Kesehatan

Cara Jitu Pilih Semangka Bermutu

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 31 Agustus 2022
Cara Jitu Pilih Semangka Bermutu

Ada berbagai cara yang bisa dicoba untuk memilih semangka supaya manis dan banyak air. (foto: Pexels_Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEMANGKA merupakan salah satu buah yang banyak dibeli dan digemari. Selain karena rasanya yang manis dan teksturnya nan lembut serta penuh air, semangka juga punya segudang manfaat bagi kesehatan. Seperti dikabarkan Healthline, semangka bisa membantu tubuh terhidrasi, baik bagi kesehatan jantung, mengurangi risiko diabetes serta mencegah terjadinya berbagai jenis kanker.


Dalam hal penyajian, semangka juga bisa menjadi makanan ringan nan enak sekaligus menyehatkan. Untuk alasan itu, tentunya banyak orang ingin membeli semangka yang segar, mengandung banyak air, serta memiliki rasa manis. Bagi banyak orang, hal sulit dilakukan. Terlebih bila membeli semangka dalam bentuk bulat utuh. Seperti dilansir Healthline, ada enam cara jitu yang bisa kamu terapkan untuk membeli semangka bermutu.

BACA JUGA:

Apa Uniknya Densuke, Semangka 'Sultan' Seharga Rp 86 Juta


1. Pilih semangka yang bentuknya seragam


Kamu pasti tahu kalau semangka bentuknya macam-macam. Ada yang lonjong, bulat, atau bentuk lainnya. Semua bentuk sebenarnya sama baiknya. Namun, ada baiknya kamu memilih semangka yang bentuknya paling seragam dengan semangka lain. Hindari semangka yang penyok atau punya bentuk jauh berbeda. Biasanya, bentuk yang berbeda bisa diartikan kalau kandungan airnya tidak sempurna atau kondisinya tidak sebaik yang lain. Semangka yang penyok atau terbuka jika bisa berisiko mengandung jamur serta bakteri.


2. Angkat semangka dan rasakan beratnya


Semangka yang manis dan banyak air biasanya terasa lebih berat. Sebab, semangka mengandung 91% air. Selain itu, kandungan serat biasanya menentukan seberapa berat buah tersebut. Oleh sebab itu, semakin berat suatu semangka, maka rasanya akan semakin manis dan juicy.

Semangka
Semangka yang manis cenderung terasa lebih berat dan punya area berwarna kuning yang luas. (foto: Pexels_Pixabay)


3. Cek bagian area berwarna kuning


Kamu pasti sering menemukan sebuah area berwarna kuning di bagian belakang bawah semangka. Area ini menandakan bagaimana posisi sebuah semangka tumbuh sebelum dipanen. Semakin besar area kuning, artinya semangka akan terasa lebih manis karena menghabiskan waktu lebih lama pada tanaman jalarnya. Jika area itu berwarna putih atau kuning yang sangat pucat, artinya semangka dipanen terlalu cepat serta kurang manis.

BACA JUGA:

Viral Fenomena Semangka Persegi Asal Jepang, Enak Dilihat Tapi...


4. Coba pukul semangka beberapa kali


Cara ini pasti populer kamu praktikkan. Suara pukulan semangka yang sudah matang adalah terdengar dalam dan rendah. Namun, jika suaranya nyaring atau kopong saat dipukul, biasanya semangka itu sudah terlalu matang.

semangka
Semangka yang kulitnya lembek biasanya sudah terlalu matang. (foto: Pexels_Elaine Bernadine Castro)


5. Cek bagian ketebalan kulit semangka


Cara ini bisa membantumu mengetahui seberapa baik kualitas semangka. Kamu bisa mencobanya dengan cara menekan kulit semangka. Jika usianya matang, maka kulitnya tidak akan terasa lembek atau berubah bentuk hanya karena ditekan. Jika yang terjadi sebaliknya, maka semangka tersebut sudah terlalu matang. Kulit yang tebal dan baik juga tidak akan mudah terbuka saat coba dibelah dengan kuku.(mcl)

BACA JUGA:

Siapa Sangka, Daging Putih Semangka Ternyata Viagra Alami

#Kuliner #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Kuliner
Jadi 'Surga' Penikmat Kuliner Premium Lobster dan Burger, Jakarta Kini Disetarakan dengan London dan New York
Jakarta menonjol sebagai salah satu destinasi kuliner paling dinamis di Asia Tenggara.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
Jadi 'Surga' Penikmat Kuliner Premium Lobster dan Burger, Jakarta Kini Disetarakan dengan London dan New York
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Kuliner
Sambut Tahun Baru Imlek 2026, Hennessy Hadirkan Koleksi Tahun Kuda nan Berani
Dalam rangka merayakan Tahun Baru Imlek 2026 dan menyambut Tahun Kuda, Hennessy kembali meluncurkan koleksi edisi terbatas terbaru.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Sambut Tahun Baru Imlek 2026, Hennessy Hadirkan Koleksi Tahun Kuda nan Berani
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Bagikan