385 WNI Dievakuasi dari Konflik Sudan Tiba di Tanah Air

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 28 April 2023
385 WNI Dievakuasi dari Konflik Sudan Tiba di Tanah Air

Ratusan WNI yang dievakuasi dari Sudan diberangkatkan ke Indonesia dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi pada Kamis (27/4/2023). (ANTARA/HO-KBRI Riyadh)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah terus berupaya untuk mengevakuasi seluruh warga negara Indonesia (WNI) dari konflik bersenjata di Sudan.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyebutkan, 385 WNI telah tiba di Jakarta, Jumat (28/4) pukul 5.46 WIB

"Ini adalah ketibaan tahap pertama di tanah air WNI yang dievakuasi dari Sudan melalui Jeddah,” ujar Retno di Bandara Soekarno Hatta, Jumat (28/4)/

Baca Juga:

TNI AU Berhasil Evakuasi 110 WNI Terjebak Konflik Bersenjata di Sudan

Retno mengatakan bahwa mengingat perjalanan panjang yang sudah dilalui para WNI setibanya di Indonesia akan diinapkan sementara di Asrama Pondok Gede, Jakarta sebelum dipulangkan ke daerah asal mereka masing-masing.

"Akan ada fasilitas mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga layanan konseling Kementerian Sosial, Kementerian Dalam Negeri, dan pemda terkait akan memfasilitasi kepulangan ke daerah masing masing rekan,” imbuhnya.

Pemulangan evakuasi dari Sudan ke Indonesia akan dilakukan secara bertahap, hari ini merupakan tahap pertama dan tahap kedua akan dilakukan 29 April 2023 dan tiba pada 30 April 2023.

"Tiba dengan menggunakan pesawat TNI angkatan udara,” paparnya

Baca Juga:

897 WNI Sudah Diungsikan dari Sudan

Sementara itu Panglima TNI Yudo Margono menjelaskan, sisa 115 WNI yang belum tiba di Indonesia dan evakuasi masih terus dilanjutkan.

Sebab, situasi di Sudan terus memburuk.

"Sehingga dalam evakuasi harus menunggu jadwal aman maupun jadwal negara-negara lain untuk melaksanakan evakuasi,” ucap Yudo. (Knu)

Baca Juga:

Anggota DPR Harap TNI dan Kemenlu Evakuasi Semua WNI Terjebak Konflik di Sudan

#WNI #Sudan Selatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jubir Kemlu Terima WhatsApp dari WNI Gabung Militer Rusia, Isinya Titip Pesan Buat Menlu
Jubir Kemlu terima pesan WhatsApp dari WNI yang diduga gabung militer Rusia. Pesan dititipkan untuk Menlu Sugiono, investigasi perekrutan ilegal terus digali.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Jubir Kemlu Terima WhatsApp dari WNI Gabung Militer Rusia, Isinya Titip Pesan Buat Menlu
Indonesia
Makkah Jadi Target Serangan Drone, WNI di Jeddah Hingga Taif Diminta Waspada
Arab Saudi dihujani serangan drone Houthi yang mengincar kawasan Makkah. Kemlu RI minta WNI tingkatkan kewaspadaan dan catat nomor darurat ini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Makkah Jadi Target Serangan Drone, WNI di Jeddah Hingga Taif Diminta Waspada
Indonesia
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Kemenlu memiliki tugas memberikan pelindungan kepada WNI di luar negeri.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Indonesia
Sudah Jelas! 1.512 Anak Pekerja Migran di Malaysia Akhirnya Diberikan Kewarganegaraan Indonesia
Berawal dari penegasan status kewarganegaraan, ini akan menjadi pintu bagi anak-anak kita untuk bersekolah, melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
Sudah Jelas! 1.512 Anak Pekerja Migran di Malaysia Akhirnya Diberikan Kewarganegaraan Indonesia
Indonesia
Kapal Berbobot 268 Ton Terbalik di Busan Korea Selatan, ABK WNI Ikut Hilang
Kapal tunda terbalik di Busan, Korea Selatan, menewaskan satu awak. Dua ABK WNI ikut jadi korban, satu selamat, satu masih hilang.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Kapal  Berbobot 268 Ton Terbalik di Busan Korea Selatan, ABK WNI Ikut Hilang
Indonesia
Terungkap Awal Mula 8 WNI Diduga Masuk Militer Rusia, Pemerintah Kini Telusuri Perekrutnya
Pemerintah menelusuri pihak yang merekrut 8 WNI yang diduga awalnya ditawari pekerjaan sebelum diarahkan mengikuti dinas militer Rusia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Terungkap Awal Mula 8 WNI Diduga Masuk Militer Rusia, Pemerintah Kini Telusuri Perekrutnya
Indonesia
WNI Diduga Direkrut Jadi Tentara Rusia, Yusril Ingatkan Masyarakat Tak Gegabah
Kasus 8 WNI yang diduga direkrut menjadi tentara Rusia mendapat perhatian pemerintah. Yusril meminta masyarakat waspada terhadap tawaran kerja di luar negeri.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
WNI Diduga Direkrut Jadi Tentara Rusia, Yusril Ingatkan Masyarakat Tak Gegabah
Indonesia
8 WNI Gabung Militer Rusia, DPR Soroti Konsekuensi Status Kewarganegaraan
Sebanyak 8 WNI bergabung dengan militer Rusia. DPR meminta pemerintah untuk tidak kecolongan lagi.
Soffi Amira - Rabu, 02 September 2026
8 WNI Gabung Militer Rusia, DPR Soroti Konsekuensi Status Kewarganegaraan
Indonesia
Diduga 8 Orang Gabung Tentara Rusia, DPR Sebut Otomatis Kehilangan Kewarganegaraan Indonesia
Jika ada WNI yang bergabung dengan militer negara asing maka status kewarganegaraan Indonesia akan hilang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Diduga 8 Orang Gabung Tentara Rusia, DPR Sebut Otomatis Kehilangan Kewarganegaraan Indonesia
Indonesia
Dasco dapat Info 8 WNI Gabung Militer Rusia Awalnya Daftar Lowongan Satpam
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mendapatkan informasi adanya dugaan 8 WNI itu menjadi korban penipuan lowongan kerja satpam di luar negeri.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Dasco dapat Info 8 WNI Gabung Militer Rusia Awalnya Daftar Lowongan Satpam
Bagikan