319 Nakes Kota Bandung Terpapar COVID-19

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 29 Juni 2021
319 Nakes Kota Bandung Terpapar COVID-19

Wali Kota Bandung Oded M Danial saat bertemu para nakes secara virtual dari Pendopo Kota Bandung, Senin (28/6). (MP/Humas Bandung)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak 319 tenaga kesehatan (nakes) ASN dan non-ASN di Kota Bandung terpapar COVID-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Ahyani Raksanagara mengungkapkan, mereka merupakan garda terdepan dalam memerangi pandemi dan sangat berisiko terpapar COVID-19.

"Terima kasih atas segala kinerja, perjuangannya. Juga kepada keluarganya yang mengizinkan untuk melayani masyarakat," tutur Ahyani.

Baca Juga:

Penguburan Jenazah TPU Khusus COVID-19 di Bandung Meningkat 4 Kali Lipat

Wali Kota Bandung Oded M Danial pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para nakes yang terus berjuang menangani pandemi COVID-19 di Kota Bandung. Untuk itu juga, Oded mendoakan para nakes selalu diberikan kesehatan dan keselamatan.

"Terima kasih. Sebagai garda terdepan, pejuang nakes Kota Bandung setiap hari melayani masyarakat. Dari lubuk hati yang terdalam Mang Oded menyampaikan doa semoga Allah SWT tetap memberikan kekuatan kepada kita, kesehatan kita, mental kita," tutur Oded, saat bertemu para nakes secara virtual melalui video conference dari Pendopo Kota Bandung, Senin (28/6).

 Wali Kota Bandung Oded M Danial saat bertemu para nakes secara virtual dari Pendopo Kota Bandung, Senin (28/6). (MP/Humas Bandung)
Wali Kota Bandung Oded M Danial saat bertemu para nakes secara virtual dari Pendopo Kota Bandung, Senin (28/6). (MP/Humas Bandung)

Oded mengakui, kasus COVID-19 di Kota Bandung terus meningkat. Pada situasi ini, Kota Bandung sangat membutuhkan nakes. Oleh karenanya, Oded berharap, para nakes bisa menjaga diri dari paparan COVID-19.

"Untuk menghadirkan ikhtiar yang optimal dalam rangka pelayan publik, jangan lupa untuk ikhtiar menjaga diri," katanya.

Baca Juga:

Warga Bandung Usia 18 Tahun ke Atas Bisa Divaksin di Puskesmas Terdekat

Sementara kepada tenaga kesehatan yang terpapar, ia berharap bisa menjaga imunitasnya selama isolasi mandiri.

"Saat isoman, jaga imunitasnya. Tidur yang cukup, olahraga yang cukup, asupan gizi juga harus cukup. Ketika terpapar, Mang Oded melaksanakan tiga hal tersebut dan cukup untuk meningkatkan imunitas kita," tutur Oded. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Wakil Wali Kota Bandung Akui Nggak Sanggup Nanggung Hidup Rakyat Jika Lockdown

#Kota Bandung #Tenaga Kesehatan #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Bongkar Masalah Dokter di Indonesia: Puluhan Ribu Tenaga Medis Masih Dibutuhkan
Prabowo mengungkap Indonesia masih kekurangan 84.781 dokter umum dan 55.712 dokter spesialis. Kebutuhan tenaga medis tersebar di ratusan kabupaten/kota.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Bongkar Masalah Dokter di Indonesia: Puluhan Ribu Tenaga Medis Masih Dibutuhkan
Indonesia
Viral Nakes Merundung Pasien, Psikolog: . Setiap Unggahan Mencerminkan Karakter
Etika profesional tidak berhenti ketika jam kerja selesai, tetapi juga perlu tercermin dalam perilaku tenaga kesehatan di ruang digital.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Viral Nakes Merundung Pasien, Psikolog: . Setiap Unggahan Mencerminkan Karakter
Indonesia
Kasus Pasien BPJS Yurizal Viral, DPR Tegur Kemenkes Benahi Pola Gaya Komunikasi Nakes
Anggota Komisi III DPR RI Abdullah meminta Kemenkes membenahi sistem komunikasi pelayanan pasien menyusul kasus Yurizal Tri Chaerawan yang viral.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Kasus Pasien BPJS Yurizal Viral, DPR Tegur Kemenkes Benahi Pola Gaya Komunikasi Nakes
Indonesia
Gubernur Pramono Minta Dinkes Tindak Tegas Nakes yang Cibir Pasien BPJS
Jumlah fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan di Jakarta sangat besar sehingga pengawasan terhadap etika pelayanan harus diperkuat.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Gubernur Pramono Minta Dinkes Tindak Tegas Nakes yang Cibir Pasien BPJS
Indonesia
Viral Komentar Nakes ke Pasien BPJS, Menkes: Nakes Tidak Boleh Nirempati
"Saya rasa semua profesi yang melayani masyarakat, terutama nakes, enggak boleh ada yang nirempati seperti itu," ujar Budi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Viral Komentar Nakes ke Pasien BPJS, Menkes: Nakes Tidak Boleh Nirempati
Indonesia
Viral Unggahan Komentar Tenaga Kesehatan ke Pasien BPJS Meninggal, Nakes Harus Tanpa Diskriminasi,
Tenaga kesehatan yang terbukti melanggar etika profesi di media sosial diberikan pembinaan dan sanksi sesuai ketentuan agar menjadi pembelajaran Bersama
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Viral Unggahan Komentar Tenaga Kesehatan ke Pasien BPJS Meninggal, Nakes Harus Tanpa Diskriminasi,
Indonesia
Polemik Pasien BPJS Berujung Sorotan DPR, Nakes Diminta Bijak Bermedia Sosial
Polemik komentar sejumlah tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS menuai sorotan DPR. Ingatkan pentingnya menjaga etika profesi, empati, dan tanggung jawab moral
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Polemik Pasien BPJS Berujung Sorotan DPR, Nakes Diminta Bijak Bermedia Sosial
Indonesia
Waka Komisi IX DPR Minta Nakes yang Diduga Hina Pasien BPJS Diperiksa dan Disanksi
Profesi tenaga kesehatan merupakan profesi mulia yang menuntut standar etik tinggi, termasuk dalam berkomunikasi di ruang digital.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Waka Komisi IX DPR Minta Nakes yang Diduga Hina Pasien BPJS Diperiksa dan Disanksi
Olahraga
Anak-Istri Betah Tinggal di Bandung, Alasan Patricio Matricardi Setia ke Persib
Bek Argentina Patricio Matricardi resmi memperpanjang kontrak dengan Persib Bandung hingga 2028. Faktor keluarga yang betah di Bandung dan ambisi berprestasi di level Asia jadi alasan utama.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 Juli 2026
Anak-Istri Betah Tinggal di Bandung, Alasan Patricio Matricardi Setia ke Persib
Indonesia
DPR Dorong Perluasan Penerima Beasiswa Tenaga Medis
Penerima beasiswa Kementerian Kesehatan saat ini baru menjangkau sekitar 8.484 mahasiswa.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
DPR Dorong Perluasan Penerima Beasiswa Tenaga Medis
Bagikan