4 Warga Thailand Tewas di Israel Utara akibat Serangan Roket Lebanon
Anggota pasukan Israel. Foto: ANTARA/Xinhua/HO-IDF
MerahPutih.com - Empat pekerja pertanian Thailand tewas dalam serangan roket Hizbullah di Israel utara, saat militer Israel menyerang ibu kota Lebanon dengan beberapa serangan udara.
Dalam unggahan di platform media sosial X pada hari Jumat, Menteri Luar Negeri Thailand Maris Sangiampongsa mengatakan bahwa ia sangat sedih atas kematian yang terjadi di dekat kota Metula pada hari Kamis, seraya menambahkan bahwa seorang warga negara Thailand lainnya terluka.
Diberitakan Aljazeera, Jumat (1/11), Thailand terus mendesak semua pihak untuk kembali ke jalan damai, agar korban sipil tak lagi berjatuhan.
Petugas medis Israel mengatakan pada Kamis malam bahwa tiga warga sipil Israel juga tewas dalam serangan roket dari Lebanon, serangan lintas perbatasan paling mematikan sejak konflik antara Israel dan Hizbullah meningkat pada bulan Agustus.
Baca juga:
Israel Bombardir Lebanon Selatan Selama 2 Hari, 6 Petugas Medis Tewas
Diperkirakan 30.000 warga negara Thailand tinggal di Israel, karena gaji di sana jauh lebih tinggi daripada di negara Asia Tenggara tersebut.
Warga negara Thailand di Israel telah menjadi sasaran sejak dimulainya perang Israel di Gaza Oktober lalu. Lebih dari dua lusin warga negara Thailand diyakini telah ditangkap selama serangan yang dipimpin Hamas di Israel selatan bulan itu, dan 23 orang dibebaskan dari tahanan selama gencatan senjata pada November 2023. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
ICC Tolak Banding Israel, Status PM Benjamin Netanyahu Tetap Buron Kejahatan Perang
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
Israel Serbu Kantor PBB untuk Pengungsi Palestina, Staf Internasional Dipaksa Pergi
8 Negara Muslim Termasuk Indonesia Desak Israel Buka Gerbang Rafah 2 Arah
Presiden Lebanon Utamakan Bahasa Negosiasi Ketimbang Perang Hadapi Israel
Disidang dalam Kasus Korupsi, Benjamin Netanyahu Minta Pengampunan dari Presiden Israel
Israel 591 Kali Langgar Gencatan Senjata Sejak 10 Oktober, Tewaskan 357 Warga Palestina
Israel Kembali Serang Gaza, Langgar Perjanjian Gencatan Senjata