3 Bahaya Mengonsumsi Semangka, Bisa Sebabkan Nyeri Ulu Hati
Semangka dapat berbahaya apabila dikonsumsi berlebihan. (Foto: Unsplash/Sahand Babali)
MerahPutih.com - Semangka memberikan banyak manfaat kesehatan apabila rutin dikonsumsi. Buah ini mengandung banyak nutrisi, vitamin C dan antioksidan ada di dalamnya.
Manfaat semangka bagi kesehatan ialah mencegah darah tinggi, mencukupi cairan tubuh, hingga menjaga kesehatan kulit.
Baca juga:
Namun, semangka dapat berbahaya bagi tubuh apabila dikonsumsi berlebihan. Dilansir Alodokter, berikut tiga bahaya semangka bagi kesehatan apabila dikonsumsi berlebihan:
1. Masalah pencernaan
Semangka mengandung karbohidrat yang sulit dicernah oleh usus. Jenis karbohidrat tersebut ialah FODMAP alias fermentable oligosaccharides, disaccharides, monosaccharides, and polyols.
Sejumlah jenis karbohidrat ini dapat menyebabkan kembung, kram, hingga diare apabila asupannya tidak dibatasi.
Baca juga:
2. Nyeri ulu hati
Semangka dapat menyebabkan nyeri ulu hati karena terdapat kandungan likopen nan tinggi di dalamnya.
Likopen yang dikonsumsi berlebihan dapat mengiritasi lambung hingga membuat asam lambung tinggi. Kamu semakin berisiko mengalami nyeri ulu hati apabila mengonsumsi semangka saat perut kosong.
3. kadar gula darah meningkat
Semangka memiliki nilai indeks glikemik nan cukup tinggi. Dengan demikian, semangka bisa membuat kadar gula darah meningkat dalam waktu cepat. Bahkan, mengonsumsi semangka juga meningkatkan risiko terkena diabetes. (ikh)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta