Masih Bisa Langsing, 3 Langkah Sukses Diet untuk Usia 40 Tahun ke Atas

annehsannehs - Rabu, 02 September 2020
Masih Bisa Langsing, 3 Langkah Sukses Diet untuk Usia 40 Tahun ke Atas

Hindari alkohol.(foto: pixabay/alexas-fotos)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BERADA di usia 40-an memang memiliki banyak keuntungan. Mulai dari pengalaman hidup yang semakin berkembang, pola pikir yang semakin terbuka, serta kepercayaan diri yang terus meningkat.

Di sisi lain, tidak bisa dimungkiri bahwa penampilan fisik akan terus berubah seiring waktu. Menurunkan berat badan juga terasa lebih sulit daripada saat masih muda dulu.

Meski begitu, bukan berarti menurunkan berat badan merupakan hal yang tidak mungkin bagi orang-orang yang berusia di atas 40 tahun. Dilansir Health, berikut 4 taktik menurunkan berat badan secara sehat dan efektif untuk usia 40 tahun ke atas.

BACA JUGA:

3 Pertanyaan Seputar Orgasme Perempuan Akhirnya Terjawab

1. Makan Karbohidrat Boleh Sih, tapi...

Kamu butuh karbohidrat agar bertenaga. (Foto: Pixabay/congerdesign)
Kamu butuh karbohidrat agar bertenaga. (Foto: Pixabay/congerdesign)

Kamu cuma berdiet. Bukan membuat tubuh kena busung lapar. Jadi tetaplah mengasup karbohidrat. Namun, kurangi porsinya.

Tubuhmu masih membutuhkan karbohidrat sebagai sumber tenaga. Karbohirat diibaratkan sebagai bahan bakar dan sumber makanan utuh. Contoh karbohidrat, seperti buah segar, biji gandum, dan kentang, memiliki kandungan vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang berlimpah dan baik untuk kesehatan tubuh.

Berhenti makan karbohidrat akan menghilangkan nutrisi penting dari tubuhmu dan bisa menimbulkan efek samping seperti sembelit, kelelahan, dan mudah tersinggung.

Cynthia Sass MPH,RD mengatakan kepada Health bahwa banyak kliennya yang menyadari bahwa orang-orang di atas usia 40 tahun sudah tidak bisa lagi makan banyak karbohidrat tanpa menambah berat badan yang drastis.

Maka dari itu, sebaiknya makan karbohidrat secukupnya agar kamu tetap bisa menurunkan berat badan dengan sehat.

2. Makan banyak sayur

Perbanyak makan sayur (Foto: pixabay/RitaE)
Perbanyak makan sayur (Foto: pixabay/RitaE)

Cynthia Sass. MPH,RD menyarankan orang-orang yang berusia 40 tahun ke atas untuk mengonsumsi sayur minimal lima cup per hari. Porsi satu cup kira-kira sebanyak sebuah bola tenis, yang artinya kamu harus mengonsumsi sayur dengan porsi sebanyak lima buah bola tenis.

Sayur mampu membuatmu lebih kenyang sepanjang hari, menstabilkan kadar gula darah dan tingkat insulin, mendukung pencernaan yang sehat, dan bisa menjadi makanan yang mampu membuat berat badanmu turun secara stabil.

BACA JUGA:

3 Hal yang Harus Dibiasakan Setelah Bebas dari Behel

3. Berhati-hati dengan alkohol

Sebaiknya hindari alkohol. (foto: pixabay/alexas-fotos)
Sebaiknya hindari alkohol. (foto: pixabay/alexas-fotos)

Alkohol sangat tricky bagi kesehatan tubuh. Dilansir dari Health, sejumlah penelitian menyimpulkan bahwa konsumsi alkohol dalam jumlah sedana bisa mendukung penurunan berat madan. Mesai begitu, perempuan usia di atas 40 tahun yang sering minuut dalam jumlah banyak memiliki peningkatan risiko obesitas. (SHN)

BACA JUGA:

Gupta: Meskipun Berubah Haluan, Core Competencynya Harus Tetap

#September Steptember #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - 2 jam, 16 menit lalu
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Bagikan