39 Santri Ponpes Al-Quraniy Azzayadiy Positif COVID-19

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 08 Juni 2021
39 Santri Ponpes Al-Quraniy Azzayadiy Positif COVID-19

Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah menjadi tempat isolasi pasien OTG corona, Selasa (8/6). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - 39 santri pondok pesantren (Ponpes) Al-Quraniy Azzayadiy, Kelurahan Bumi, Laweyan, Solo, Jawa Tengah terkonfirmasi positif COVID-19.

Ketua Satgas COVID-19 Solo, Ahyani mengatakan kasus itu bermula dari sakitnya salah satu santri. Lalu, santri tersebut memeriksakan dirinya ke dokter dan ternyata positif COVID-19. Kemudian dilakukan tracking sebanyak 65 orang dan hasilnya 38 orang lainnya positif.

Baca Juga:

Khofifah: Ponpes Lirboyo Akan Jadi Prototipe Pesantren Tangguh Hadapi COVID-19

"Total ada 39 orang santri positif, dengan perincian 38 orang OTG (orang tanpa gejala) dibawa ke Asrama Haji Donohudan dan satu dirawat ke rumah sakit," kata Ahyani, Selasa (8/6).

Tracking terus dilakukan untuk memastikan klaster ini terputus dan tidak ada lagi yang terpapar. Sementara itu, aktivitas belajar mengajar ponpes dihentikan untuk sementara waktu. "Santri yang negatif tetap jalani isolasi di ponpes dan tidak boleh pulang dulu," katanya.

Klaster ponpes tersebut merupakan yang kedua kalinya ditemukan di Solo. Sebelumnya, klaster ponpes ditemukan di Kelurahan Kauman, Pasar Kliwon pada awal tahun ini. "Kami bawa 38 santri positif klaster Ponpes ke Asrama Haji Donohudan supaya ada isolasi mandiri terpusat," ucap dia.

Ponpes Al-Quraniy Azzayadiy di Kelurahan Bumi, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah (MP/Ismail)

Ia mengatakan untuk kondisi santri di Asrama Haji Donohudan dalam kondisi baik. Meskipun kondisinya baik, tetap dilakukan pengawasan ketat sampai kondisi negatif corona. "Rata-rata santri itu usianya remaja. Mereka masih sekolah SMP dan SMA," kata dia

Ahyani mengatakan kasus tersebut muncul usai Lebaran. Dugaan awal dibawa santri dari luar kota habis mudik liburan Lebaran. "Saat kembali ke ponpes ada santri yang sakit dan dibawa ke rumah sakit. Tes swab antigen ternyata positif corona," papar dia.

Ia mengatakan klaster ponpes itu tidak akan terjadi jika protokol kesehatan benar-benar diterapkan. Pemkot berharap kasus klaster ponpes ini bisa menjadi pelajaran bagi ponpes lainnya.

"Harusnya santri itu habis pulang kampung kembali ke ponpes menyendiri dulu. Jangan langsung kumpul dengan santri dulu," tandasnya.

Baca Juga:

Kembangkan Tenun Tradisional, Dukung Kemandirian Ekonomi Ponpes

Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka meminta pada Satgas COVID-19 untuk mengunci lokasi klaster ponpes dan melakukan tracking. Hal itu bertujuan agar kasus itu tidak meluas ke warga sekitar ponpes.

"Kami pastikan persoalan ini sudah amankan. Semua positif dibawa ke Donohudan," katanya. (Ismail/Jawa Tengah)

#COVID-19 #Obat Covid #Kasus Covid #Vaksin Covid-19 #Satgas COVID-19 #Pondok Pesantren
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Oknum Pimpinan Pesantren di Garut Diduga 'Garap' Santriwati, Video Penangkapan oleh Polisi Viral di Medsos
Kabar miring perbuatan noda oknum pimpinan pesantren tersebut sempat menyulut emosi massa sekitar lingkungan lembaga pendidikan
Angga Yudha Pratama - Senin, 18 Mei 2026
Oknum Pimpinan Pesantren di Garut Diduga 'Garap' Santriwati, Video Penangkapan oleh Polisi Viral di Medsos
Indonesia
Kemenag Tegas Cabut Izin Pesantren Terlibat Kasus Kekerasan Seksual
Kementerian Agama mencabut izin operasional pondok pesantren terkait dugaan kekerasan seksual dan menegaskan pelaku harus dihukum berat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Kemenag Tegas Cabut Izin Pesantren Terlibat Kasus Kekerasan Seksual
Indonesia
Puluhan Santri Jadi Korban, DPR Minta Predator Seksual Dihukum Tanpa Kompromi
Pengetatan pengawasan terhadap lembaga pendidikan berasrama melalui audit berkala pada sistem perlindungan anak dan mekanisme pengaduan internal juga menjadi poin mendesak
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Puluhan Santri Jadi Korban, DPR Minta Predator Seksual Dihukum Tanpa Kompromi
Indonesia
DPR Desak Pemberatan Hukuman UU TPKS bagi Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati
Selain hukuman bagi oknum, evaluasi total terhadap sistem pendidikan pesantren menjadi fokus utama
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
DPR Desak Pemberatan Hukuman UU TPKS bagi Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati
Indonesia
Arsitek Pelarian Pengasuh Ponpes Pati Pelaku Pelecehan Santri Diciduk di Bekasi
AS, pelaku kasus pencabulan puluhan santriwati sempat melarikan diri setelah mangkir dari panggilan pemeriksaan pada 4 Mei.
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Arsitek Pelarian Pengasuh Ponpes Pati Pelaku Pelecehan Santri Diciduk di Bekasi
Indonesia
Pengasuh Cabuli Puluhan Santriwati, Kemenag Cabut Izin Operasi Ponpes Ndolo Kusumo Pati
Saat ini 252 santri di Ponpes Ndolo Kusumodi Pati pulangkan ke rumah dan proses pembelajaran dialihkan secara daring,
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Pengasuh Cabuli Puluhan Santriwati, Kemenag Cabut Izin Operasi Ponpes Ndolo Kusumo Pati
Indonesia
Soroti Kasus Dugaan Pelecehan di Ponpes Pati, DPR Desak Negara ‘Selamatkan’ para Korban
Korban ialah kelompok rentan yang butuh pendekatan layanan kesehatan yang sensitif dan berperspektif korban.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Mei 2026
Soroti Kasus Dugaan Pelecehan di Ponpes Pati, DPR Desak Negara ‘Selamatkan’ para Korban
Indonesia
Sebut Kekerasan Seksual di Pati Tindakan Biadab, Wakil Ketua Komisi IX DPR Tekankan Perlindungan Korban
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI mengecam kasus dugaan kekerasan seksual di Pati dan meminta korban mendapat perlindungan serta pendampingan menyeluruh.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Sebut Kekerasan Seksual di Pati Tindakan Biadab, Wakil Ketua Komisi IX DPR Tekankan Perlindungan Korban
Indonesia
Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati Terungkap, Polisi Sebut Modus Pengobatan Spiritual
Polresta Pati mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo. Polisi menyebut pelaku memakai modus pengobatan spiritual.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati Terungkap, Polisi Sebut Modus Pengobatan Spiritual
Indonesia
Pemprov Jateng Kawal Kasus Kekerasan Seksual di Pati, Jamin Pendidikan Korban Tetap Berjalan
Wagub Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menegaskan komitmennya mengawal kasus kekerasan seksual di Pati dan memastikan korban tetap mendapat akses pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Pemprov Jateng Kawal Kasus Kekerasan Seksual di Pati, Jamin Pendidikan Korban Tetap Berjalan
Bagikan