MERAHPUTIH.COM - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat penjualan tiket angkutan Lebaran 2026 untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026 terus bergerak positif. Sejumlah relasi favorit dari Jakarta menuju Surabaya, Purwokerto, dan Yogyakarta menunjukkan peningkatan pemesanan. Di sisi lain, perjalanan dari Jawa Tengah dan Jawa Timur menuju Jabodetabek pada periode Lebaran masih memiliki ketersediaan tempat duduk yang cukup luas.
Hingga 26 Februari 2026 pukul 07.00 WIB, sebanyak 1.826.091 tiket telah terjual dari total 4.103.805 tempat duduk yang disediakan. Dengan demikian, sekitar 2,27 juta tempat duduk masih tersedia bagi masyarakat yang akan merencanakan perjalanan.
Untuk KA jarak jauh, terjual 1.796.216 tiket dari total 3.492.205 tempat duduk atau dengan tingkat okupansi 51,44 persen. Secara rata-rata, satu arah perjalanan telah terisi sekitar separuh kapasitas, sedangkan arah sebaliknya pada sejumlah relasi masih memiliki ruang yang cukup terbuka.
Sementara itu, KA Lokal KAI terjual 29.875 tiket dari total 611.600 tempat duduk dengan okupansi 4,88 persen. Sebanyak 611.600 tempat duduk KA Lokal tersebut mayoritas baru dapat dipesan mulai H-7 sebelum keberangkatan, sehingga penjualannya akan terus bergerak mendekati hari perjalanan.
Baca juga:
Berburu Tiket Mudik 2026, 103 Ribu Kursi Kereta Api Masih Menganggur
Beberapa tanggal dengan tingkat keterisian yang masih relatif rendah untuk KA Jarak Jauh antara lain 1 April 2026 ada 16.825 tiket terjual dari 157.316 tempat duduk (10,70 persen), 31 Maret 2026 27.961 tiket terjual dari 159.190 tempat duduk (17,56 persen), 11 Maret 2026 29.774 tiket terjual dari 159.152 tempat duduk (18,71 persen).
Kemudian 30 Maret 2026 45.535 tiket terjual dari 159.196 tempat duduk (28,60 persen), 12 Maret 2026 50.528 tiket terjual dari 158.950 tempat duduk (31,79 persen).
Vice President of Corporate Communication of KAI Anne Purba menjelaskan arus perjalanan Lebaran umumnya meningkat dari Jakarta dan wilayah barat menuju Jawa Tengah serta Jawa Timur. Pada periode yang sama, perjalanan dari arah sebaliknya masih memiliki tingkat keterisian yang relatif lebih longgar.
"Momentum libur Lebaran dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyusun perjalanan lebih awal. Bagi mahasiswa dan pekerja asal Jabodetabek yang saat ini berada di Yogyakarta, Semarang, Solo, maupun Surabaya, pilihan jadwal kembali masih cukup terbuka dengan tingkat keterisian yang lebih rendah," ujar Anne, Kamis (26/2).
Anne menambahkan pelanggan dapat memilih tanggal dengan okupansi lebih rendah atau memanfaatkan skema connecting train untuk memperoleh kombinasi rute dan waktu keberangkatan yang sesuai kebutuhan.
KAI terus memantau pergerakan penjualan tiket dan memastikan kesiapan operasional agar Angkutan Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar, serta memberikan ruang mobilitas yang optimal bagi masyarakat.(Asp)
Baca juga:
1,3 Juta Tiket Kereta Api Jarak Ludes Diborong untuk Mudik, Efek Diskon Lebaran 2026