4 Kepala Negara Yang Bersahabat Dengan Soeharto

Muchammad YaniMuchammad Yani - Selasa, 13 Juni 2017
4 Kepala Negara Yang Bersahabat Dengan Soeharto

Soeharto dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat William Cohen (Sumber: Wikipedia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Saat Indonesia dipimpin oleh Soekarno, banyak kepala negara yang menjadi sahabatnya seperti John F. Kennedy, Nikita Kruschev, Gamal Abdul Nasser dan beberapa lainnya. Saking dekatnya, mereka pun kerap bertukar hadiah.

Nah, ternyata presiden Indonesia yang memiliki sahabat kelapa negara lain bukan hanya Soekarno saja. Saat Indonesia dipimpin oleh Soeharto, Indonesia sempat dekat dengan beberapa kepala negara. Siapa saja mereka?

Mahathir Muhammad

Mahathir Muhammad (Sumber Foto: Youtube)

Berbeda dengan era Soekarno yang kerap terlibat konflik dengan Malaysia, di masa kepeminpinan Soeharto, hubungan Indonesia dan Malaysia sangatlah mesra. Hal ini lantaran Soeharto dan Mahathir Muhammad, Perdana Menteri Malaysia telah bersahabat. Bahkan saat dua negara ini terlibat konflik, Soeharto dan Mahathir langsung bertatap muka untuk menyelesaikannya.

Paul Keating

Paul Keating (Sumber Foto: Pinterest)

Belum lama ini Indonesia sempat bersitegang dengan Australia. Namun tahukah Anda jika saat masa kepemimpinan Soeharto, Indonesia dan Australia sangat erat hubungannya. Saat itu Paul Keating, Perdana Menteri Auastralia begitu dekat dengan Soeharto. Bahkan Paul Keating kerap membela Soeharto saat Indonesia disalahkan dunia atas konflik Dili.

Baik Hassanal Bolkiah

Baik Hassanal Bolkiah (Instagram @bruneiroyalfamily)

Kepala negara Brunai Darussalam, Baik Hassanal Bolkiah terkenal sangat dekat dengan Soeharto. Bahkan Hassanal Bolkiah sempat mengabadikan persahabatannya tersebut melalui buku berjudul "Pak Harto The Untold Stories". Banyak yang mengatakan persahabat antara Seoharto dan Hassanal Bolkiah adalah persahabatan yang murni karena kedua negara tidak mempunyai kepentingan.

Lee Kuan Yew

Lee Kuan Yew (Sumber Foto: Youtube)

Sama seperti Malaysia, saat masa Orde Lama, Indonesia dan Singapura juga sempat bersitegang. Namun saat dipimpin oleh Soeharto, ketegangan itu sedikit demi sedikut mulai membaik. Hingga akhirnya Indonesia dan Singapura mulai membuak diri dan menjalin hubungan diplomatik. Singapura yang dipimpin oleh Lee Kuan Yew kerap membantu Indonesia.

Sahabat Merahputih, itulah keempat kepala negara yang bersahabat dengan presiden Soeharto. Selain artikel ini Anda juga bisa baca 4 Kepala Negara Yang Bersahabat Dengan Soekarno

#Soeharto #Persahabatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Kroasia vs Slovenia 2-1: Luka Modric dan Mario Pasalic Bersinar, Modal Manis Menuju Piala Dunia 2026
Rapatnya lini belakang tim tamu membuat sejumlah peluang Kroasia gagal berbuah gol
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Juni 2026
Kroasia vs Slovenia 2-1: Luka Modric dan Mario Pasalic Bersinar, Modal Manis Menuju Piala Dunia 2026
Olahraga
Italia Menang Tipis 1-0 Atas Luksemburg, Gol Pio Esposito Selamatkan Wajah Gli Azzurri dari Kekalahan
Kebuntuan laga akhirnya pecah pada menit ke-49 babak kedua
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Italia Menang Tipis 1-0 Atas Luksemburg, Gol Pio Esposito Selamatkan Wajah Gli Azzurri dari Kekalahan
Lifestyle
21 Mei Memperingati Hari Apa? Soeharto Mengundurkan Diri dari Jabatan Presiden RI
Tanggal 21 Mei memperingati Hari Reformasi Nasional, Hari Teh Internasional, hingga sejarah berdirinya FIFA. Simak daftar peristiwa pentingnya lengkap di sini
ImanK - Rabu, 20 Mei 2026
21 Mei Memperingati Hari Apa? Soeharto Mengundurkan Diri dari Jabatan Presiden RI
Indonesia
Warga Kedung Ombo, Boyolali, Gugat Presiden Prabowo soal Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto
Soeharto masih belum membayar ganti rugi tanah puluhan warga setempat akibat proyek negara Waduk Kedung Ombo Boyolali pada 1985-1989.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
Warga Kedung Ombo, Boyolali, Gugat Presiden Prabowo soal Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto
Indonesia
Prabowo Berbesar Hati Capaian Stok Beras Nasional Lampaui Era Soeharto
Saat ini stok beras nasional mencapai lebih dari 3 juta ton, melampaui rekor tertinggi sebelumnya sebesar 2 juta ton di era Presiden ke-2 RI Soeharto.
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Januari 2026
Prabowo Berbesar Hati Capaian Stok Beras Nasional Lampaui Era Soeharto
Indonesia
Komnas HAM Kecewa Soeharto Diberi Gelar Pahlawan Nasional, Minta Kasus Dugaan Pelanggaran di Masa Lalu Tetap Harus Diusut
Komnas HAM menyatakan kecewa atas pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto. Menilai keputusan itu melukai korban pelanggaran HAM berat era Orde Baru dan mencederai semangat Reformasi 1998.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 November 2025
Komnas HAM Kecewa Soeharto Diberi Gelar Pahlawan Nasional, Minta Kasus Dugaan Pelanggaran di Masa Lalu Tetap Harus Diusut
Indonesia
Menteri HAM Ogah Komentar Detail Soal Gelar Pahlwan Soeharto
Pigai menjelaskan Kementerian HAM tidak memberikan rekomendasi nama apa pun untuk diusulkan menjadi pahlawan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 November 2025
Menteri HAM Ogah Komentar Detail Soal Gelar Pahlwan Soeharto
Indonesia
Golkar Solo Bakal Gelar Tasyakuran Soeharto Jadi Pahlawan Nasional
Partai Golkar sejak awal telah mengusulkan dan mendukung beliau beserta tokoh-tokoh lainnya untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional. Kemudian tahun ini baru terwujud.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 November 2025
Golkar Solo Bakal Gelar Tasyakuran Soeharto Jadi Pahlawan Nasional
Indonesia
Ubedilah Badrun Sebut Gelar Pahlawan untuk Soeharto Bukti Bangsa Kehilangan Moral dan Integritas
Tanda bahwa bangsa Indonesia tengah kehilangan ukuran moral dan integritas dalam bernegara. ?
Dwi Astarini - Senin, 10 November 2025
Ubedilah Badrun Sebut Gelar Pahlawan untuk Soeharto Bukti Bangsa Kehilangan Moral dan Integritas
Indonesia
Soeharto & Marsinah Barengan Jadi Pahlawan Nasional, SETARA Institute Kritik Prabowo Manipulasi Sejarah
"Mana mungkin Marsinah dan Soeharto menjadi pahlawan pada saat yang bersamaan," kata Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi
Wisnu Cipto - Senin, 10 November 2025
Soeharto & Marsinah Barengan Jadi Pahlawan Nasional, SETARA Institute Kritik Prabowo Manipulasi Sejarah
Bagikan