4 Pelajaran yang Bisa Dipetik dari Dosen 'Killer'

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 19 November 2019
4 Pelajaran yang Bisa Dipetik dari Dosen 'Killer'

Dosen killer membuat kita malas untuk masuk kelas. (Foto: edunews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SALAH satu tipe dosen yang kerap dihindari oleh mahasiswa adalah yang galak, tegas dan keras atau kerap dijuluki dosen killer. Celakanya tipe dosen ini tak segan memberikan nilai rendah bila tak sesuai dengan standar kelasnya. Apalagi mahasiswa tahun terakhir biasanya tak mau mendapatkan dosen killer, bisa tertunda kelulusannya.

Namun sebenarnya dosen killer tak selamanya buruk, banyak pelajaran yang diberikan. Mungkin kamu tidak merasakannya sekarang, tapi kelak kamu akan mengerti mengapa dosenmu dulu bersikap seperti itu.


Baca Juga:

Alasan Mengapa Perempuan Harus Bekerja


1. Mental menjadi lebih tangguh

dosen
Mentalmu menjadi lebih tangguh karena sering dimarahi. (Foto: icollector)

Perkataan yang pedas seringkali terlontar dari dosen killer jika tidak sesuai dengan apa yang ia harapkan atau mengulang kembali kesalahan yang pernah diperbuat. Bahkan, kamu bisa dipermalukan di depan teman-temanmu saat berada di kelas. Memang sakit rasanya, tapi sadarilah jika hal ini sering terjadi maka mentalmu akan menjadi lebih tangguh di kemudian hari. Anggap saja bahwa ia sedang menguji mentalmu. Hal ini bisa kamu jadikan modal ketika masuk di dunia kerja nanti. Kamu akan merasa terbiasa dengan perkataan pemimpinmu yang tidak sesuai dengan jalan pikirannya. Tak jarang banyak yang resign dari pekerjaan karena hal ini. Bersyukurlah kalau kamu pernah mengalami masa-masa pedas itu sebelum masuk dunia kerja.


2. Membuatmu semakin disiplin

dosen
Kamu akan menjadi seseorang yang lebih disiplin. (Foto: timesunion)

Pernahkah kamu telat hanya satu menit dari waktu yang sudah ditentukan? Pernahkah kamu telat mengumpulkan tugas dari deadline yang sudah ditentukan? Dosen killer biasanya tidak memberikan toleransi terhadap alasan yang kamu utarakan kepada mereka. Mereka tidak mau tahu, yang penting datang tepat waktu atau mengumpulkan deadline dari waktu yang sudah ditentukan. Bisa dilihat bahwa dosen semacam ini memang sangat disiplin. Maka tidak heran mereka juga akan menerapkan disiplin yang ketat demi kebaikan dirimu sendiri juga. Jika kamu sering mendapat teguran dari dosen killer ini, justru kamu harus bersyukur. Sebab, lama kelamaan kamu akan bosan mendapat teguran terus-terusan darinya dan membuatmu untuk menjadi lebih disiplin ke depannya.


Baca Juga:

Mahasiswa, 5 Kebiasaan ini Bikin Uang Sakumu Cepat Habis


3. Menjalin relasi baru

dosen
Kamu akan menjalin relasi baru dengan si dosen. (Foto: summerboardingcourses)

Tanpa disadari, dosen killer juga menjadi salah satu orang yang berpengaruh terhadap pribadimu. Kamu menjadi lebih kritis, tangguh, kebal, dan padat ilmu. Alhasil, dosen yang dulunya kamu takuti kini menjadi panutan. Pada akhirnya, sisi dingin dosen killer akan begitu terasa hangat ketika kalian saling mengenal satu sama lain. Mulai dari sinilah relasimu dengannya bertambah menjadi lebih luas sebab kamu berhasil mendapatkan kasih sayang darinya.

4. Ilmu menjadi lebih dalam

dosen
Kamu akan mendapat banyak pelajaran berkat dosen tersebut. (Foto: thoughtco)

Dosen killer seringkali menyuruh kita untuk merevisi tugas atau mencari materi lebih banyak lagi tanpa memberi penjelasan yang detail. Kita dituntut gencar mengumpulkan materi dari sumber manapun. Tak hanya itu, mereka juga akan mengajak kita untuk sering diskusi bersama dibandingkan membaca materi di power point. Karena kebiasaan ini, akan banyak ilmu dan informasi yang didapat dari dosen tersebut. Tidak hanya ilmu tentang mata kuliah tertentu, tapi ilmu di luar sana yang mungkin belum banyak kita ketahui. Walaupun kesannya sangar, justru mereka sebenarnya sedang menggali usahamu. (And)

Baca Juga:

Sukses Jadi Streamer Video Game, ini Tipsnya

#Mahasiswa #Kampus
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Mahasiswa UI Tetap Bergerak ke Bundaran HI Meski Tertahan Aparat, Bawa 5 Tuntutan untuk Pemerintah
Massa mahasiswa UI tertahan aparat di Jalan Jenderal Sudirman saat menuju Bundaran HI. Mahasiswa tetap long march dan membawa lima tuntutan kepada pemerintah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Mahasiswa UI Tetap Bergerak ke Bundaran HI Meski Tertahan Aparat, Bawa 5 Tuntutan untuk Pemerintah
Indonesia
Komisi X DPR Desak Investigasi Transparan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di UPN Veteran Yogyakarta
DPR menilai kasus dugaan kekerasan seksual di UPN Veteran Yogyakarta sudah masuk kategori darurat dan tak boleh ditutup-tutupi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
Komisi X DPR Desak Investigasi Transparan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di UPN Veteran Yogyakarta
Indonesia
Habib Syarief: Penutupan Prodi Bentuk Bunuh Diri Intelektual
Anggota Komisi X DPR RI Habib Syarief menilai rencana penutupan prodi yang dianggap tidak relevan berisiko mengancam kebebasan akademik dan keragaman ilmu pengetahuan.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Habib Syarief: Penutupan Prodi Bentuk Bunuh Diri Intelektual
Indonesia
Oknum Dokter Kampus Lecehkan Puluhan Mahasiswi, Legislator Desak Pelaku Dihukum Berat
Perbuatan tersebut telah mencoreng muruah dunia pendidikan serta profesi kedokteran.
Dwi Astarini - Kamis, 30 April 2026
Oknum Dokter Kampus Lecehkan Puluhan Mahasiswi, Legislator Desak Pelaku Dihukum Berat
Indonesia
Komisi X Kritik Rencana Kemendiktisaintek, Lebih Tepat Transformasi Bukan Tutup Massal Prodi
Prodi yang dianggap kurang relevan sebaiknya direvitalisasi melalui penguatan kurikulum, pendekatan interdisipliner, serta keterkaitan dengan potensi daerah dan kekayaan budaya lokal.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 April 2026
Komisi X Kritik Rencana Kemendiktisaintek, Lebih Tepat Transformasi Bukan Tutup Massal Prodi
Indonesia
Prodi Perguruan Tinggi Sepi Peminat Terancam Gulung Tikar, DPR RI Ingatkan Kampus Bukan Sekadar Pemasok Tenaga Kerja
Penerapan efisiensi yang berlebihan dalam dunia pendidikan berisiko menyempitkan ekosistem keilmuan nasional
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Prodi Perguruan Tinggi Sepi Peminat Terancam Gulung Tikar, DPR RI Ingatkan Kampus Bukan Sekadar Pemasok Tenaga Kerja
Indonesia
Kemendiktisaintek Instruksikan Kampus Tutup Prodi Tidak Revelan, Fokus 8 Industri Strategis
Kemendiktisaintek mendorong perguruan tinggi menutup prodi tak relevan dan mengembangkan prodi baru sesuai 8 industri strategis.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 April 2026
Kemendiktisaintek Instruksikan Kampus Tutup Prodi Tidak Revelan, Fokus 8 Industri Strategis
Indonesia
Komisi X DPR: Kampus Gagal Cegah Kekerasan Seksual, Diminta Belajar dari Korea Selatan
DPR soroti maraknya kekerasan seksual di kampus. Rektor diminta tegas, termasuk awasi ruang digital mahasiswa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 April 2026
Komisi X DPR: Kampus Gagal Cegah Kekerasan Seksual, Diminta Belajar dari Korea Selatan
Indonesia
Pemkot Surabaya Sediakan Beasiswa Bagi 23 Mahasiwa, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Masalah sosial pendidikan di kalangan masyarakat juga bisa terselesaikan tanpa harus menunggu lama.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 April 2026
Pemkot Surabaya Sediakan Beasiswa Bagi 23 Mahasiwa, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Indonesia
DPR Soroti Kasus Dugaan Pelecehan di UI, Minta Sanksi Tegas untuk Pelaku
DPR RI minta sanksi tegas bagi pelaku dugaan pelecehan seksual di UI. Komisi X juga akan panggil rektor kampus sebelum masa reses.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPR Soroti Kasus Dugaan Pelecehan di UI, Minta Sanksi Tegas untuk Pelaku
Bagikan