5 Asupan agar Asam Urat Tidak Kambuh
Ilustrasi asam urat. (Dok. Istockphoto)
MerahPutih.com - Kondisi asam urat sering kali muncul tiba-tiba dan sangat mengganggu produktivitas penderitanya. Walaupun biasanya kemunculannya tidak lepas dari pola konsumsi makanan sehari-hari.
Penderita asam urat sangat diimbau menghindari makan makanan yang mengandung purin tinggi. Sebab purin sendiri merupakan senyawa kimia tubuh yang memicu terjadinya asam urat.
Dilansir dari Healthline, disebutkan secara medis, asam urat terjadi peran senyawa xantin oksidase, yang merupakan enzim yang membantu tubuh memetabolisme purin. Karena purin adalah sumber asam urat, menghambat enzim ini dapat membantu menjaga kadar asam urat tetap rendah.
Penderita asam urat perlu memenuhi nutrisi supaya tidak terjadi asam urat, dan menghindari pemicu asam urat.
Baca juga:
Berikut ini beberapa nutrisi yang harus dipenuhi penderita asam urat seperti dikutip dari Mayoclinic:
1. Vitamin C
Vitamin C dapat membantu menurunkan kadar asam urat. Bicarakan dengan dokter Anda apakah suplemen vitamin C 500 miligram cocok dengan diet dan rencana pengobatan Anda.
2. Kopi
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa minum kopi dalam jumlah sedang, terutama kopi berkafein secara teratur, mungkin berhubungan dengan penurunan risiko asam urat.
Minum kopi mungkin tidak tepat jika Anda memiliki kondisi medis lainnya. Bicarakan dengan dokter Anda tentang berapa banyak kopi yang tepat untuk Anda.
3. Minum banyak air
Minum air mineral minimal 8 gelas sehari membantu mengencerkan urin dan mengurangi risiko pembentukan kristal asam urat.
4. Serat
Konsumsi makanan tinggi serat seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian dapat membantu mengurangi kadar asam urat dengan meningkatkan pengeluaran urin.
Baca juga:
Penderita Asam Urat, Hindari Deretan Makanan Ini Saat Lebaran
5. Protein
Pilih sumber protein rendah purin seperti daging tanpa lemak, ikan, dan tahu daripada daging merah berlemak dan makanan laut tertentu (misalnya sarden, jeroan). (Tka)
Bagikan
Tika Ayu
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya