4 Negara Nyatakan Bergabung Lawan Kelompok Teror Al-Shabaab

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 02 Februari 2023
4 Negara Nyatakan Bergabung Lawan Kelompok Teror Al-Shabaab

Arsip - Seorang prajurit Tentara Nasional Somalia (SNA) di Kamp Pelatihan Jazeera di Mogadishu. (ANTARA/Wikimedia Commons/AMISOM/ Raymond Baguma)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perang negara-negara Afrika timur melawan kelompok teror al-Shabaab terus terjadi.

Pemimpin Somalia, Kenya, Ethiopia dan Djibouti sepakat untuk membentuk pertempuran bersama melawan al-Shabaab.

Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud menjadi tuan rumah bagi Presiden Kenya William Ruto, Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed, dan Presiden Djibouti Ismail Omar Guelleh untuk membahas kesepakatan tersebut di ibu kota Mogadishu pada Rabu (1/2).

Baca Juga:

COVID-19 Disebut Tidak Lagi Bikin Ekonomi Terpuruk

Para pemimpin itu setuju untuk bersama-sama merencanakan dan mengorganisir operasional operasi militer kuat di garis depan negara bagian.

Melakukan pencarian dan penghancuran di berbagai garis depan yang ditujukan ke kubu utama al-Shabaab di wilayah selatan dan tengah Somalia menurut pernyataan bersama mereka.

“Operasi militer rahasia akan mencegah penyusupan elemen di masa depan pada wilayah tersebut,” kata pernyataan itu, seperti dikutip Antara.

Pernyataan itu menambahkan bahwa keempat negara juga menekankan pentingnya membangun mekanisme keamanan perbatasan bersama yang bertujuan untuk mengurangi aktivitas terorisme antar-perbatasan dan memastikan jalur perdagangan dan pergerakan yang sah.

Baca Juga:

Kemenlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Ledakan Bom di Pakistan

Para pemimpin memuji serangan Somalia yang sedang berlangsung terhadap al-Shabaab, di mana militer mereka telah merebut kembali sejumlah wilayah strategis dan memperoleh hasil signifikan selama beberapa bulan.

Mereka setuju untuk membentuk tekanan bersama bagi sejumlah wilayah yang masih dalam kendali kelompok teroris.

Kenya, Ethiopia, dan Djibouti, yang juga berkontribusi memberikan pasukan untuk Misi Transisi Afrika di Somalia (ATMIS) mengakui “perlunya kemitraan baru dan meningkatkan solidaritas di antara negara-negara tetangga Somalia.

Pernyataan itu mengatakan bahwa dalam perjuangan bersatu melawan ancaman teroris bersama menunjukkan kesatuan pendirian untuk menghadapi al-Shabaab.

Beberapa mortir ditembakkan ke wilayah berbeda Mogadishu, termasuk sebuah distrik dekat kantor presiden Somalia sebelum KTT dimulai di Hotel Decale dengan penjagaan ketat di sebelah Bandara Internasional Aden Adde.

Al-Shabaab mengaku bertanggung jawab atas serangan itu dan mengatakan menargetkan area Halane, yang menjadi lokasi misi diplomatik dari beberapa negara dan institusi Barat, termasuk Amerika Serikat, Inggris, dan Uni Eropa. (*)

Baca Juga:

Tiongkok Yakin Pandemi COVID-19 Segera Berakhir

#Teroris #Somalia
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
4 WNI Disandera Sejak 22 April, Kemenlu Coba Negosiasi Langsung ke Bajak Laut Somalia
Pemerintah Indonesia mengambil langkah aktif dengan melakukan komunikasi langsung kepada pihak pembajak dalam upaya membebaskan empat warga negara Indonesia (WNI) yang disandera di Somalia sejak 22 April 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
4 WNI Disandera Sejak 22 April, Kemenlu Coba Negosiasi Langsung ke Bajak Laut Somalia
Indonesia
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Densus 88 Antiteror Polri masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kedelapan tersangka tersebut
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Indonesia
4 ABK WNI Disandera Perompak Somalia, Kemlu Pastikan Kondisinya Aman
ABK asal Indonesia disandera oleh perompak Somalia. Kementerian Luar Negeri pun memastikan, bahwa kondisinya aman.
Soffi Amira - Kamis, 30 April 2026
4 ABK WNI Disandera Perompak Somalia, Kemlu Pastikan Kondisinya Aman
ShowBiz
Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme
Dituduh menyatakan kesetiaan kepada Islamic State, membuat bahan peledak, dan mencoba membeli senjata secara ilegal.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
 Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme
Indonesia
Keluarga Korban Pembajakan Kapal Tanker Honour 25 di Somalia Minta Bantuan Presiden Prabowo
Pemerintah Indonesia melalui presiden dapat menyikapi kejadian tersebut dengan memberi atensi atas pembajakan kapal yang mengangkut minyak tersebut berlayar dari Oman di Perairan Somalia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Keluarga Korban Pembajakan Kapal Tanker Honour 25 di Somalia Minta Bantuan Presiden Prabowo
Dunia
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Nama-nama yang masuk dalam daftar tersebut mencakup komandan senior IRGC serta perwira tinggi kepolisian yang diduga bertanggung jawab atas tindakan kekerasan di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Dunia
Indonesia dan Negara OKI Kecam Kunjungan Pejabat Israel ke Somaliland
Somaliland menyatakan kemerdekaannya dari Somalia pada 1991, beroperasi sebagai entitas administratif, politik, dan keamanan yang secara de facto independen.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
Indonesia dan Negara OKI Kecam Kunjungan Pejabat Israel ke Somaliland
Indonesia
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Pelaku menggunakan akun email milik mantan pacarnya dan mengaku sebagai dirinya. Hal ini dilakukan untuk mengelabui agar identitas aslinya tak terlacak.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Dunia
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
AS juga menuding para pemimpin Ikhwanul Muslimin telah lama memberikan dukungan material kepada Hamas.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
Indonesia
Kecanduan dan Broken Home, Paket Kombo Anak Rawan Direkrut Jaringan Teroris
Densus 88 Anti Teror mengungkapkan fakta mengejutkan ada 110 anak yang diduga direkrut ke dalam jaringan teroris sepanjang 2025 lewat permainan game online.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Kecanduan dan Broken Home, Paket Kombo Anak Rawan Direkrut Jaringan Teroris
Bagikan