41 Siswa di Yogyakarta Positif COVID-19

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 30 September 2020
41 Siswa di Yogyakarta Positif COVID-19

Suasan Rapid Test di Yogyakarta. Foto: MP/Teresa Ika

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gugus Tugas COVID-19 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengumumkan penambahan kasus positif COVID-19 pada Selasa (29/9) sebanyak 49 Kasus. Sebanyak 41 di antaranya merupakan siswa di Kabupaten Sleman. Pemda DIY

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19, Berty Murtiningsih menjelaskan, tiga kasus berasal dari Kabupaten Bantul, serta 46 kasus Kabupaten Sleman.

"Jika mengacu riwayat kasusnya, terdiri atas satu kasus tracing kontak kasus, 41 kasus skrining pendidikan, satu kasus skrining karyawan, satu kasus skrining pasien, serta lima kasus masih dalam penelusuran," jelas Berty.

Baca Juga

Rajin Olahraga dan Kerap Berdiam di Rumah tak Jamin Kebal Corona

Berty melanjutkan ke-41 siswa positif ini berada di Kabupaten Sleman dan didapatkan usai Pemda dan Pemerintah Kabupaten dan kota giat melakukan skrining massal.

Hingga Selasa, total pasien yang positif corona sebanyak 2.607 kasus. Sementara jumlah warga yang sembuh corona sebanyak 59 pasien. Sehingga total jumlah kasus sembuh COVID-19 di DIY menjadi 1.856 kasus. Sedangkan pasien corona yang meninggal sebanyak dua orang.

Berdasarkan data dari rumah sakit rujukan, ia mencatat total suspek COVID-19 hingga Selasa tercatat 12.704 orang.

Kasubag Humas dan Protokoler Pemkab Sleman, Savitri Nurmala Dewi, membenarkan adanya puluhan siswa di wilayahnya yang positif COVID-19.

"41 itu dari para siswa. Mohon doanya agar semua segera sembuh kembali," kata wanita yang biasa dipanggil Evy ini.

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo mengatakan para siswa yang positif Corona ini berasal dari dua lembaga pendidikan yang sudah melakukan pembelajaran tatap muka. Beberapa yang positif corona tinggal di asrama lembaga pendidikan tersebut.

"Dari tracing yang dilakukan ternyata sejumlah siswa berstatus positif sehingga dilakukan tracing pada kontak erat di ring 1 dan ring 2 pasien. Adapun hasilnya dari 2 institusi pendidikan yang melakukan tatap muka, 47 peserta didik terkonfirmasi positif," jelas Joko.

Sementara itu, sekitar 50 peserta didik masih menunggu hasil test usap. Pemkab Sleman pun gerak cepat dan segera melakukan tracing pada pihak-pihak kontak erat dengan ke 47 peserta didik tersebut.

"Kami mengisolasi seluruh siswa yang positif COVID-19. Tempat isolasi disesuaikan berdasarkan gejala," jelas Joko.

Baca Juga

Asupan Gizi Lengkap Bagi Pasien COVID-19 di Wisma Atlet

Pemkab Sleman juga melakukan karantina pada para siswa non corona yang tinggal di asrama serta melakukan pembersihan lingkungan dan penyemprotan desinfektan selama 5 hari berturut turut pada area/kawasan belajar. (Teresa Ika/Yogyakarta)

#COVID-19 #Yogyakarta
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Indonesia
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Untuk relasi Gambir–Yogyakarta, tersedia KA tambahan kelas eksekutif dengan jadwal keberangkatan pukul 05.15 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 13.11 WIB, serta keberangkatan pukul 17.15 WIB dan tiba pukul 00.43 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Indonesia
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk mewaspadai ancaman perubahan cuaca mendadak dalam beberapa hari ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Bagikan