Inspirasi

3 Hal yang Sebabkan Rumah Terlihat Berantakan

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 15 Maret 2022
3 Hal yang Sebabkan Rumah Terlihat Berantakan

Ada berbagai pertimbangan sebelum mempercantik interior rumah. (Unsplash/Sabri Tuzcu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TENTUNYA kita semua ingin rumah memberikan suasana yang nyaman dan rapih dengan memberikan beberapa perabot. Sayangnya terkadang kita membuat kesalahan dalam menggunakan barang yang kemudian akan membuat rumah jadi tak enak dilihat.

Alih-alih memberikan keindahan malah membuat rumah terlihat berantakan. Terlebih lagi jika kamu tidak pandai menatanya. Melansir laman pinkvilla, ada beberapa perabot yang bisa membuat rumah terlihat menjadi berantakan.

Baca Juga:

Cara Sederhana Membuat Rumah Terlihat Mewah

Bantal

interior
Perhitungkan luas ruangan sebelum membeli bantal di sofa. (Foto: Pexels/Dmitriy Ganin)


Memiliki banyak bantal sepertinya terlihat sangat nyaman terlebih jika digunakan untuk berbaring. Namun terlalu banyak bantal bisa membuat rumah terlihat berantakan walaupun ruangan terlihat bersih. Jadi sebelum membeli selusin bantal, coba ingat kembali bahwa bantal yang terlalu banyak bisa membuat rumah menjadi berantakan jauh dari kesan nyaman.

Dekorasi berlebihan

interior
Ingat luas ruangan di rumah sebelum membeli dekorasi. (Foto: Pixabay/ATBO)


Sebuah karya seni atau dekorasi menarik perhatian saat kamu mengunjungi toko dekorasi. Celakanya kemudian itu yang menyebabkan kamu membeli banyak dekorasi. Patut diingat bahwa dekorasi yang berlebihan akan membuat rumah terlihat berantakan. Apalagi ruangan di rumah kecil, dekorasi-dekorasi tersebut bisa membuat kekacauan dan memberikan kesan tidak teratur. Tidak hanya itu, dekorasi yang terlalu banyak membuat kamu menghabiskan waktu dan tenaga saat akan membersihkannya. Karena kalau didiamkan akan terlihat kotor dan tidak rapi sehingga tidak bagus jika dipandang oleh mata.

Baca Juga:

Kenali Third Hand Smoke dan Cara Mengatasinya

Selimut

interior
Letakkan dengan benar di sofa agar terlihat lebih indah. (Foto: Pexels/Pixabay)


Selimut memang memberi kehangatan dan kenyamanan, namun beda ceritanya kalau berlebihan. Rumah akan terekesan tidak terawat dan kotor. Terlebih jika kamu tidak bisa menata selimut degan baik atau kamu hanya melemparkannya di sudut ruangan. Jika kamu menyukai selimut pertimbangkan untuk membeli secukupnya saja dan letakkan dengan benar di sofa agar terlihat lebih indah. (pid)

Baca Juga:

4 Barang Bermanfaat Ini Terbuat Dari Ampas Kopi

#Rumah #Desain Interior
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Perintah Langsung Prabowo, Skema Cicilan KPR 40 Tahun Bukan untuk Ditawar-tawar Lagi
Kebijakan tenor Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi hingga 40 tahun bukan lagi sekadar wacana, melainkan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto yang harus dijalankan.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Juni 2026
Perintah Langsung Prabowo, Skema Cicilan KPR 40 Tahun Bukan untuk Ditawar-tawar Lagi
Indonesia
Menteri Ara Minta Rp 57,29 Triliun Buat Bedah 2 Juta Unit Rumah
Pada tahun 2026, kuota BSPS meningkat signifikan menjadi 400.000 unit dari sebelumnya 45.000 unit pada tahun 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Menteri Ara Minta Rp 57,29 Triliun Buat Bedah 2 Juta Unit Rumah
Indonesia
Badan Bank Tanah Siapkan 778,95 Hektar di 12 Lokasi Buat Rumah MBR
Badan Bank Tanah mendukung Program 3 Juta Rumah Presiden RI Prabowo Subianto melalui penyediaan lahan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Badan Bank Tanah Siapkan 778,95 Hektar di 12 Lokasi Buat Rumah MBR
Indonesia
Program Bedah Rumah Digenjot, Prabowo Subianto Targetkan 400 Ribu Unit pada 2026
Program bedah rumah kini akan diperluas. Menteri PKP, Maruarar Sirait mengatakan, bahwa pemerintah menargetkan 400 ribu rumah direnovasi tahun ini.
Soffi Amira - Selasa, 07 April 2026
Program Bedah Rumah Digenjot, Prabowo Subianto Targetkan 400 Ribu Unit pada 2026
Indonesia
Pramono Targetkan 633 Rumah Warga Jakarta Direnovasi pada 2026
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargertkan bakal merenovasi 633 rumah. Hal itu menjadi bagian dari program Bedah Rumah.
Soffi Amira - Senin, 16 Maret 2026
Pramono Targetkan 633 Rumah Warga Jakarta Direnovasi pada 2026
Lifestyle
Tren Lebaran 2026: Minat Mudik Turun, Generasi Muda Mulai Rayakan Idul Fitri di Rumah Sendiri
Tradisi Lebaran mulai berubah. Survei menunjukkan minat mudik Lebaran 2026 menurun, sementara banyak generasi muda memilih merayakan Idul Fitri di rumah sendiri.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 13 Maret 2026
Tren Lebaran 2026: Minat Mudik Turun, Generasi Muda Mulai Rayakan Idul Fitri di Rumah Sendiri
Indonesia
Tenor Cicilan Rumah Bakal Diperpanjang Jadi 30 Tahun Dengan Bunga Tetap 7 Persen
Pemerintah juga tengah menyiapkan skema pembiayaan khusus bagi Masyarakat Berpenghasilan Tanggung (MBT) dengan suku bunga tetap 7 persen selama 15 tahun dan tenor hingga 30 tahun.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 27 Februari 2026
Tenor Cicilan Rumah Bakal Diperpanjang Jadi 30 Tahun Dengan Bunga Tetap 7 Persen
Indonesia
Angin Kencang Terjang Cilincing, 51 Rumah dan 1 Sekolah Rusak
Sebanyak 51 rumah dan satu sekolah di Cilincing rusak akibat diterjang angin kencang. Peristiwa itu terjadi pada Senin (26/1) kemarin.
Soffi Amira - Selasa, 27 Januari 2026
Angin Kencang Terjang Cilincing, 51 Rumah dan 1 Sekolah Rusak
Indonesia
Kejagung Selamatkan Rp 6,6 Triliun, Prabowo: Bisa Bangun 100 Ribu Rumah untuk Korban Bencana
Kejagung berhasil menyelamatkan Rp 6,6 triliun. Presiden RI, Prabowo Subianto mengatakan, uang itu bisa membangun 100 ribu rumah untuk korban bencana.
Soffi Amira - Rabu, 24 Desember 2025
Kejagung Selamatkan Rp 6,6 Triliun, Prabowo: Bisa Bangun 100 Ribu Rumah untuk Korban Bencana
Indonesia
270.985 Unit Rumah FLPP Terserap Warga di 2025, Tertinggi Sejak 2010
Penyaluran dana ini disalurkan melalui 39 bank penyalur dengan rumah yang dibangun oleh 8.058 pengembang yang terdiri dari 13.118 perumahan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Desember 2025
270.985 Unit Rumah FLPP Terserap Warga di 2025, Tertinggi Sejak 2010
Bagikan