30 Ribu Warga Bekasi Terserang ISPA

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 23 Januari 2018
30 Ribu Warga Bekasi Terserang ISPA

Ilustrasi penderita ISPA. Foto: Ist

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Jawa Barat, mencatat sekitar 30.000 warga setempat dilaporkan menderita penyakit inspeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sejak Desember hingga Januari 2017.

"Para penderitanya berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa," kata Dinkes Kota Bekasi Dezi Syukrawati di Bekasi.

Dezi mengatakan 30.000 penderita ISPA tersebut dilaporkan dari 39 Puskesmas di 12 kecamatan setempat kepada Dinkes Kota Bekasi.

Penyebab munculnya penyakit tersebut adalah polusi udara yang bersumber dari asap knalpot kendaraan, asap rokok, dan lainnya.

"Untuk di Kota Bekasi lebih dominan dipicu oleh asap kendaraan, sebab pertumbuhan kendaraan di Kota Bekasi saat ini sudah termasuk yang tertinggi di Jabar," ujarnya seperti dilansir Antara.

Pihaknya mencatat jumlah pasien ISPA sejak 2016 di Kota Bekasi terus melonjak. Tahun 2016, penderita penyakit ini mencapai 14.866 orang dan 2017 mencapai 30.000 orang.

Dinkes Kota Bekasi saat ini gencar meningkatkan penyuluhan hidup sehat dan bersih bagi masyarakat Kota Bekasi guna memutus mata rantai ISPA di tengah warganya.

"Kami berupaya untuk meningkatkan penyuluhan hidup sehat dan bersih lebih banyak lagi untuk mengurangi angka kesakitan," pungkasnya.

#Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) #Dinas Kesehatan #Kota Bekasi
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Dinkes DKI Jakarta Temukan 3 Kasus Positif Hantavirus, 6 Suspek Masih Dipantau
Dinkes DKI Jakarta menemukan 3 kasus positif hantavirus dan 6 suspek. Masyarakat diminta waspada penularan virus dari tikus serta menjaga kebersihan lingkungan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 18 Mei 2026
Dinkes DKI Jakarta Temukan 3 Kasus Positif Hantavirus, 6 Suspek Masih Dipantau
Indonesia
4 Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, DPRD DKI Minta Pemprov Tingkatkan Kewaspadaan
Dinkes DKI Jakarta mencatat empat kasus Hantavirus sepanjang 2026. DPRD DKI meminta Pemprov meningkatkan pengawasan dan langkah preventif agar tidak menyebar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
4 Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, DPRD DKI Minta Pemprov Tingkatkan Kewaspadaan
Indonesia
450 Kasus TBC Ditemukan di Solo Awal 2026, Pemkot Lakukan Cek Kesehatan Gratis dan Tracing Intensif
Dinkes Solo mencatat, sebanyak 450 kasus TBC ditemukan sejak awal 2026. Pemkot Solo pun menggelar cek kesehatan gratis.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
450 Kasus TBC Ditemukan di Solo Awal 2026, Pemkot Lakukan Cek Kesehatan Gratis dan Tracing Intensif
Indonesia
El Nino Datang ISPA Menyerang, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Sedia Masker Sebelum Sesak
Kepala Dinas Kesehatan Jakarta Ani Ruspitawati memaparkan El Nino ekstrem memicu kenaikan suhu signifikan, kekeringan, sekaligus penurunan kualitas udara
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
El Nino Datang ISPA Menyerang, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Sedia Masker Sebelum Sesak
Indonesia
104 Siswa Keracunan MBG di Jakarta Timur, Dinkes Ungkap Dugaan Penyebab Awal
Sebanyak 104 siswa di Jakarta Timur diduga keracunan program MBG. Dinkes DKI mengungkap kemungkinan penyebab dari jeda distribusi makanan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 April 2026
104 Siswa Keracunan MBG di Jakarta Timur, Dinkes Ungkap Dugaan Penyebab Awal
Indonesia
Dislipidemia Mendominasi Temuan Medis Program Cek Kesehatan Gratis Jakarta Pusat
Integrasi sistem melalui platform digital memastikan setiap data kesehatan warga terekam dengan akurat guna menentukan langkah penanganan medis selanjutnya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Februari 2026
Dislipidemia Mendominasi Temuan Medis Program Cek Kesehatan Gratis Jakarta Pusat
Indonesia
Virus Nipah Mengintai, Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Masih Aman
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan belum ada kasus virus Nipah di Jakarta dan meminta Dinkes serta warga tetap waspada.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
Virus Nipah Mengintai, Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Masih Aman
Indonesia
Buah Bekas Gigitan Kelelawar Bawa Ancaman Kematian, Bisa Jadi Inang Utama Virus Nipah
Masyarakat diminta tidak meremehkan gangguan kesehatan yang muncul secara mendadak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 Februari 2026
Buah Bekas Gigitan Kelelawar Bawa Ancaman Kematian, Bisa Jadi Inang Utama Virus Nipah
Berita Foto
BTN Proyeksikan Pertumbuhan Rumah Subsidi di Atas 10 Persen pada Tahun 2026
Aktivitas warga perumahan Bumi Sampurna Indah di Jayasampurna, Serang Baru, Bekasi, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
Didik Setiawan - Senin, 02 Februari 2026
BTN Proyeksikan Pertumbuhan Rumah Subsidi di Atas 10 Persen pada Tahun 2026
Indonesia
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Virus Nipah belum ditemukan di Jakarta. Dinkes DKI pun meminta warga tetap waspada dan fokus pencegahan dini.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Bagikan