaikan Batas Atas Harga Tiket Pesawat Jelang Libur Panjang Sekolah
Konflik dan ketegangan dunia berdampak langsung terhadap kenaikan harga energi global yang kemudian mempengaruhi biaya operasional sektor transportasi udara dan layanan penerbangan nasiona
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
AHY Sebut Tidak Mudah Putuskan Kenaikan Batas Atas Harga Tiket Pesawat Jelang Libur Panjang Sekolah
Indonesia
Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Kemenhub Segera Berlakukan Fuel Surcharge hingga 50 Persen
Harga tiket pesawat berpotensi naik akibat melonjaknya avtur. Maskapai penerbangan pun diperbolehkan mengenakan biaya tambahan hingga 50 persen.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Kemenhub Segera Berlakukan Fuel Surcharge hingga 50 Persen
Indonesia
Indonesia Diyakini Bakal Layani 690 Juta Penumpang Pesawat di 2045
Indonesia menurut IATA diproyeksikan menjadi pasar penerbangan terbesar keempat di dunia pada tahu2030.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Indonesia Diyakini Bakal Layani 690 Juta Penumpang Pesawat di 2045
Indonesia
Izin Overflight AS di Indonesia Disorot, Jadi Ancaman bagi Kedaulatan dan Netralitas
Amerika Serikat kabarnya berencana melintasi wilayah udara Indonesia. Namun, hal itu dikecam oleh pengamat kebijakan publik.
Soffi Amira - Selasa, 28 April 2026
Izin Overflight AS di Indonesia Disorot, Jadi Ancaman bagi Kedaulatan dan Netralitas
Indonesia
Turunkan Harga Tiket Pesawat, Pemerintah Tanggung PPN Selama 60 Hari
Melalui kebijakan tersebut, PPN atas tarif dasar dan fuel surcharge ditanggung oleh pemerintah, sehingga beban harga tiket yang dibayar masyarakat dapat ditekan
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Turunkan Harga Tiket Pesawat, Pemerintah Tanggung PPN Selama 60 Hari
Indonesia
Pemerintah Tanggung PPN Selama 60 Hari, Tiket Pesawat Ekonomi Lebih Murah
Pemerintah menanggung PPN tiket pesawat ekonomi selama 60 hari. Harga tiket pun menjadi lebih murah di tengah lonjakan harga avtur.
Soffi Amira - Minggu, 26 April 2026
Pemerintah Tanggung PPN Selama 60 Hari, Tiket Pesawat Ekonomi Lebih Murah
Bagikan