Kesehatan

Bunda, Ketahui nih 4 Risiko Mandi Bola bagi si Kecil

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 14 Agustus 2023
Bunda, Ketahui nih 4 Risiko Mandi Bola bagi si Kecil

Mandi bola adalah salah satu wahana permainan yang disukai anak. (Foto: Unsplash/Hisu lee)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MANDI bola adalah salah satu wahana permainan yang disukai anak. Umumnya, anak akan merasa ceria ketika bermain di tempat yang luas dengan lautan bola warna-warni. Meski begitu, permainana ini juga bisa menimbulkan bahaya bagi kesehatan si kecil.

Di kolam ini, anak bisa berjalan, merangkak, duduk, dan melempar-lempar bola. Tak hanya bermain, mandi bola juga menjadi media pengenalan warna bagi anak, melatih keterampilan motorik kasar dan motorik halusnya, serta meningkatkan kemampuan anak bersosialisasi.

Seperti dikabarkan Alodokter, berikut empat bahaya mandi bola bagi kesehatan anak.

Baca juga:

Tips Memilih Sepatu Bola yang Benar

4 Risiko Mandi Bola Bagi Anak
Bergabungnya anak yang sehat dengan anak yang tidak fit bisa meningkatkan risiko penularan penyakit. (Foto: Unsplash/Jose Ibarra)

1. Mudah terkena flu dan batuk

Permainan mandi bola tentu dapat menampung banyak anak. Hal ini bisa membuat anak yang sehat dan tidak, bergabung main bersama. Bola-bola yang ada di sana juga bisa dipegang siapa saja. Bergabungnya anak yang sehat dengan anak yang tidak fit bisa meningkatkan risiko penularan penyakit, seperti flu dan batuk. Selain itu, kemungkinan popok anak bocor dan mengotori tempat bermain juga bisa saja terjadi. Hal ini bisa menyebabkan area mandi bola jadi sarang kuman.

2. Risiko cedera

Namanya juga anak-anak, terkadang mereka tidak bisa berhati-hati karena permainan mandi bola yang begitu menyenangkan. Jadi, tidak menutup kemungkinan anak cedera dan mengalami memar. Selain itu, bola yang digunakan pada permainan itu mungkin ada yang rusak atau terbelah, yang membuat sebagian sisinya runcing dan bisa melukai anak. Sering juga ditemukan benda-benda yang bisa membahayakan anak di kolam mandi bola.

Baca juga:

Cara Bermain Anak Tunjukkan Minat dan Bakatnya

4 Risiko Mandi Bola Bagi Anak
Pastikan orang tua tetap menjaga anak. (Foto: Unsplash/Edi Libedinsky)

3. Memicu alergi

Tempat mandi bola yang jarang dibersihkan tentu menyimpan debu. Hal ini bisa memicu munculnya reaksi alergi pada Si Kecil yang punya riwayat alergi, Bun. Selain itu, tempat bermain anak biasanya dilapisi alas yang berbahan lateks. Nah, bahan ini juga bisa menyebabkan alergi anak kambuh, lho.

4. Berisiko keracunan makanan

Beberapa arena permainan mandi bola biasanya tersedia di dekat restoran. Saat mandi bola, tidak sedikit anak yang bermain sambil maakn. Nah, makanan ini bisa saja berceceran di area tersebut. Makanan yang jatuh tersebut bisa saja dimakan oleh anak lain yang mungkin sedang iseng atau lapar. (and)

Baca juga:

Menggali Potensi Anak Down Syndrome

#Parenting #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Lifestyle
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Dengan membawa tema Garden of Kindness: Where Creativity Grows on You, Karya Raya menegaskan pertumbuhan bukan hanya tentang banyaknya karya yang dihasilkan.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Kuliner
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Mi instan sebagian besar terdiri dari karbohidrat olahan, tapi rendah serat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Olahraga
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Atlet HYROX asal Australia Joanna Wietrzyk mengalami inkontinensia feses saat lomba di Beijing, tetapi tetap bertanding hingga keluar sebagai juara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Indonesia
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Program ini difokuskan untuk memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Berita Foto
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Pengunjung memukul bola golf lewat teknologi AI Human Motion Analytics dalam ajang Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 11 September 2026
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Lifestyle
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Abu vulkanis dapat menempel pada kulit, rambut, pakaian, dan sepatu. Simak alasan pentingnya mandi dan mengganti pakaian setelah terpapar abu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Bagikan