472 Petugas Kebersihan Bandung Diturunkan Bersihkan Sampah Malam Tahun Baru

Mula AkmalMula Akmal - Senin, 02 Januari 2023
472 Petugas Kebersihan Bandung Diturunkan Bersihkan Sampah Malam Tahun Baru

Petugas kebersihan di Bandung. (Humas Bandung)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sejumlah titik keramaian di Kota Bandung dipadati masyarakat yang merayakan malam pergantian tahun baru 2023.

Untuk mencegah penumpukan sampah, UPTD Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung menurunkan 427 petugas kebersihan yang terbagi menjadi dua shift malam dan pagi hari.

Baca Juga:

Perayaan Malam Tahun Baru di Jakarta Menyisakan Sampah 74 Ton

Seperti di Gasibu, menurut salah satu petugas kebersihan, Deni, ia bersama keenam rekannya yang bekerja pada shift pagi mulai membersihkan Gasibu sejak pukul 05.30 WIB.

"Pagi ini yang diturunkan ada tujuh orang. Kalau tadi malam ada 10 orang. Jadwal pagi ini kita semua mulai gerak pukul 05.30 WIB," jelas Deni, Minggu 1 Januari 2023.

Menurut Deni yang telah bekerja delapan tahun di sana, sampah yang dibersihkan pagi ini tidak terlalu banyak karena hanya membersihkan sisa-sisa dari tim petugas semalam.

"Sudah mulai berkurang, tadi cuma sapu track dan daun-daun saja. Kalau sampah sudah bersih tadi malam. Tapi ini kami bersih-bersih bisa sampai dua jam. Kalau tadi malam sampai tiga jam," ungkapnya.

Sementara itu, di Alun-alun Kota Bandung, terlihat sejumlah petugas juga sedang membersihkan kawasan sekitar masjid dan alun-alun.

Salah satunya Fadil. Ia ditugaskan di alun-alun bersama ketujuh rekannya untuk membersihkan sisa sampah malam tahun baru pada shift pagi.

"Di alun-alun ada delapan orang petugas penyapu. Biasanya kalau hari biasa itu 16 orang. Tapi karena tahun baru, jadi kita dibagi dua shift," kata Fadil.

Ia mulai membersihkan titik alun-alun sejak pukul 05.00 WIB. Meski sudah membersihkan selama dua jam, tapi masih ada beberapa titik lagi yang belum selesai dibereskan.

"Biasanya lebih dari tiga jam. Kalau mulai pukul 05.00 WIB, bisa beres pukul 08.00 WIB lebih," ucapnya.

Baca Juga:

Produksi Sampah Capai 18,7 Ton saat Perayaan Malam Tahun Baru di Solo

Meski sudah ada tim penyapu malam, tapi ia mengakui jika volume sampah di alun-alun masih tetap banyak. Apalagi di masa liburan dan akhir pekan seperti ini, sampah akan ada lagi meski sudah dibersihkan.

"Tadi kita sudah angkut sampah pakai satu motor sumosa (motor sampah roda tiga). Ini mau diangkut lagi, tapi sebenarnya belum beres. Di sana sudah dibersihkan, tapi pasti sudah ada sampah baru lagi," akunya.

Tak hanya petugas penyapu, tim pengawas pun mendampingi sejak malam hingga pagi.

Seperti Lufti, Pengawas UPTD Pengelolaan Sampah. Ia menuturkan, sampah pada pergantian tahun ini jumlahnya lebih banyak dibandingkan tahun lalu.

"Kalau dilihat, volumenya lebih banyak tahun ini. Bisa jadi karena tahun lalu kan masih berlaku PPKM ya dan cukup ketat," tutur Lufti.

Selain petugas DLHK, Tim Gober Balonggede pun turun membersihkan sampah malam tahun baru.

Sri Murni, salah satu petugas Gober Balonggede memaparkan, timnya berjumlah 14 orang sudah turun sejak pukul 05.00 WIB.

"Kita akan bersih-bersih sampai pukul 09.00 WIB setelah itu ke kantor lagi untuk apel," kata Sri.

Sudah tiga karung sampah ia dan rekan-rekannya kumpulkan. Menurutnya, sampah pagi ini tak sebanyak tadi malam.

"Mungkin karena hujan ya. Jadi tidak banyak juga yang keluar lagi pagi-pagi. Lumayan tidak terlalu banyak jadinya," ungkapnya.

Ia berharap, masyarakat Kota Bandung bisa menjaga kebersihan. Tak hanya itu, fasilitas kebersihan seperti tempat sampah yang sudah disediakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung pun jangan sampai dirusak atau dihilangkan.

"Kita butuh tempat sampah. Sebenarnya Pemkot Bandung sudah sediakan, tapi sering hilang. Jadinya warga buang sampah sembarangan. Para pedagang juga sering buang sampah di gorong-gorong. Padahal tim Gober sudah susah payah bersihkan itu semua," imbuhnya. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Aksi Suporter Indonesia Bersihkan Sampah di GBK

#Sampah #Bandung #Tahun Baru
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Mula Akmal

Jurnalis, editor, dan periset dengan pengalaman lebih dari satu dekade di bidang politik, hukum, pertahanan, keamanan nasional, dan ruang digital. Menempuh magister Peperangan Asimetris di Universitas Pertahanan RI, dengan fokus pada perang kognitif, keamanan siber, perang narasi, dan konflik nonkonvensional.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Seharusnya pemda sudah menertibkan TPS ilegal jauh-jauh hari.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono Minta Anak Buahnya Jatuh Sanksi ke Pihak Swasta yang Kelola Pembuangan Sampah Liar di Cilincing
Pramono menginstruksikan jajarannya untuk menghentikan pemberian izin pihak swasta tersebut dalam mengelola sampah.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Gubernur Pramono Minta Anak Buahnya Jatuh Sanksi ke Pihak Swasta yang Kelola Pembuangan Sampah Liar di Cilincing
Indonesia
Perusahaan Pembuang Sampah Ilegal di Jakarta Cuma Dikenai Sanksi Denda Rp 10 Juta
Penindakan tersebut merupakan bagian dari penataan sistem pengangkutan sampah sehingga setiap penyedia jasa bekerja secara bertanggung jawab dan sesuai aturan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
Perusahaan Pembuang Sampah Ilegal di Jakarta Cuma Dikenai Sanksi Denda Rp 10 Juta
Indonesia
Bank Jakarta Bakal Bangun Biodigester di Rorotan, Bisa Olah 500 Kg Sampah Organik per Hari
Bank Jakarta membangun dua biodigester di Jakarta Utara. Biodigester itu bisa mengolah hingga 500 kg sampah per hari.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Bank Jakarta Bakal Bangun Biodigester di Rorotan, Bisa Olah 500 Kg Sampah Organik per Hari
Indonesia
Jakarta Kejar Target Zero Dumping 2028, Pramono Ubah Total Pola Pengelolaan Sampah
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan pengelolaan sampah Jakarta mencapai 100 persen pada 2028 dengan sistem pilah, angkut, dan olah.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Jakarta Kejar Target Zero Dumping 2028, Pramono Ubah Total Pola Pengelolaan Sampah
Indonesia
Dinas LH DKI Gerak Cepat Tangani Tumpukan Sampah di Kedaung Kaliangke
Penanganan diprioritaskan untuk segera memulihkan kebersihan lingkungan serta memastikan akses dan aktivitas warga, termasuk menuju sekolah, dapat kembali berjalan normal.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Dinas LH DKI Gerak Cepat Tangani Tumpukan Sampah di Kedaung Kaliangke
Indonesia
Pemprov DKI Sanksi Penjaga Lahan dan Pembuang Sampah Ilegal di Kramat Jati Denda Rp 5 Juta
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kepatuhan terhadap ketentuan pengelolaan sampah.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Pemprov DKI Sanksi Penjaga Lahan dan Pembuang Sampah Ilegal di Kramat Jati Denda Rp 5 Juta
Indonesia
Pramono Peringatkan Hotel dan Restoran Hentikan Buang Sampah Secara Ilegal
Mencegah hal serupa terulang, dia juga menginstruksikan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta agar mengumumkan pelaku yang membuang dan menimbun sampah secara ilegal.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Pramono Peringatkan Hotel dan Restoran Hentikan Buang Sampah Secara Ilegal
Indonesia
Kantin dan Gudang SDN 1 Jerukan Boyolali Ludes Terbakar, Diduga Gara-gara Bakar Sampah
Kebakaran terjadi di SDN 1 Jerukan Boyolali. Penyebab kebakaran diduga karena pembakaran sampah.
Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026
Kantin dan Gudang SDN 1 Jerukan Boyolali Ludes Terbakar, Diduga Gara-gara Bakar Sampah
Dunia
Videotron Padel Six Nine Bandung Disegel, Plus Wajib Tanam 100 Pohon Pengganti dan Denda Rp 100 Juta
: Pemkot Bandung menyegel videotron Padel Six Nine karena belum berizin dan terkait penebangan 10 pohon. Pihak pengelola wajib menanam 100 pohon pengganti serta membayar denda Rp100 juta.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Videotron Padel Six Nine Bandung Disegel, Plus Wajib Tanam 100 Pohon Pengganti dan Denda Rp 100 Juta
Bagikan