5 Asupan agar Asam Urat Tidak Kambuh

Frengky AruanFrengky Aruan - Sabtu, 22 Juni 2024
5 Asupan agar Asam Urat Tidak Kambuh

Ilustrasi asam urat. (Dok. Istockphoto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kondisi asam urat sering kali muncul tiba-tiba dan sangat mengganggu produktivitas penderitanya. Walaupun biasanya kemunculannya tidak lepas dari pola konsumsi makanan sehari-hari.

Penderita asam urat sangat diimbau menghindari makan makanan yang mengandung purin tinggi. Sebab purin sendiri merupakan senyawa kimia tubuh yang memicu terjadinya asam urat.

Dilansir dari Healthline, disebutkan secara medis, asam urat terjadi peran senyawa xantin oksidase, yang merupakan enzim yang membantu tubuh memetabolisme purin. Karena purin adalah sumber asam urat, menghambat enzim ini dapat membantu menjaga kadar asam urat tetap rendah.

Penderita asam urat perlu memenuhi nutrisi supaya tidak terjadi asam urat, dan menghindari pemicu asam urat.

Baca juga:

5 Makanan yang Harus Dihindari Penderita Asam Urat

Berikut ini beberapa nutrisi yang harus dipenuhi penderita asam urat seperti dikutip dari Mayoclinic:

1. Vitamin C

Vitamin C dapat membantu menurunkan kadar asam urat. Bicarakan dengan dokter Anda apakah suplemen vitamin C 500 miligram cocok dengan diet dan rencana pengobatan Anda.

2. Kopi

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa minum kopi dalam jumlah sedang, terutama kopi berkafein secara teratur, mungkin berhubungan dengan penurunan risiko asam urat.

Minum kopi mungkin tidak tepat jika Anda memiliki kondisi medis lainnya. Bicarakan dengan dokter Anda tentang berapa banyak kopi yang tepat untuk Anda.

3. Minum banyak air

Minum air mineral minimal 8 gelas sehari membantu mengencerkan urin dan mengurangi risiko pembentukan kristal asam urat.

4. Serat

Konsumsi makanan tinggi serat seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian dapat membantu mengurangi kadar asam urat dengan meningkatkan pengeluaran urin.

Baca juga:

Penderita Asam Urat, Hindari Deretan Makanan Ini Saat Lebaran

5. Protein

Pilih sumber protein rendah purin seperti daging tanpa lemak, ikan, dan tahu daripada daging merah berlemak dan makanan laut tertentu (misalnya sarden, jeroan). (Tka)

#Asam Urat #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Tika Ayu

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan