4 Mitos Kesehatan Tentang Buah Durian yang Buat Banyak Orang Gagal Paham

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Februari 2019
4 Mitos Kesehatan Tentang Buah Durian yang Buat Banyak Orang Gagal Paham

Durian mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan (Pixabay/Truthseeker08)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DURIAN adalah buah dari tumbuhan tropis yang berasal dari wilayah Asia Tenggara. Nama ini diambil dari ciri khas kulit buahnya yang keras dan berlekuk-lekuk tajam sehingga menyerupai duri.

Sebutan populernya adalah "raja dari segala buah". Durian adalah buah yang kontroversial, meskipun banyak orang yang menyukainya, sebagian justru muak dengan aromanya.

Nah, sampai saat ini masih banyak mitos yang beredar dari mulut ke mulut mengenai makan durian ini. Lantas, bagaimana kebenarannya?

Jangan langsung percaya sebelum mencari tahu kebenarannya. Berikut mitos serta kebenaran mengenai kebiasaan makan durian yang masih banyak berseliweran.


1. Durian bikin kadar kolesterol melonjak

Mitos Tentang Durian yang Bikin Gagal Paham
Justru membantu menurunkan kadar lemak (foto: viva.co.id)


Mengandung kolestrol tinggi sehingga makan durian bisa berakibat pada peningkatan kadar kolesterol atau tidak memiliki kolesterol di dalamnya.

Durian justru kaya akan lemak tak jenuh tinggal yang bisa membantu menurunkan kadar lemak dalam tubuh, seperti trigliserida dan kolesterol "jahat" (LDL) di dalam darah.

2. Makan durian bikin mabuk

Mitos Tentang Durian yang Bikin Gagal Paham
Banyak orang bilang Durian bisa bikin mabuk (Foto: Pixabay/Kalhh)


Durian sering dikatakan banyak orang bisa membuat mabuk karena mengandung alkohol. Faktanya, ternyata salah besar.

Tidak ada alkohol yang terkandung di dalam buah durian, tentu anda tidak akan mabuk seperti menenggak minum keras hanya karena makan durian, nyatanya buah durian memiliki kadar gula yang cukup tinggi.

konsumsi durian harus dibatasi bagi anda yang memiliki diabetes maupun sedang berusaha menjaga badan.

3. Durian bisa mengobati darah rendah

Mitos Tentang Durian yang Bikin Gagal Paham
Durian mengobati darah rendah (foto: Pixabay/Rawpixel)


Banyak pendapat yang menyarankan agar orang dengan darah rendah memperbanyak konsumsi durian dan olahanya.

Bukan tanpa alasan. karena katanya makan durian bisa membantu meningkatkan tekanan darah bila anda punya darah rendah.

Makan durian memang bisa meningkatkan denyut jantung, akan tetapi, belum ada manfaat yang cukup signifikan untuk meningkatkan tekanan darah dalam tubuh.

4. Durian menganggu kesuburan

Mitos Tentang Durian yang Bikin Gagal Paham
Durian mengganggu kesuburan (foto: pixabay/TBIT)


Jawabannya salah besar. Berbanding terbalik dengan itu, buah durian justru diyakini sebagai salah satu buah afrodisiak.

Afrodisiak adalah zat yang terdapat pada sekelompok makanan dan minuman yang bisa meningkatkan gairah seksual seseorang. (gsh)

#Kesehatan #Durian #Mitos #Fakta Unik
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Indonesia Ekspor Perdana 23 Ton Durian Beku ke China dengan Nilai Rp 2 Miliar
Menunjukkan komitmen Indonesia dalam memperkuat posisinya sebagai pemasok produk hortikultura berkualitas tinggi di pasar internasional.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
Indonesia Ekspor Perdana 23 Ton Durian Beku ke China dengan Nilai Rp 2 Miliar
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Indonesia
Durian Beku Indonesia Sukses Tembus Pasar China, Ekspor Perdana 48 Ton
Implementasi protokol karantina ekspor durian beku yang disepakati secara resmi antara otoritas Indonesia dan China melalui konsultasi teknis dan kerja sama bilateral.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Durian Beku Indonesia Sukses Tembus Pasar China, Ekspor Perdana 48 Ton
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Dunia
Selamat Tahun Baru dari Kiribati, Atol Kecil yang Jadi Tempat Pertama Menyambut 2026
Pulau Kiribati menjadi lokasi pertama di dunia yang menyambut tahun baru pada pukul 17.00 WIB.
Dwi Astarini - Rabu, 31 Desember 2025
  Selamat Tahun Baru dari Kiribati, Atol Kecil yang Jadi Tempat Pertama Menyambut 2026
Bagikan