3 Tip Panjang Umur dari Perempuan Sehat Berusia 102 Tahun, Salah Satunya Berpikir Positif

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 08 Juli 2024
3 Tip Panjang Umur dari Perempuan Sehat Berusia 102 Tahun, Salah Satunya Berpikir Positif

Segera mulai rutin jalan kaki. (Foto: Unsplash/Arek Adeoye)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Deborah Szekely sudah berusia 102 tahun, tetapi masih bugar dan aktif. Ia tetap bekerja tiga hari seminggu di sebuah resor kesehatan miliknya, berlokasi di Meksiko.

Usia hanya sebuah angka bagi Szekely. Walau lamanya hidup seseorang merupakan sebuah misteri, Szekely yakin pilihan gaya hidup dapat memengaruhinya.

Dalam sebuah artikel di laman Business Insider, Szekely berbagi empat kiat rutin ia lakukan yang membuatnya dapat tetap sehat walau usianya sudah lebih dari angka 100. Apa saja?

1. Olahraga ringan tapi bikin berkeringat

Ada banyak jenis olahraga yang bisa kamu lakukan untuk membuat tubuh sehat. Namun, Szekely tidak mewajibkan seseorang melakukan olahraga berat untuk mewujudkannya.

Baca juga:

Dokter Reisa dan Erina Gudono Bagikan Tip Hidup Sehat Perempuan Modern

Kuncinya, kata Szekely, ialah melakukan olahraga ringan tetapi kamu melakukannya dengan agak memaksakan diri, sehingga tubuh berkeringat.

"Yang penting adalah Anda cukup memaksakan diri untuk merasakannya, meningkatkan detak jantung, dan mengeluarkan keringat. Jika Anda benar-benar terengah-engah, berarti Anda telah berolahraga dengan baik," kata Szekely.

2. Mengonsumsi makanan sehat

Ahli diet Elena Paravantes sebelumnya mengatakan kepada Business Insider bahwa melakukan perubahan bertahap pada program diet adalah cara terbaik untuk mulai kebiasaan makan sehat.

Szekely selalu mengonsumsi makanan sehat saat sarapan, menunya yakni pisang dan yogurt. Meski begitu, sesekali ia juga menyantap camilan, favoritnya adalah es krim kopi.

Baca juga:

Gaya Hidup Sehat Mengurangi Risiko Penyakit Kematian

Sebuah studi tahun 2020 menemukan bahwa mengonsumsi sebagian besar makanan utuh nabati dikaitkan dengan tekanan darah lebih rendah dan risiko penyakit jantung lebih rendah.

3. Selalu berpikir positif dan jangan menyesali masa lalu

"Dunia ini punya banyak masalah, dan Anda tidak bisa berbuat apa-apa untuk mengatasinya," kata Szekely.

Ia menyarankan agar tiap orang untuk selalu berpikir positif. Merasa khawatir hanya akan menimbulkan masalah, dan itu tidak baik untuk kesehatan. Sebaliknya, ketika seseorang tidak pernah khawatir, maka berarti masalah akan berkurang.

Terpenting, Szekely menegaskan agar kamu tidak menyesali hal yang sudah berlalu. Tak ada yang bisa kamu lakukan, cukup bertahan dan fokus untuk hidup lebih baik lagi di masa depan. "Itu benar-benar membuang-buang waktu. Anda tidak dapat melakukan apa pun, itu sudah terjadi," paparnya. (ikh)

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan