3 Penyakit Pemicu Meninggalnya Peserta Pelatihan KDNMP

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 25 Juni 2026
3 Penyakit Pemicu Meninggalnya Peserta Pelatihan KDNMP

Latihan Manajer Kopdes Merah Putih/ Instagram Pusdikkavussenkav

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KEMENTERIAN Pertahanan mengungkap penyebab anggota program Sarjana Penggerak Pembangun Indonesia (SPPI) bagi calon pengelola Koperasi Nelayan Merah Putih (KNPM), NRS, meninggal dunia saat mengikuti latihan dasar kemiliteran (latsarmil). Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan Brigjen Rico Ricardo Sirait mengatakan Novia sempat mengalami gangguan kesehatan saat menjalani pendidikan latsarmil pada Senin (22/6).

Karena kondisi kesehatan yang menurun, Novia sempat dilarikan ke Rumah Sakit Angkatan Udara Dr Esnawan Antariksa agar mendapatkan pelayanan medis. Walau sudah mendapatkan perawatan medis yang intensif, kondisi Novia tetap menurun hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (23/6).

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, kondisi kesehatan yang dialami berkaitan dengan penyakit tuberkulosis (Tb).

Brigjen Rico Ricardo Sirait, Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan


Rico menambahkan seluruh peserta latsarmil, termasuk NRS sudah menjalani tes kesehatan untuk memastikan kesiapan fisik sebelum menjalani pendidikan.

Baca juga:

Calon Manajer Koperasi Desa Meninggal saat Pelatihan, DPR Dorong Evaluasi Proses Rekrutmen

Sebelumnya, dua peserta Program SPPI yang dipersiapkan menjadi pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal dunia saat mengikuti latsarmil. Kedua peserta tersebut bernama Anisa Muyassaroh dan Yonanda Muhammad Taufiq.

Rico menjelaskan Anisa Muyassaroh meninggal dunia akibat heat stroke saat mengikuti pendidikan di Satuan Pendidikan (Satdik) Dodikjur Rindam VI/Mulawarman, Balikpapan. Heat stroke (sengatan panas) adalah kondisi gawat darurat akibat paparan suhu panas ekstrem.

Kondisi itu terjadi saat suhu inti tubuh melonjak drastis hingga mencapai atau melebihi 40 derajat celsius dan sistem pengaturan suhu tubuh gagal berfungsi.

Sementara itu, Yonanda Muhammad Taufiq meninggal dunia saat mengikuti pendidikan di Satdik Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad Baturaja. Berdasarkan keterangan medis, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia akibat cardiac arrest atau henti jantung.(knu)

Baca juga:

DPR Usul Perubahan Skema Seleksi Calon Manajer KDKMP, jangan Ada Korban Lagi



Foto : Peserta Pelatihan Kooperasi Desa dan Nelayan Merah Putih/ dok TNI



#Koperasi Merah Putih #KDMP #Manajer
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
3 Penyakit Pemicu Meninggalnya Peserta Pelatihan KDNMP
Seluruh peserta latsarmil, termasuk NRS sudah menjalani tes kesehatan untuk memastikan kesiapan fisik sebelum menjalani pendidikan.
Dwi Astarini - Kamis, 25 Juni 2026
3 Penyakit Pemicu Meninggalnya Peserta Pelatihan KDNMP
Indonesia
Calon Manajer Koperasi Desa Meninggal saat Pelatihan, DPR Dorong Evaluasi Proses Rekrutmen
Sebelum mengikuti retret, setiap calon manajer diwajibkan menjalani tes kesehatan yang dilakukan secara independen dan profesional.
Dwi Astarini - Kamis, 25 Juni 2026
Calon Manajer Koperasi Desa Meninggal saat Pelatihan, DPR Dorong Evaluasi Proses Rekrutmen
Indonesia
Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Pelatihan, Kemenhan: Screening Kesehatan sudah Ketat
Korban terbaru diketahui bernama NRS, peserta pendidikan yang mengikuti pelatihan di Satuan Pendidikan (Satdik) Pusat Bahasa Kodiklatau Jakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 25 Juni 2026
Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Pelatihan, Kemenhan: Screening Kesehatan sudah Ketat
Indonesia
DPR Usul Perubahan Skema Seleksi Calon Manajer KDKMP, jangan Ada Korban Lagi
Diusulkan, sebelum mengikuti retret, setiap calon manajer diwajibkan menjalani tes kesehatan yang dilakukan secara independen dan profesional.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
DPR Usul Perubahan Skema Seleksi Calon Manajer KDKMP, jangan Ada Korban Lagi
Indonesia
Dua Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Pemerintah Tegaskan Program Kopdes Merah Putih Berlanjut
Wamensesneg Juri Ardiantoro menegaskan program Kopdes Merah Putih tetap berlanjut meski dua peserta SPPI meninggal saat mengikuti latihan dasar kemiliteran.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 24 Juni 2026
Dua Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Pemerintah Tegaskan Program Kopdes Merah Putih Berlanjut
Indonesia
2 Meninggal, Kemenhan Evaluasi Latihan Dasar Kemiliteran Manajer Koperasi Merah Putih
Kemhan terbuka terhadap berbagai masukan dan kritik demi mewujudkan penyelenggaraan latsarmil yang lebih baik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Juni 2026
2 Meninggal, Kemenhan Evaluasi Latihan Dasar Kemiliteran Manajer Koperasi Merah Putih
Indonesia
2 Calon Manajer Koperasi Merah Putih Meninggal Saat Latihan Dasar Militer, Kemenhan Mengakui
Anisa dinyatakan meninggal dunia karena mengalami heat stroke. Sedangkan Yonanda meninggal ketika mengikuti pendidikan di Satdik Puslatpur Kodiklatad Baturaja.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Juni 2026
2 Calon Manajer Koperasi Merah Putih Meninggal Saat Latihan Dasar Militer, Kemenhan Mengakui
Indonesia
Setelah Viral, Penalti Rp 100 Juta Manajer KDMP Dibatalkan
Pembinaan dan pengawasan, terhadap manajer koperasi sebaiknya dilakukan melalui mekanisme penghargaan dan sanksi yang lebih proporsional.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Setelah Viral, Penalti Rp 100 Juta Manajer KDMP Dibatalkan
Indonesia
Sanksi Penalti Seleksi Staf Koperasi Merah Putih Rp 100 Juta Dibatalkan, Perserta Mundur Diminta Daftar Ulang
Panselnas resmi mencabut penalti Rp100 juta bagi peserta seleksi pegawai Koperasi Merah Putih. Peserta diberi kesempatan kembali bergabung hingga 23 Juni 2026.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
Sanksi Penalti Seleksi Staf Koperasi Merah Putih Rp 100 Juta Dibatalkan, Perserta Mundur Diminta Daftar Ulang
Indonesia
Lebih dari 35 Ribu Calon Manajer Koperasi Merah Putih Ikuti Pelatihan Komcad
Sebanyak 35.476 calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih mengikuti pelatihan Komcad selama 45 hari.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Lebih dari 35 Ribu Calon Manajer Koperasi Merah Putih Ikuti Pelatihan Komcad
Bagikan